alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Wakil Gubernur Dorong Balitbang Teliti Persoalan IPM

WAKIL Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar) H Ria Norsan meminta Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kalbar meneliti persoalan menyangkut Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hal itu dinilai penting untuk diutamakan karena berkaitan langsung dengan kemajuan daerah.  “Dengan kondisi seperti ini, kita harus meningkatkan perekonomian serta IPM, supaya IPM Kalbar dapat naik dan perekonomian Kalbar dapat meningkat,” harapnya saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Majelis Pertimbangan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) yang diselenggarakan Balitbang Kalbar.

Rakor tersebut dinilai sangat penting dalam membahas prioritas kegiatan penelitian, pengkajian dan perekayasaan. Dengan demikian dapat mempertajam Rencana Penelitian Tahun 2022 yang semakin tearah dan terukur. “Saya harap prioritas Kelitbangan Tahun 2022 benar-benar dapat aplikatif dalam mendukung visi dan misi Gubernur Kalbar dan bermafaat bagi akademisi, serta masyarakat,”pintanya.

Baca Juga :  Forum OPD Litbang, Ajang usulan Penelitian 2021

Norsan sapaannya menjelaskan, mengacu pada UUD 1945, setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya. Yakni berhak mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Itu semua demi meningkatkan kualitas hidup dan demi kesejahteraan umat manusia.

“Untuk menjamin setiap orang berhak memperoleh manfaat ilmu pengetahuan dan teknologi, maka itu pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tujuan meningkatkan kualitas kehidupan, kesejahteraandan martabat bangsa,” paparnya. Adapun pertemuan Majelis Pertimbangan Litbang Kalbar ini merupakan bagian dari tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi perencanaan penelitian daerah. “Untuk menentukan prioritas kegiatan Kelitbangan yang akan dituangkan dalam rencana kerja yang bermuara pada RKPD dan RAPBD,” jelasnya.

Baca Juga :  Meski Covid, Kue Kering Tetap Ramai Diburu

Seperti diketahui Rakor tersebutmendiskusikan hasil usulan dari DPRD Kalbar kepada Pemprovtentang materi-materi yang akan diteliti oleh Balitbang Kalbar bersama akademisi.Kegiatanitu turutdihadiri Kepala Balitbang Kalbar Herkulana Mekarryaniserta sejumlah akademisi. Di antaranya Prof. Dr. Chairil Effendy, M.S dari Untan, Prof. Dr Eddy Suratman,S.E., M.A dari Untan dan Prof. Dr. Ir. Gusti Zakaria Anshari, MES dari Untan. Serta ada pula Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak Dr. Doddy Irawan, S.T., M.Eng., Rektor Universitas Panca Bhakti Pontianak Dr. Purwanto, M.Hum dan perwakilan dari Rektor IKIP PGRI Pontianak.(bar/r)

WAKIL Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar) H Ria Norsan meminta Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kalbar meneliti persoalan menyangkut Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hal itu dinilai penting untuk diutamakan karena berkaitan langsung dengan kemajuan daerah.  “Dengan kondisi seperti ini, kita harus meningkatkan perekonomian serta IPM, supaya IPM Kalbar dapat naik dan perekonomian Kalbar dapat meningkat,” harapnya saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Majelis Pertimbangan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) yang diselenggarakan Balitbang Kalbar.

Rakor tersebut dinilai sangat penting dalam membahas prioritas kegiatan penelitian, pengkajian dan perekayasaan. Dengan demikian dapat mempertajam Rencana Penelitian Tahun 2022 yang semakin tearah dan terukur. “Saya harap prioritas Kelitbangan Tahun 2022 benar-benar dapat aplikatif dalam mendukung visi dan misi Gubernur Kalbar dan bermafaat bagi akademisi, serta masyarakat,”pintanya.

Baca Juga :  Silaturahim Idulfitri 1442 Hijriah Muhammadiyah Kalbar

Norsan sapaannya menjelaskan, mengacu pada UUD 1945, setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya. Yakni berhak mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Itu semua demi meningkatkan kualitas hidup dan demi kesejahteraan umat manusia.

“Untuk menjamin setiap orang berhak memperoleh manfaat ilmu pengetahuan dan teknologi, maka itu pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tujuan meningkatkan kualitas kehidupan, kesejahteraandan martabat bangsa,” paparnya. Adapun pertemuan Majelis Pertimbangan Litbang Kalbar ini merupakan bagian dari tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi perencanaan penelitian daerah. “Untuk menentukan prioritas kegiatan Kelitbangan yang akan dituangkan dalam rencana kerja yang bermuara pada RKPD dan RAPBD,” jelasnya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Kalimantan Barat Mulai Melandai

Seperti diketahui Rakor tersebutmendiskusikan hasil usulan dari DPRD Kalbar kepada Pemprovtentang materi-materi yang akan diteliti oleh Balitbang Kalbar bersama akademisi.Kegiatanitu turutdihadiri Kepala Balitbang Kalbar Herkulana Mekarryaniserta sejumlah akademisi. Di antaranya Prof. Dr. Chairil Effendy, M.S dari Untan, Prof. Dr Eddy Suratman,S.E., M.A dari Untan dan Prof. Dr. Ir. Gusti Zakaria Anshari, MES dari Untan. Serta ada pula Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak Dr. Doddy Irawan, S.T., M.Eng., Rektor Universitas Panca Bhakti Pontianak Dr. Purwanto, M.Hum dan perwakilan dari Rektor IKIP PGRI Pontianak.(bar/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/