alexametrics
31 C
Pontianak
Friday, July 1, 2022

PPP Umumkan Tujuh Pasangan Kepala Daerah

PONTIANAK—Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Barat menyerahkan Surat Keputusan Penetapan Bakal Calon Kepala Daerah (Bacalonkada) yang akan bertarung di 7 Pilkada pada bulan Desember tahun 2020 mendatang. SK dari DPP PPP tersebut diserahkan langsung pada Rabu(12/8) malam di Hotel Golden Tulip Pontianak. Selain dihadiri seluruh penggurus DPW dan DPC Kalbar, juga pasangan bakal calon kepala daerah.

Adapun SK penetapan Bacalonkada dari PPP untuk Kabupaten Sambas dipastikan pasangan Atbah Romin Suhaili—Hairiah. Kabupaten Bengkayang kepada Martinus Kajot-dr. Carlos Dja’afara. Sementara Kabupaten Sekadau kepada pasangan Rupinus-Aloysius.

Untuk Kabupaten Sintang jatuh kepada pasangan dr. Jarot Winarno-Sudiyanto. Sedangkan Kabupaten Melawi diberikan kepada Dadi Sunarya Usfa Yusra-Kluisen. Kabupaten Kapuas Hulu kepada pasangan H. Baiduri H.Ahmad—Ny. Rufina Sedang. Kabupaten Ketapang, seperti diumumkan jauh hari sebelumnya kepada Junaidi-Syahrani

Ketua DPW PPP Kalbar, H. Retno Pramudya mengatakan dengan penyerahan SK DPP PPP Penetapan 7 pasangan Bacalonkada di Kalbar, diartikan sebagai semua komponen mesin partai harus bergerak. ”Dari tingkat anak ranting, DPC sampai ke DPW di Kalbar harus bergerak memenangkan pasangan Bacalonkada yang diusung PPP. Tidak boleh ada yang berdiam diri,” katanya.

Baca Juga :  Sukseskan Program Vaksinasi Pemerintah, AMPI Kalbar Gelar Vaksinasi Milenial

Menurut dia seluruh kader dan penggurus terlebih anggota DPRD Kabupaten maupun Provinsi dari PPP, sangat wajib memenangkan Bacalonkada yang diusung PPP. Nah, tidak boleh ada yang bermain-main sampai 2 kaki. ”Apabila terbukti terlebih anggota DPRD dari PPP, akan saya beri sanksi langsung. Sanksinya pemecatan dan PAW,” ujarnya.

PPP Kalbar memang memasang target maksimal kepada 7 pasangan Bacalonkada. Targetnya sapu bersih kemenangan bersama partai koalisi lainnya. ”Target kami memang pada semua (7) pilkada di Kalbar,” ucap Retno.

Politisi yang juga pengusaha sukses Kalbar ini menambahkan bahwa pada 7 Kabupaten yang melaksanakan Pilkada adalah karena semangat dan keinginan mewujudkan kehendak masyarakat. Retno percaya bahwa 7 pasangan Bacalonkada diusung PPP, akan amanah apabila diberikan kepercayaan sebagai Kepala Daerah. ”Saya yakin, pilihan PPP tidak salah,” ujarnya.

Baca Juga :  Komplek Griya Hosana Disemprot Disinfektan

Seperti di Kabupaten Sambas sendiri, ranting sampai ke DPP sudah diminta maksimal memenangkan pasangan Atbah-Hairiah. Pun demikian di Kabupaten Sintang, duet Jarot Winarno-Sudianto merupakan calon kepala daerah merakyat dan terbaik. Di Kabupaten Sekadau, pasangan Rupinus-Aloysius diharapkan dapat memimpin kembali Kabupaten Sekadau. Sementara di Kabupaten Kapuas Hulu sendiri duet, H.Baiduri- Ny.Endang Rufina bakalan menjadi pemersatu masyarakat Kapuas Hulu, apabila diberikan amanah rakyat.

“Sama seperti di Melawi, duet Dadi Sunarya-Kluisen bakalan membawa Kabupaten Melawi ke arah lebih baik termasuk di Ketapang, pasangan Junaidi-Sahrani,” jelasnya.

Retno menceritakan bagaimana menetapkan 7 Bacalonkada PPP tersebut bukanlah hal mudah. Berdebat dari tingkat ranting, DPC, DPW sampai ke DPP saling terjadi. Pun demikian ukuran survei menentukan elektabilitas, popularitas dan kualitas juga jadi pertimbangan partai. ”Akhirnya PPP mantap mengusung 7 pasangan Bacalonkada tersebut,” tukasnya.(den)

PONTIANAK—Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Barat menyerahkan Surat Keputusan Penetapan Bakal Calon Kepala Daerah (Bacalonkada) yang akan bertarung di 7 Pilkada pada bulan Desember tahun 2020 mendatang. SK dari DPP PPP tersebut diserahkan langsung pada Rabu(12/8) malam di Hotel Golden Tulip Pontianak. Selain dihadiri seluruh penggurus DPW dan DPC Kalbar, juga pasangan bakal calon kepala daerah.

Adapun SK penetapan Bacalonkada dari PPP untuk Kabupaten Sambas dipastikan pasangan Atbah Romin Suhaili—Hairiah. Kabupaten Bengkayang kepada Martinus Kajot-dr. Carlos Dja’afara. Sementara Kabupaten Sekadau kepada pasangan Rupinus-Aloysius.

Untuk Kabupaten Sintang jatuh kepada pasangan dr. Jarot Winarno-Sudiyanto. Sedangkan Kabupaten Melawi diberikan kepada Dadi Sunarya Usfa Yusra-Kluisen. Kabupaten Kapuas Hulu kepada pasangan H. Baiduri H.Ahmad—Ny. Rufina Sedang. Kabupaten Ketapang, seperti diumumkan jauh hari sebelumnya kepada Junaidi-Syahrani

Ketua DPW PPP Kalbar, H. Retno Pramudya mengatakan dengan penyerahan SK DPP PPP Penetapan 7 pasangan Bacalonkada di Kalbar, diartikan sebagai semua komponen mesin partai harus bergerak. ”Dari tingkat anak ranting, DPC sampai ke DPW di Kalbar harus bergerak memenangkan pasangan Bacalonkada yang diusung PPP. Tidak boleh ada yang berdiam diri,” katanya.

Baca Juga :  Laksanakan Pengabdian pada Masyarakat; Lakukan Restocking Ikan Jelawat

Menurut dia seluruh kader dan penggurus terlebih anggota DPRD Kabupaten maupun Provinsi dari PPP, sangat wajib memenangkan Bacalonkada yang diusung PPP. Nah, tidak boleh ada yang bermain-main sampai 2 kaki. ”Apabila terbukti terlebih anggota DPRD dari PPP, akan saya beri sanksi langsung. Sanksinya pemecatan dan PAW,” ujarnya.

PPP Kalbar memang memasang target maksimal kepada 7 pasangan Bacalonkada. Targetnya sapu bersih kemenangan bersama partai koalisi lainnya. ”Target kami memang pada semua (7) pilkada di Kalbar,” ucap Retno.

Politisi yang juga pengusaha sukses Kalbar ini menambahkan bahwa pada 7 Kabupaten yang melaksanakan Pilkada adalah karena semangat dan keinginan mewujudkan kehendak masyarakat. Retno percaya bahwa 7 pasangan Bacalonkada diusung PPP, akan amanah apabila diberikan kepercayaan sebagai Kepala Daerah. ”Saya yakin, pilihan PPP tidak salah,” ujarnya.

Baca Juga :  Partai Nasdem  Umumkan Tujuh Bacalonkada

Seperti di Kabupaten Sambas sendiri, ranting sampai ke DPP sudah diminta maksimal memenangkan pasangan Atbah-Hairiah. Pun demikian di Kabupaten Sintang, duet Jarot Winarno-Sudianto merupakan calon kepala daerah merakyat dan terbaik. Di Kabupaten Sekadau, pasangan Rupinus-Aloysius diharapkan dapat memimpin kembali Kabupaten Sekadau. Sementara di Kabupaten Kapuas Hulu sendiri duet, H.Baiduri- Ny.Endang Rufina bakalan menjadi pemersatu masyarakat Kapuas Hulu, apabila diberikan amanah rakyat.

“Sama seperti di Melawi, duet Dadi Sunarya-Kluisen bakalan membawa Kabupaten Melawi ke arah lebih baik termasuk di Ketapang, pasangan Junaidi-Sahrani,” jelasnya.

Retno menceritakan bagaimana menetapkan 7 Bacalonkada PPP tersebut bukanlah hal mudah. Berdebat dari tingkat ranting, DPC, DPW sampai ke DPP saling terjadi. Pun demikian ukuran survei menentukan elektabilitas, popularitas dan kualitas juga jadi pertimbangan partai. ”Akhirnya PPP mantap mengusung 7 pasangan Bacalonkada tersebut,” tukasnya.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/