alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

BP3TKI (UPT BP2MI) Pontianak Musnahkan BMN

PONTIANAK – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak menghadiri kegiatan Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) yang dilaksanakan oleh BP3TKI (UPT BP2MI) bertempat di Kantor BP3TKI (UPT BP2MI), pada Jumat (6/8).

Kegiatan Pemusnahan BMN tersebut dilaksanakan berdasarkan surat persetujuan Sekretaris Utama BP2MI Nomor B.594/KA-SU/VII/2021 tanggal 12 Juli 2021 perihal Persetujuan Penghapusan/Pemusnahan Barang Milik Negara Berupa Barang Persediaan KTKLN, Overlaminate dan Blanko Sertifikat Pada UPT BP2MI Pontianak, atas jawaban surat permohonan dari BP3TKI (UPT BP2MI) Pontianak Nomor: B.470/UPTBP2MI-12/II/2021 tanggal 26 Februari 2021.

Hadir dalam kegiatan Pemusnahan BMN tersebut, Kepala Seksi Pengelolaan kekayaan Negara KPKNL Pontianak, Yanuardhi Setyo Rachman, Kuasa Pengguna Barang BP3TKI Pontianak, dan Perwakilan Polsek Pontianak Kota.

Baca Juga :  Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Pontianak, Seperti Ini Suasananya

Kepala BP3TKI Pontianak, Amingga M. Primastito, S.I.K dalam sambutannya menyampaikan barang-barang yang dimusnahkan ini tidak bisa dilakukan lelang, karena berupa dokumen. Selain itu, ada juga yang karena sesuatu hal yang apabila dilelang dapat disalahgunakan. “Jadi dari hasil koordinasi, barang-barang ini dimusnahkan,” katanya.

Adapun menurut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 83/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemusnahan dan Penghapusan Barang Milik Negara diatur bahwa pemusnahan BMN dilakukan dalam hal BMN tidak dapat digunakan, tidak dimanfaatkan, dan/atau tidak dapat dipindahtangankan atau terdapat alasan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemusnahan dapat dilakukan dengan cara dibakar, dihancurkan, ditimbun, ditenggelamkan,  dirobohkan, atau dengan cara lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Larangan Mudik Lebaran Dimulai

Barang-barang yang dimusnahkan terdiri dari: 45.099 unit KTKLN, 27 unit Overlaminate-HDP 600, 72 unit Overlaminate-HDP 5000, dan 13.529 unit Blanko Sertifikat Kesehatan. Barang Milik Negara berupa Barang Persediaan yang sudah usang/rusak senilai Rp 1.615.208.396,00 (satu miliar enam ratus lima belas juta dua ratus delapan ribu tiga ratus sembilan puluh enam rupiah) tersebut dimusnahkan secara dibakar. (*)

PONTIANAK – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pontianak menghadiri kegiatan Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) yang dilaksanakan oleh BP3TKI (UPT BP2MI) bertempat di Kantor BP3TKI (UPT BP2MI), pada Jumat (6/8).

Kegiatan Pemusnahan BMN tersebut dilaksanakan berdasarkan surat persetujuan Sekretaris Utama BP2MI Nomor B.594/KA-SU/VII/2021 tanggal 12 Juli 2021 perihal Persetujuan Penghapusan/Pemusnahan Barang Milik Negara Berupa Barang Persediaan KTKLN, Overlaminate dan Blanko Sertifikat Pada UPT BP2MI Pontianak, atas jawaban surat permohonan dari BP3TKI (UPT BP2MI) Pontianak Nomor: B.470/UPTBP2MI-12/II/2021 tanggal 26 Februari 2021.

Hadir dalam kegiatan Pemusnahan BMN tersebut, Kepala Seksi Pengelolaan kekayaan Negara KPKNL Pontianak, Yanuardhi Setyo Rachman, Kuasa Pengguna Barang BP3TKI Pontianak, dan Perwakilan Polsek Pontianak Kota.

Baca Juga :  Penjualan Masker Meningkat; Model Scuba yang Dipakai Artis Korea Paling Diminati

Kepala BP3TKI Pontianak, Amingga M. Primastito, S.I.K dalam sambutannya menyampaikan barang-barang yang dimusnahkan ini tidak bisa dilakukan lelang, karena berupa dokumen. Selain itu, ada juga yang karena sesuatu hal yang apabila dilelang dapat disalahgunakan. “Jadi dari hasil koordinasi, barang-barang ini dimusnahkan,” katanya.

Adapun menurut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 83/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemusnahan dan Penghapusan Barang Milik Negara diatur bahwa pemusnahan BMN dilakukan dalam hal BMN tidak dapat digunakan, tidak dimanfaatkan, dan/atau tidak dapat dipindahtangankan atau terdapat alasan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemusnahan dapat dilakukan dengan cara dibakar, dihancurkan, ditimbun, ditenggelamkan,  dirobohkan, atau dengan cara lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  PPKM Diperpanjang? Keputusan Tunggu SK Gubernur

Barang-barang yang dimusnahkan terdiri dari: 45.099 unit KTKLN, 27 unit Overlaminate-HDP 600, 72 unit Overlaminate-HDP 5000, dan 13.529 unit Blanko Sertifikat Kesehatan. Barang Milik Negara berupa Barang Persediaan yang sudah usang/rusak senilai Rp 1.615.208.396,00 (satu miliar enam ratus lima belas juta dua ratus delapan ribu tiga ratus sembilan puluh enam rupiah) tersebut dimusnahkan secara dibakar. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/