alexametrics
28 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Peringatan BMKG: Pekan Depan Curah Hujan Kalimantan Lebat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi curah hujan dengan intensitas lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia pekan ini. Deputi Metereologi BMKG, Mulyono R Prabowo menjelaskan, potensi hujan lebat itu sebagai dampak melemahnya intensitas siklon tropis NAKRI di Laut Cina Selatan.

Kondisi ini menyebabkan angin timuran di selatan ekuator turut mengalami pelemahan dan meningkatkan aliran massa udara basah dari Asia masuk ke wilayah Indonesia.

“Daerah pertemuan dan belokan angin diidentifikasi terbentuk di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Jawa. Kondisi atmosfer yang tidak stabil di sebagian besar wilayah tersebut juga turut mendukung pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan dalam periode sepekan ke depan,” kata Mulyono dalam keterangannya, Selasa (12/11).

Baca Juga :  Alfamart Gratiskan Sewa Tenant 200 Mitra UMKM di Kalbar

Selain potensi hujan lebat, potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter pada periode 11-17 November 2019 diperkirakan juga berpeluang terjadi di Perairan barat Kep Simeulue-Kep Mentawai, Perairan barat P Enggano, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga P Lombok, Samudra Hindia barat Sumatra hingga selatan NTB.

“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” ucap Mulyono.

Untuk memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam baik melalui Call Center 021-6546315/18, situs resmi BMKG juga media sosial Twitter resmi BMKG.

Baca Juga :  Kejati Buru 19 Buronan

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi curah hujan dengan intensitas lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia pekan ini. Deputi Metereologi BMKG, Mulyono R Prabowo menjelaskan, potensi hujan lebat itu sebagai dampak melemahnya intensitas siklon tropis NAKRI di Laut Cina Selatan.

Kondisi ini menyebabkan angin timuran di selatan ekuator turut mengalami pelemahan dan meningkatkan aliran massa udara basah dari Asia masuk ke wilayah Indonesia.

“Daerah pertemuan dan belokan angin diidentifikasi terbentuk di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Jawa. Kondisi atmosfer yang tidak stabil di sebagian besar wilayah tersebut juga turut mendukung pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan dalam periode sepekan ke depan,” kata Mulyono dalam keterangannya, Selasa (12/11).

Baca Juga :  Menuju Pilgub Kalbar 2024, Ketua-ketua Parpol Lawan Sepadan Petahana

Selain potensi hujan lebat, potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter pada periode 11-17 November 2019 diperkirakan juga berpeluang terjadi di Perairan barat Kep Simeulue-Kep Mentawai, Perairan barat P Enggano, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga P Lombok, Samudra Hindia barat Sumatra hingga selatan NTB.

“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” ucap Mulyono.

Untuk memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam baik melalui Call Center 021-6546315/18, situs resmi BMKG juga media sosial Twitter resmi BMKG.

Baca Juga :  Hujan Lebat dan Air Pasang Terus Mengancam

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Most Read

Artikel Terbaru

/