alexametrics
25 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Bayar Zakat Sebaiknya Saat Awal Ramadhan

MEMASUKI Ramadhan 1442 H/2021 M, umat Islam diimbau untuk membayar zakat di awal Ramadan. Hal ini disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Ridwansyah. Dikatakannya, pelaksanaan zakat fitrah dimulai 1 Ramadhan 1442 H sampai dengan 1 Syawal 1442 h/2021 M sebelum khatib membacakan khotbah Idul Fitri. Namun, dimasa pandemi covid-19 ini diharapkan zakat fitrah ditunaikan di awal Ramadan agar semakin cepat disalurkan kepada yang membutuhkan. “Sehingga dapat membantu saudara kita karena masih dalam masa pandemi. Mereka dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusuk,” paparnya.

Dia juga mengimbau Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam teknis pengumpulan Zakat Maal, Zakat Fitrah, Infaq dan Shadaqah, hendaknya sebisa mungkin meminimalkan pengumpulan zakat melalui kontak fisik langsung dengan masyarakat. “Bisa dengan menggunakan transfer bank melalui rekening dan layanan jemput zakat dengan kontak person,” jelasnya.

Baca Juga :  Puasa Bisa Membelenggu Setan?

Lebih lanjut disampaikannya, dalam hal penyaluran dihindari menggunakan kupon dan pengumpulan massa. Lebih diutamakan disalurkan secara langsung oleh Panitia Zakat ke Mustahik dengan tetap dilengkapi petugas menggunakan standar kesehatan berupa masker, sarung tangan, alat cuci tangan sekali pakai (tissue) dan menjaga jarak. Agar manfaat zakat dapat dirasakan oleh Mustahiq saat kondisi wabah Covid-19, dalam melaksanakan ibadah puasa dan menyongsong Hari Raya, maka kepada masyarakat diharapkan penyaluran zakat fitrah kepada BAZNAS/LAZ/UPZ di lingkungannya dapat dilakukan sesegera mungkin mulai 1 Ramadhan. Kemudian melaporkan pelaksanaan pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah maupun Dana Sosial lainnya cara berjenjang kepada BAZNAS dan Kementerian Agama di wilayahnya masing-masing.

Sementara itu, klasifikasi nilai zakat fitrah tahun 1442 H/ 2021 M untuk wilayah Kalimantan Barat telah ditetapkan. Bagi yang mengonsumsi beras klasifikasi I dengan harga per kilogramnya Rp14.000 maka zakat fitrah yang ditunaikan Rp35.000. Bagi yang mengonsumsi beras klasifikasi II, dengan harga beras Rp12.000 per kilogramnya, maka nilai zakat fitrah yang dibayarkan Rp30.000. Bagi yang mengonsumsi beras klasifikasi III, dengan harga beras per kilogramnya Rp11.000, nilai zakat fitrah yang dibayarkan Rp27.500.

Baca Juga :  Gubernur Apresiasi Inkubator Bisnis Binaan BI

Bagi yang mengonsumsi beras klasifikasi IV, dengan harga beras Rp10.000 per kilogramnya, maka nilai zakat fitrah yang ditunaikan sebesar Rp25.000. Sedangkan yang mengonsumsi beras klasifikasi V, dengan harga beras Rp9.000 per kilogramnya, nilai zakat fitrah sebesar Rp22.500. Bagi masyarakat yang mengonsumsi beras dengan harga yang berbeda dari klasifikasi yang ditetapkan, kata Ridwansyah dapat menyesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi masyarakat.(mrd)

MEMASUKI Ramadhan 1442 H/2021 M, umat Islam diimbau untuk membayar zakat di awal Ramadan. Hal ini disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Ridwansyah. Dikatakannya, pelaksanaan zakat fitrah dimulai 1 Ramadhan 1442 H sampai dengan 1 Syawal 1442 h/2021 M sebelum khatib membacakan khotbah Idul Fitri. Namun, dimasa pandemi covid-19 ini diharapkan zakat fitrah ditunaikan di awal Ramadan agar semakin cepat disalurkan kepada yang membutuhkan. “Sehingga dapat membantu saudara kita karena masih dalam masa pandemi. Mereka dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusuk,” paparnya.

Dia juga mengimbau Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam teknis pengumpulan Zakat Maal, Zakat Fitrah, Infaq dan Shadaqah, hendaknya sebisa mungkin meminimalkan pengumpulan zakat melalui kontak fisik langsung dengan masyarakat. “Bisa dengan menggunakan transfer bank melalui rekening dan layanan jemput zakat dengan kontak person,” jelasnya.

Baca Juga :  Zakat Tepat, Umat Kuat

Lebih lanjut disampaikannya, dalam hal penyaluran dihindari menggunakan kupon dan pengumpulan massa. Lebih diutamakan disalurkan secara langsung oleh Panitia Zakat ke Mustahik dengan tetap dilengkapi petugas menggunakan standar kesehatan berupa masker, sarung tangan, alat cuci tangan sekali pakai (tissue) dan menjaga jarak. Agar manfaat zakat dapat dirasakan oleh Mustahiq saat kondisi wabah Covid-19, dalam melaksanakan ibadah puasa dan menyongsong Hari Raya, maka kepada masyarakat diharapkan penyaluran zakat fitrah kepada BAZNAS/LAZ/UPZ di lingkungannya dapat dilakukan sesegera mungkin mulai 1 Ramadhan. Kemudian melaporkan pelaksanaan pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah maupun Dana Sosial lainnya cara berjenjang kepada BAZNAS dan Kementerian Agama di wilayahnya masing-masing.

Sementara itu, klasifikasi nilai zakat fitrah tahun 1442 H/ 2021 M untuk wilayah Kalimantan Barat telah ditetapkan. Bagi yang mengonsumsi beras klasifikasi I dengan harga per kilogramnya Rp14.000 maka zakat fitrah yang ditunaikan Rp35.000. Bagi yang mengonsumsi beras klasifikasi II, dengan harga beras Rp12.000 per kilogramnya, maka nilai zakat fitrah yang dibayarkan Rp30.000. Bagi yang mengonsumsi beras klasifikasi III, dengan harga beras per kilogramnya Rp11.000, nilai zakat fitrah yang dibayarkan Rp27.500.

Baca Juga :  Selain Wisata, Sarawak Tujuan Utama untuk Berobat

Bagi yang mengonsumsi beras klasifikasi IV, dengan harga beras Rp10.000 per kilogramnya, maka nilai zakat fitrah yang ditunaikan sebesar Rp25.000. Sedangkan yang mengonsumsi beras klasifikasi V, dengan harga beras Rp9.000 per kilogramnya, nilai zakat fitrah sebesar Rp22.500. Bagi masyarakat yang mengonsumsi beras dengan harga yang berbeda dari klasifikasi yang ditetapkan, kata Ridwansyah dapat menyesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi masyarakat.(mrd)

Most Read

Artikel Terbaru

/