alexametrics
25.6 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Listrik Andal, Dorong Produktivitas Usaha IKM dan UMKM di Pontianak

Keandalan pasokan listrik sangat vital dalam mendorong peningkatan produktivitas usaha para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pontianak.

“Usaha kami tak bisa berjalan dengan baik jika kondisi listrik tidak stabil. Syukurlah di Pontianak ini jarang sekali padam, sehingga proses produksi hingga pemasaran produk kami tidak terganggu,” ungkap Tice Septioka (42), Pemilik usaha tahu petis Wong Blitar yang membuka usahanya disalah satu lokasi di Kota Pontianak.

Ia juga mengaku bahwa proses produksi terpaksa dihentikan jika tiba-tiba listrik padam, karena usaha yang dijalankan bergantung pada listrik.

“Kami berharap PLN dapat terus meningkatkan kualitas layanannya agar para pelaku UMKM seperti kami ini dapat terus meningkatkan usahanya,” ujar Tice.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, PLN Siagakan Pasukan Jaga Pasokan Listrik

Hal senada juga diungkap Nunung (42), pemilik usaha kue dan jajanan pasar di Jalan Pangeran Nata Kusuma, Pontianak. Dirinya mengakui bahwa seluruh proses produksi dilakukannya dengan menggunakan peralatan listrik.

“Ditengah pandemi justru omset penjualan kami cukup meningkat, sehingga membutuhkan daya listrik tambahan. Untunglah ada beberapa kali promo diskon tambah daya dari PLN untuk para pelaku IKM dan UMKM, sehingga banyak membantu dan memudahkan usaha yang kami jalankan,” tutur Nunung.

Sementara itu, menurut Manager PLN UP3 Pontianak, Syaiful Azhari Siregar, pihaknya terus mendukung para pelaku IKM dan UMKM dengan menghadirkan listrik yang aman dan andal.

Dikatakannya, beberapa waktu yang lalu Pemerintah memberikan berbagai keringanan pada masa pandemi, termasuk keringanan pembayaran beban listrik bagi kelompok pelanggan tertentu. Subsidi listrik diberikan untuk pelanggan rumah tangga, serta para pelaku usaha IKM dan UMKM.

Baca Juga :  Batalyon 465 Paskhas Brajamusti Bangun Lapangan Tembak

“Sepatutnya kelistrikan bisa menjadi penggerak perekonomian, dengan catatan terpenuhinya tiga syarat utama.

Pertama, harus cukup suplai listriknya. Kedua, listrik itu stabil atau tidak gampang padam. Ketiga, listrik bersifat ekonomis atau harganya tidak terlalu mahal,” pungkas Syaiful.**

Keandalan pasokan listrik sangat vital dalam mendorong peningkatan produktivitas usaha para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pontianak.

“Usaha kami tak bisa berjalan dengan baik jika kondisi listrik tidak stabil. Syukurlah di Pontianak ini jarang sekali padam, sehingga proses produksi hingga pemasaran produk kami tidak terganggu,” ungkap Tice Septioka (42), Pemilik usaha tahu petis Wong Blitar yang membuka usahanya disalah satu lokasi di Kota Pontianak.

Ia juga mengaku bahwa proses produksi terpaksa dihentikan jika tiba-tiba listrik padam, karena usaha yang dijalankan bergantung pada listrik.

“Kami berharap PLN dapat terus meningkatkan kualitas layanannya agar para pelaku UMKM seperti kami ini dapat terus meningkatkan usahanya,” ujar Tice.

Baca Juga :  Jokowi Apresiasi Kesiapan PLN Dukung KTT G20

Hal senada juga diungkap Nunung (42), pemilik usaha kue dan jajanan pasar di Jalan Pangeran Nata Kusuma, Pontianak. Dirinya mengakui bahwa seluruh proses produksi dilakukannya dengan menggunakan peralatan listrik.

“Ditengah pandemi justru omset penjualan kami cukup meningkat, sehingga membutuhkan daya listrik tambahan. Untunglah ada beberapa kali promo diskon tambah daya dari PLN untuk para pelaku IKM dan UMKM, sehingga banyak membantu dan memudahkan usaha yang kami jalankan,” tutur Nunung.

Sementara itu, menurut Manager PLN UP3 Pontianak, Syaiful Azhari Siregar, pihaknya terus mendukung para pelaku IKM dan UMKM dengan menghadirkan listrik yang aman dan andal.

Dikatakannya, beberapa waktu yang lalu Pemerintah memberikan berbagai keringanan pada masa pandemi, termasuk keringanan pembayaran beban listrik bagi kelompok pelanggan tertentu. Subsidi listrik diberikan untuk pelanggan rumah tangga, serta para pelaku usaha IKM dan UMKM.

Baca Juga :  BPKP Kalbar Sinergi Kawal Ketahanan Pangan dan P3DN

“Sepatutnya kelistrikan bisa menjadi penggerak perekonomian, dengan catatan terpenuhinya tiga syarat utama.

Pertama, harus cukup suplai listriknya. Kedua, listrik itu stabil atau tidak gampang padam. Ketiga, listrik bersifat ekonomis atau harganya tidak terlalu mahal,” pungkas Syaiful.**

Most Read

Artikel Terbaru

/