alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Bekuk 638 Pelaku Kejahatan Jalanan

PONTIANAK – Sepanjang Januari sampai dengan Juni jajaran Polda Kalimantan Barat berhasil menangkap 638 pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

Dirreskrimum Polda Kalbar, Kombes Luthfie Sulistiawan, mengatakan, ratusan pelaku kejahatan jalanan yang ditangkap, merupakan pelaku yang kerap meresahkan masyarakat. Luthfie menjelaskan, para pelaku kejahatan jalanan itu, merupakan hasil tangkapan jajaran Polres dan Polresta serta Polda Kalbar sepanjang Januari hingga 10 juni.

“Total yang diamankan 638 pelaku yang telah ditetapkan statusnya sebagai tersangka. Sementara ada 106 orang yang dilakukan pembinaan,” kata Luthfie, ketika menggelar konfersi pers, di Mapolda Kalbar, pada Jumat (11/6).

Luthfie menerangkan, ratusan pelaku kejahatan jalanan itu terlibat berbagai kejahatan, yakni pencurian kendaraan bermotor, premanisme dan lainnya. Luthfie menjelaskan, korban dari kejahatan jalanan selalu acak dan menyasar masyarakat kecil dan sangat mengganggunya stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat, oleh sebab itu Kejahatan Jalanan menjadi antensi.

Baca Juga :  Setelah Lima Hari, Akhirnya Oknum Polisi DY Jadi Tersangka

Luthfie mengungkapkan, dari ratusan yang ditangkap, delapan orang diantaranya pelaku tindak pidana premanisme yang ada di Kota Pontianak dan sekitarnya.

Dia menuturkan, penangkapan terhadap para pelaku premanisme pemalakan juga dilakukan. Mereka meminta sejumlah uang kepada pengemudi jasa speedboat, yakni satu penumpang sebesar Rp10 sampai Rp15 ribu.
Luthfie menegaskan pihaknya akan terus memberantas berbagai tindak kejahatan yang ada di Kalimantan Barat tanpa pandang bulu.

Khusus dari Ditreskrimum Polda Kalbar, ia mengatakan pihaknya sudah menyiapkan tim reaksi cepat untuk menanggapi laporan dari masyarakat yang menjadi korban tindak pidana.

“Saya berpesan kepada masyarakat, untuk tidak ragu melapor bila menjadi korban tindak pidana kejahatan. Korban tindak pidana akan dilindungi dan tidak akan dipunggut biaya sedikitpun,” pungkasnya. (adg)

Baca Juga :  Demokrat Pusat dan Kalbar Bersorak Senang, PTUN Jakarta Tolak Gugatan Moeldoko Cs

PONTIANAK – Sepanjang Januari sampai dengan Juni jajaran Polda Kalimantan Barat berhasil menangkap 638 pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

Dirreskrimum Polda Kalbar, Kombes Luthfie Sulistiawan, mengatakan, ratusan pelaku kejahatan jalanan yang ditangkap, merupakan pelaku yang kerap meresahkan masyarakat. Luthfie menjelaskan, para pelaku kejahatan jalanan itu, merupakan hasil tangkapan jajaran Polres dan Polresta serta Polda Kalbar sepanjang Januari hingga 10 juni.

“Total yang diamankan 638 pelaku yang telah ditetapkan statusnya sebagai tersangka. Sementara ada 106 orang yang dilakukan pembinaan,” kata Luthfie, ketika menggelar konfersi pers, di Mapolda Kalbar, pada Jumat (11/6).

Luthfie menerangkan, ratusan pelaku kejahatan jalanan itu terlibat berbagai kejahatan, yakni pencurian kendaraan bermotor, premanisme dan lainnya. Luthfie menjelaskan, korban dari kejahatan jalanan selalu acak dan menyasar masyarakat kecil dan sangat mengganggunya stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat, oleh sebab itu Kejahatan Jalanan menjadi antensi.

Baca Juga :  Kalbar Bertambah 32 Kasus Covid-19

Luthfie mengungkapkan, dari ratusan yang ditangkap, delapan orang diantaranya pelaku tindak pidana premanisme yang ada di Kota Pontianak dan sekitarnya.

Dia menuturkan, penangkapan terhadap para pelaku premanisme pemalakan juga dilakukan. Mereka meminta sejumlah uang kepada pengemudi jasa speedboat, yakni satu penumpang sebesar Rp10 sampai Rp15 ribu.
Luthfie menegaskan pihaknya akan terus memberantas berbagai tindak kejahatan yang ada di Kalimantan Barat tanpa pandang bulu.

Khusus dari Ditreskrimum Polda Kalbar, ia mengatakan pihaknya sudah menyiapkan tim reaksi cepat untuk menanggapi laporan dari masyarakat yang menjadi korban tindak pidana.

“Saya berpesan kepada masyarakat, untuk tidak ragu melapor bila menjadi korban tindak pidana kejahatan. Korban tindak pidana akan dilindungi dan tidak akan dipunggut biaya sedikitpun,” pungkasnya. (adg)

Baca Juga :  Polisi Menyamar Pura-Pura Membeli, Sepasang Kekasih Pengedar Sabu Berhasil Diringkus

Most Read

Artikel Terbaru

/