alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

BBPOM di Pontianak Uji Sampel Pangan Juadah di Tempat

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pontianak terus meningkatkan pengawasan pangan juadah selama Ramadan.

Plt Kepala BBPOM di Pontianak, Dra. Ketut Ayu Sarwetini, Apt mengatakan pengawasan dilakukan melalui mobil laboratorium keliling dengan empat tahapan.

Tahap pertama pada 28 April 2020 di wilayah Pontianak Selatan-Tenggara. Tahap ke dua di wilayah Kubu Raya pada 5 Mei 2020. Tahap ke tiga pada 11 Mei 2020 di wilayah Pontianak Kota dan Pontianak Barat.

“Total sebanyak empat tahap. Dilakukan setiap Minggu. Dimulai dari minggu pertama hingga ke empat Ramadan,” ulasnya.

Dalam kegiatan ini, BBPOM di Pontianak mengambil sampling beberapa pangan juadah yang langsung diuji di tempat.
Ketut Ayu mengatakan, tujuannya untuk mengawasi pangan juadah dari bahan berbahaya agar aman dikonsumsi masyarakat.

Baca Juga :  Pembatasan Jalan Berakhir 16 April, Gajahmada Kembali Dibuka

Pengujian menggunakan rapid tes kit untuk bahan berbahaya Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Methanyl Yellow. Dari 30 sampel yang diuji, semua hasilnya negatif mengandung bahan berbahaya tersebut.

“Bahan ini tidak boleh ditambahkan dalam makanan. Jika ditemukan positif dalam pangan juadah akan dilakukan uji konfirmasi dengan uji di laboratorium,” jelas dia.

Selanjutnya akan ditelusur ke produsennya. Jika perlu dilakukan pembinaan atau sanksi administratif. Temuan ini dapat ditingkatkan menjadi proses hukum jika ditemukan unsur kesengajaan dan unsur pasal terpenuhi.

BBPOM di Pontianak selalu melakukan penguatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada pedagang dan pembeli. Tujuannya agar mereka dapat melakukan tindakan pengawasan pada diri sendiri, dan keluarga agar terhindar dari produk makanan, obat maupun kosmetik yang berbahaya.

Baca Juga :  BBPOM Pontianak Edukasi Masyarakat Cegah Penyebaran Covid-19

Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin BBPOM di Pontianak seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun dilakukan pembatasan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Selain itu, pihaknya juga membagikan masker kain kepada sejumlah masyarakat sebagai salah satu bentuk dukungan pada pemerintah dalam mencegah penyebaran covid-19.

BBPOM di Pontianak mengimbau untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, konsumsi pangan aman dengan selalu Cek KLIK yakni cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa. (mrd)

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pontianak terus meningkatkan pengawasan pangan juadah selama Ramadan.

Plt Kepala BBPOM di Pontianak, Dra. Ketut Ayu Sarwetini, Apt mengatakan pengawasan dilakukan melalui mobil laboratorium keliling dengan empat tahapan.

Tahap pertama pada 28 April 2020 di wilayah Pontianak Selatan-Tenggara. Tahap ke dua di wilayah Kubu Raya pada 5 Mei 2020. Tahap ke tiga pada 11 Mei 2020 di wilayah Pontianak Kota dan Pontianak Barat.

“Total sebanyak empat tahap. Dilakukan setiap Minggu. Dimulai dari minggu pertama hingga ke empat Ramadan,” ulasnya.

Dalam kegiatan ini, BBPOM di Pontianak mengambil sampling beberapa pangan juadah yang langsung diuji di tempat.
Ketut Ayu mengatakan, tujuannya untuk mengawasi pangan juadah dari bahan berbahaya agar aman dikonsumsi masyarakat.

Baca Juga :  Minta Diberi Kebebasan Kelola Perbatasan

Pengujian menggunakan rapid tes kit untuk bahan berbahaya Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Methanyl Yellow. Dari 30 sampel yang diuji, semua hasilnya negatif mengandung bahan berbahaya tersebut.

“Bahan ini tidak boleh ditambahkan dalam makanan. Jika ditemukan positif dalam pangan juadah akan dilakukan uji konfirmasi dengan uji di laboratorium,” jelas dia.

Selanjutnya akan ditelusur ke produsennya. Jika perlu dilakukan pembinaan atau sanksi administratif. Temuan ini dapat ditingkatkan menjadi proses hukum jika ditemukan unsur kesengajaan dan unsur pasal terpenuhi.

BBPOM di Pontianak selalu melakukan penguatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada pedagang dan pembeli. Tujuannya agar mereka dapat melakukan tindakan pengawasan pada diri sendiri, dan keluarga agar terhindar dari produk makanan, obat maupun kosmetik yang berbahaya.

Baca Juga :  Kodim 1207/BS Peduli Warga Korban Puting Beliung

Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin BBPOM di Pontianak seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun dilakukan pembatasan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Selain itu, pihaknya juga membagikan masker kain kepada sejumlah masyarakat sebagai salah satu bentuk dukungan pada pemerintah dalam mencegah penyebaran covid-19.

BBPOM di Pontianak mengimbau untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, konsumsi pangan aman dengan selalu Cek KLIK yakni cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa. (mrd)

Most Read

Artikel Terbaru

/