alexametrics
23.2 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Pengaruh Bonus Demografi

Buruh Migran Berekspansi Cari Lapangan Kerja di Negara Luar

PONTIANAK-Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Barat Kusmana memandang munculnya buruh migran yang berekspansi ke negara luar untuk mencari pekerjaan terjadi dikarenakan kemampuan meningkatkan ekonomi keluarga dalam negeri belum tersedia sesuai kemampuan dan keahliannya. Apa yang terjadi ini merupakan pengaruh dari bonus demografi.

“Keluarga kecil, bahagia itu harus berketahanan.
Apabila keluarga itu berketahanan maka, keluarga itu nyaman dan tenteram,” kata Kusmana saat sosialisasi advokasi dan KIE program KKBPK melalui nilai Pancasila dalam pencegahan dan penanganan HIV AIDS, di Hotel Ibis Jumat (11/10).

Berkaitan dengan kegiatan ini, BKKBN bersama lembaga yang konsen dalam kepengurusan migran melakukan kerjasama sosialisasi. Pandangan Kusmana soal migran tidak bakalan terjadi apabila pondasi ekonomi keluarganya mampu.

Baca Juga :  Pemkot Pontianak Raih Natamukti Award

Migran terjadi dikarenakan keluarga yang kalah dengan kompetitor di wilayah sendiri. Kejadian ini terjadi juga dikarenakan pengaruh bonus demografi. Di mana Penduduk usia produktif lebih banyak. Akhirnya lapangan pekerjaan juga menjadi banyak.

Pandangan Kusmana soal buruh migran ke luar negeri artinya kemampuan meningkatkan ekonomi keluarga belum tersedia sesuai kemampuan dan keahliannya.

Kemudian kalau dia meninggalkan keluarga, maka keluarganya menjadi korban itulah dampak kependudukan. “Siapa yang menjadi korban ? pasti anak, kalau berangkat istrinya menjadi korbam suami dan anak dan kalau suaminya berangkat, korbannya anak dan istri,” tegasnya.(iza)

Buruh Migran Berekspansi Cari Lapangan Kerja di Negara Luar

PONTIANAK-Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Barat Kusmana memandang munculnya buruh migran yang berekspansi ke negara luar untuk mencari pekerjaan terjadi dikarenakan kemampuan meningkatkan ekonomi keluarga dalam negeri belum tersedia sesuai kemampuan dan keahliannya. Apa yang terjadi ini merupakan pengaruh dari bonus demografi.

“Keluarga kecil, bahagia itu harus berketahanan.
Apabila keluarga itu berketahanan maka, keluarga itu nyaman dan tenteram,” kata Kusmana saat sosialisasi advokasi dan KIE program KKBPK melalui nilai Pancasila dalam pencegahan dan penanganan HIV AIDS, di Hotel Ibis Jumat (11/10).

Berkaitan dengan kegiatan ini, BKKBN bersama lembaga yang konsen dalam kepengurusan migran melakukan kerjasama sosialisasi. Pandangan Kusmana soal migran tidak bakalan terjadi apabila pondasi ekonomi keluarganya mampu.

Baca Juga :  Warga Kalimantan Minta Polri Tetap Proses Hukum Edy Mulyadi

Migran terjadi dikarenakan keluarga yang kalah dengan kompetitor di wilayah sendiri. Kejadian ini terjadi juga dikarenakan pengaruh bonus demografi. Di mana Penduduk usia produktif lebih banyak. Akhirnya lapangan pekerjaan juga menjadi banyak.

Pandangan Kusmana soal buruh migran ke luar negeri artinya kemampuan meningkatkan ekonomi keluarga belum tersedia sesuai kemampuan dan keahliannya.

Kemudian kalau dia meninggalkan keluarga, maka keluarganya menjadi korban itulah dampak kependudukan. “Siapa yang menjadi korban ? pasti anak, kalau berangkat istrinya menjadi korbam suami dan anak dan kalau suaminya berangkat, korbannya anak dan istri,” tegasnya.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/