alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Razia Masker, 86 Warga di-Swab

PONTIANAK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kembali menggelar razia masker sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak. Dari kegiatan yang digelar di Taman Digulis Untan, kemarin (12/7), didapati sebanyak 86 orang tidak menggunakan masker, sehingga langsung diambil swab untuk dites RT-PCR.

Kepala Dinkes Kalbar Harisson mengajak semua untuk bersama-sama menjaga agar tidak terjadi lagi penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Pontianak. Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Kota Pontianak sudah berada di angka nol kasus terkonfirmasi positif Covid-19. “Untuk itu masyarakat harus berdisiplin melaksanakan protokol-protokol kesehatan. Pakai masker, sering cuci tangan, kemudian menjaga jarak dan hindari kerumunan,” pintanya.

Untuk razia masker sendiri, mereka dibantu pihak TNI, Polri, hingga Satpol PP. Razia dilakukan mereka demi mengingatkan warga agar tetap menggunakan masker, walaupun dalam aktivitas olahraga-olahraga ringan. “Kalau memang mereka tidak pakai masker, nanti langsung kami swab, lalu nantinya hasilnya dikirim ke Laboratorium Untan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pembukaan MTQ XXVIII Pontianak Berlangsung Sukses

Harisson menyayangkan saat ini masih cukup banyak masyarakat yang tidak patuh dalam menggunakan masker. Kemarin saja terdapat 86 orang yang diamankan mereka tidak menggunakan masker, sehingga terpaksa dilakukan swab. Selain swab, mereka yang terjaring dipastikan Harisson, juga diberikan nasihat-nasihat oleh petugas.

“Kalau memang tidak pakai masker, langsung kami swab saja. Sekalian untuk mengetahui berapa banyak nanti yang kemungkinan positif atau negatif. Kalau mereka dinyatakan positif, maka langsung akan dilakukan isolasi dan dilakukan tracking dan tracking terhadap keluarga atau masyarakat di sekitarnya,” tutupnya.

Terpisah, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengumumkan perkembangan kasus Covid-19 di provinsi ini. Diungkapkan Gubernur bahwa ada 12 pasien yang telah dinyatakan sembuh dan tiga tambahan kasus konfirmasi (positif) baru. Untuk tiga kasus baru disebutkan dia semuanya merupakan warga Kabupaten Sanggau.

Baca Juga :  Terkendala Pasang Surut Air, Kapal Penumpang Telat Datang

Untuk menjaga agar kondisi Covid-19 di Kalbar tetap bisa dikendalikan, pihaknya akan terus menggencarkan program razia masker dan langsung diambil swab di tempat. “Tingkat kesembuhan sudah 93,4 persen. Ke depan yang tak pakai masker akan diisolasi selama 24 jam,” ancamnya. (bar)

PONTIANAK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kembali menggelar razia masker sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak. Dari kegiatan yang digelar di Taman Digulis Untan, kemarin (12/7), didapati sebanyak 86 orang tidak menggunakan masker, sehingga langsung diambil swab untuk dites RT-PCR.

Kepala Dinkes Kalbar Harisson mengajak semua untuk bersama-sama menjaga agar tidak terjadi lagi penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Pontianak. Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Kota Pontianak sudah berada di angka nol kasus terkonfirmasi positif Covid-19. “Untuk itu masyarakat harus berdisiplin melaksanakan protokol-protokol kesehatan. Pakai masker, sering cuci tangan, kemudian menjaga jarak dan hindari kerumunan,” pintanya.

Untuk razia masker sendiri, mereka dibantu pihak TNI, Polri, hingga Satpol PP. Razia dilakukan mereka demi mengingatkan warga agar tetap menggunakan masker, walaupun dalam aktivitas olahraga-olahraga ringan. “Kalau memang mereka tidak pakai masker, nanti langsung kami swab, lalu nantinya hasilnya dikirim ke Laboratorium Untan,” jelasnya.

Baca Juga :  STIK Muhammadiyah Pontianak Gelar Sosialiasasi Penyebaran Bakteri

Harisson menyayangkan saat ini masih cukup banyak masyarakat yang tidak patuh dalam menggunakan masker. Kemarin saja terdapat 86 orang yang diamankan mereka tidak menggunakan masker, sehingga terpaksa dilakukan swab. Selain swab, mereka yang terjaring dipastikan Harisson, juga diberikan nasihat-nasihat oleh petugas.

“Kalau memang tidak pakai masker, langsung kami swab saja. Sekalian untuk mengetahui berapa banyak nanti yang kemungkinan positif atau negatif. Kalau mereka dinyatakan positif, maka langsung akan dilakukan isolasi dan dilakukan tracking dan tracking terhadap keluarga atau masyarakat di sekitarnya,” tutupnya.

Terpisah, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengumumkan perkembangan kasus Covid-19 di provinsi ini. Diungkapkan Gubernur bahwa ada 12 pasien yang telah dinyatakan sembuh dan tiga tambahan kasus konfirmasi (positif) baru. Untuk tiga kasus baru disebutkan dia semuanya merupakan warga Kabupaten Sanggau.

Baca Juga :  Pelican Crossing Solusi Aman Pejalan Kaki

Untuk menjaga agar kondisi Covid-19 di Kalbar tetap bisa dikendalikan, pihaknya akan terus menggencarkan program razia masker dan langsung diambil swab di tempat. “Tingkat kesembuhan sudah 93,4 persen. Ke depan yang tak pakai masker akan diisolasi selama 24 jam,” ancamnya. (bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/