alexametrics
28 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Pengusaha Muda Pimpin Gelora Kalbar

PONTIANAK – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia resmi melantik Pengurus Wilayah Partai Gelora di 34 Provinsi Minggu (10/11) di Jakarta. Termasuk diantaranya Partai Gelora Kalbar yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Pengurus tersebut dilantik langsung oleh Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta.

Partai Gelora Kalbar akan dipimpin oleh Muslih, pengusaha muda yang bergerak di bidang ekspor produk pertanian dan arang kelapa. Terjun ke dunia politik bukan lah hal baru bagi Muslih, mengkolaborasikan politik dan dunia usaha yang selama ini digelutinya merupakan suatu tantangan tersendiri.

Baginya politik adalah pelipatganda amal yang bisa dilakukan melalui kebijakan, sebagaimana prinsip hidupnya yakni bermanfaat bagi orang banyak.
Muslih yang pernah menjadi aktivis mahasiswa yang menjabat sebagai Ketua KAMMI Kalbar dan cukup matang di dunia pemberdayaan masyarakat ini, merupakan alumnus fakultas pertanian Universitas Tanjungpura. Usaha bisnis yang ditekuninya selama ini selain karena faktor keilmuan juga karena hobbi nya yang suka bercocok tanam, hal ini terlihat dari Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) beraneka jenis di pekarangan rumahnya yang lumayan banyak.

Baca Juga :  Satu KTP Bisa Dapat 100  Lembar

Dengan memimpin partai Gelora kalbar mimpi besarnya adalah bagaimana menggelorakan semangat kemandirian bagi anak-anak muda dengan menekuni hobbi nya sehingga bisa menghasilkan uang agar tidak tergantung pada orang tua.

Struktur 90 persen, Optimis Diterima Masyarakat

Pasca pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelora Kalbar pada tanggal 10 November 2019 di Jakarta oleh ketua umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta, segenap pimpinan wilayah terus melengkapi kelengkapan administrasi sebagai syarat yang harus dipenuhi untuk disahkan sebagai partai politik oleh Kemenkumham. Secara struktural kepengurusan di tingkat Kabupaten/Kota di Kalbar sudah terbentuk 90%.

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora Indonesia sendiri sudah melantik Muslih sebagai ketua, Agus Sarwoko sebagai sekretaris dan Lilik Yunindar sebagai Bendahara DPW Partai Gelora Indonesia Kalbar.

Baca Juga :  STIK Muhammadiyah Pontianak Gelar Sosialiasasi Penyebaran Bakteri

Agenda terdekat yang akan dilakukan oleh pengurus DPW Gelora Kalbar yakni akan terus melakukan konsolidasi kekuatan partai di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Hal ini menindaklanjuti dari arahan ketua umum Anis Matta bahwa partai Gelora Indonesia adalah partai terbuka, sehingga membuka ruang kepada seluruh komponen masyarakat untuk bergabung di Partai Gelora yang memilIki asas pancasila dan jatidiri islam.

DPW Partai Gelora optimis bisa diterima oleh masyarakat Kalimantan Barat dengan baik, hal ini terbukti pasca pelantikan 10 November lalu. Struktur kepengurusan Partai Gelora di Kalbar sudah terbentuk struktur pengurus di tingkat Kabupaten/Kota telah mencapai 90 persen, dan orang2 yang bergabung berasal dari semua golongan, ada yang pensiunan, politisi, pengusaha, aktivis perempuan dan lain-lain. Dengan melihat capaian dan partisipasi masyarakat tersebut, membuat pengurus DPW optimis bisa memenuhi syarat di Kemenkumham. (ndo/r)

PONTIANAK – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia resmi melantik Pengurus Wilayah Partai Gelora di 34 Provinsi Minggu (10/11) di Jakarta. Termasuk diantaranya Partai Gelora Kalbar yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Pengurus tersebut dilantik langsung oleh Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta.

Partai Gelora Kalbar akan dipimpin oleh Muslih, pengusaha muda yang bergerak di bidang ekspor produk pertanian dan arang kelapa. Terjun ke dunia politik bukan lah hal baru bagi Muslih, mengkolaborasikan politik dan dunia usaha yang selama ini digelutinya merupakan suatu tantangan tersendiri.

Baginya politik adalah pelipatganda amal yang bisa dilakukan melalui kebijakan, sebagaimana prinsip hidupnya yakni bermanfaat bagi orang banyak.
Muslih yang pernah menjadi aktivis mahasiswa yang menjabat sebagai Ketua KAMMI Kalbar dan cukup matang di dunia pemberdayaan masyarakat ini, merupakan alumnus fakultas pertanian Universitas Tanjungpura. Usaha bisnis yang ditekuninya selama ini selain karena faktor keilmuan juga karena hobbi nya yang suka bercocok tanam, hal ini terlihat dari Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) beraneka jenis di pekarangan rumahnya yang lumayan banyak.

Baca Juga :  Keberadaan Promenade Dongkrak Ekonomi Masyarakat Dikala Pandemi

Dengan memimpin partai Gelora kalbar mimpi besarnya adalah bagaimana menggelorakan semangat kemandirian bagi anak-anak muda dengan menekuni hobbi nya sehingga bisa menghasilkan uang agar tidak tergantung pada orang tua.

Struktur 90 persen, Optimis Diterima Masyarakat

Pasca pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelora Kalbar pada tanggal 10 November 2019 di Jakarta oleh ketua umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta, segenap pimpinan wilayah terus melengkapi kelengkapan administrasi sebagai syarat yang harus dipenuhi untuk disahkan sebagai partai politik oleh Kemenkumham. Secara struktural kepengurusan di tingkat Kabupaten/Kota di Kalbar sudah terbentuk 90%.

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora Indonesia sendiri sudah melantik Muslih sebagai ketua, Agus Sarwoko sebagai sekretaris dan Lilik Yunindar sebagai Bendahara DPW Partai Gelora Indonesia Kalbar.

Baca Juga :  Endus Permainan Spekulan

Agenda terdekat yang akan dilakukan oleh pengurus DPW Gelora Kalbar yakni akan terus melakukan konsolidasi kekuatan partai di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Hal ini menindaklanjuti dari arahan ketua umum Anis Matta bahwa partai Gelora Indonesia adalah partai terbuka, sehingga membuka ruang kepada seluruh komponen masyarakat untuk bergabung di Partai Gelora yang memilIki asas pancasila dan jatidiri islam.

DPW Partai Gelora optimis bisa diterima oleh masyarakat Kalimantan Barat dengan baik, hal ini terbukti pasca pelantikan 10 November lalu. Struktur kepengurusan Partai Gelora di Kalbar sudah terbentuk struktur pengurus di tingkat Kabupaten/Kota telah mencapai 90 persen, dan orang2 yang bergabung berasal dari semua golongan, ada yang pensiunan, politisi, pengusaha, aktivis perempuan dan lain-lain. Dengan melihat capaian dan partisipasi masyarakat tersebut, membuat pengurus DPW optimis bisa memenuhi syarat di Kemenkumham. (ndo/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/