alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Pengumuman Pemenang saat Penutupan MTQ Kalbar di Sekadau

Pelaksanaan MTQ XXVIII Tingkat Provinsi Kalbar hingga hari ke tiga masih berjalan lancar.

Muhammad Azman Alka, Koordinator Bidang Musabaqah dan Perhakiman LPTQ Kalbar mengatakan sampai saat ini belum ada peserta yang didiskualifikasi.

Peserta akan didiskualifikasi jika tidak memenuhi syarat  yang telah ditentukan secara nasional.

“Jadi bukan dari provinsi. Acuannya itu nasional,” kata dia Rabu (9/9).

Kenapa harus mengacu ke nasional? Menurut Azman MTQ ini masih memiliki jenjang berikutnya. Peserta yang juara di provinsi nantinya akan mewakili Kalbar ke tingkat nasional. Maka, peserta pun harus memenuhi syarat nasional.

“Jika ternyata yang juara itu tidak masuk di nasional, sama juga kita tidak menyelenggarakan di provinsi. Kita kan setelah provinsi masih ada jenjang berikutnya. Yang memang jenjang itu punya persyaratan, kalau tidak punya ya tidak masalah,” ucapnya.

Baca Juga :  Kajati Kalbar Sambangi Korban Banjir

Dia mencontohkan pada  syarat umur. Jika usia yang ditentukan pada salah satu cabang maksimal 19 tahun 11 bulan dan 29 hari, maka pada syarat nasionalnya ketika anak berusia genap 20 tahun tetap dianggap tidak memenuhi syarat. “Lebih satu hari saja tidak boleh,” paparnya.

Terkait umur ini, lanjut dia usia juga menyesuaikan dengan pelaksanaan MTQ nasional. Misalnya, MTQ nasional jatuh pada 18 November 2020, maka peserta harus menyesuaikan usia pada bulan tersebut sesuai dengan syarat yang ditentukan.

Sementara itu, pelaksanaan cabang lomba Fahmil dan Syarhil pada MTQ XXVIII Tingkat Provinsi Kalbar telah selesai dilaksanakan.

Azman mengatakan untuk Fahmil Qur’an sudah dapat diketahui hasilnya, sedangkan pada cabang Syarhil Quran masih rahasia.

Baca Juga :  Gubernur Kalbar Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan MTQ Kalbar XXVIII

“Kalau fahmil kan bentuk lombanya terbuka sedangkan Syarhil kan tidak. Khattil Qur’an juga telah selesai dilaksanakan. Nilainya masih belum bisa diinformasikan,” katanya.

Pelaksanaan lomba secara virtual masih akan berlangsung hingga Minggu (13/9). Sudah ada enam kabupaten yang tampil hingga hari ke tiga.

“Alhamdulillah pelaksanaan hingga hari ke tiga ini lancar. Kalau pun ada masalah, itu kecil dan masih bisa diatasi. Terkait jaringan, setiap kabupaten itu bervariasi, ada yang koneksinya kuat ada yang tidak. Tetapi masih bisa diantisipasi,” jelasnya.

Pada hari pertama, kata dia saat salah satu peserta tampil, koneksi terputus. Namun, ini diantisipasi dengan meminta panitia untuk mengirimkan rekaman untuk proses penilaian.  (mrd)

Pelaksanaan MTQ XXVIII Tingkat Provinsi Kalbar hingga hari ke tiga masih berjalan lancar.

Muhammad Azman Alka, Koordinator Bidang Musabaqah dan Perhakiman LPTQ Kalbar mengatakan sampai saat ini belum ada peserta yang didiskualifikasi.

Peserta akan didiskualifikasi jika tidak memenuhi syarat  yang telah ditentukan secara nasional.

“Jadi bukan dari provinsi. Acuannya itu nasional,” kata dia Rabu (9/9).

Kenapa harus mengacu ke nasional? Menurut Azman MTQ ini masih memiliki jenjang berikutnya. Peserta yang juara di provinsi nantinya akan mewakili Kalbar ke tingkat nasional. Maka, peserta pun harus memenuhi syarat nasional.

“Jika ternyata yang juara itu tidak masuk di nasional, sama juga kita tidak menyelenggarakan di provinsi. Kita kan setelah provinsi masih ada jenjang berikutnya. Yang memang jenjang itu punya persyaratan, kalau tidak punya ya tidak masalah,” ucapnya.

Baca Juga :  Mendag Berencana Datangkan satu Juta Ton Beras

Dia mencontohkan pada  syarat umur. Jika usia yang ditentukan pada salah satu cabang maksimal 19 tahun 11 bulan dan 29 hari, maka pada syarat nasionalnya ketika anak berusia genap 20 tahun tetap dianggap tidak memenuhi syarat. “Lebih satu hari saja tidak boleh,” paparnya.

Terkait umur ini, lanjut dia usia juga menyesuaikan dengan pelaksanaan MTQ nasional. Misalnya, MTQ nasional jatuh pada 18 November 2020, maka peserta harus menyesuaikan usia pada bulan tersebut sesuai dengan syarat yang ditentukan.

Sementara itu, pelaksanaan cabang lomba Fahmil dan Syarhil pada MTQ XXVIII Tingkat Provinsi Kalbar telah selesai dilaksanakan.

Azman mengatakan untuk Fahmil Qur’an sudah dapat diketahui hasilnya, sedangkan pada cabang Syarhil Quran masih rahasia.

Baca Juga :  Kajati Kalbar Sambangi Korban Banjir

“Kalau fahmil kan bentuk lombanya terbuka sedangkan Syarhil kan tidak. Khattil Qur’an juga telah selesai dilaksanakan. Nilainya masih belum bisa diinformasikan,” katanya.

Pelaksanaan lomba secara virtual masih akan berlangsung hingga Minggu (13/9). Sudah ada enam kabupaten yang tampil hingga hari ke tiga.

“Alhamdulillah pelaksanaan hingga hari ke tiga ini lancar. Kalau pun ada masalah, itu kecil dan masih bisa diatasi. Terkait jaringan, setiap kabupaten itu bervariasi, ada yang koneksinya kuat ada yang tidak. Tetapi masih bisa diantisipasi,” jelasnya.

Pada hari pertama, kata dia saat salah satu peserta tampil, koneksi terputus. Namun, ini diantisipasi dengan meminta panitia untuk mengirimkan rekaman untuk proses penilaian.  (mrd)

Most Read

Artikel Terbaru

/