alexametrics
22.8 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Dewan Prihatin IPM Kalbar Masih Belum Ada Perbaikan

PONTIANAK–Pemprov Kalbar didorong agar memberikan prioritas peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sampai saat ini masih dikategorikan perlu terus diperbaiki.

“Bahwa fraksi Partai Golkar mendorong Pemprov Kalbar memberikan prioritas program peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), sampai saat sekarang masih dikategorikan rendah,” kata Juru Bicara Fraksi Golkar, Fransiskus Ason.

Menurutnya Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalimantan Barat menyoroti keberlanjutan pembangunan infrastruktur jalan hingga penamaan Bandara Internasional Supadio.

Soal pandemi Covid-19, hendaknya menjadi momentum Pemprov Kalbar dalam merumuskan kembali transformasi perekonomian di Kalimantan Barat. Ason membacakanya pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalbar ke-35 masa persidangan ke satu Rabu (14/10).

Menurutnya, Fraksi Partai Golkar mengharapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kalimantan Barat dapat menjamin terciptanya disiplin anggaran baik. Sehingga proses pengambilan keputusan selalu terkait dengan kebijakan pendapat dan belanja daerah yang direncanakan. Nah, masalah retribusi dan pajak daerah potensial supaya terus diupayakan secara optimal sehingga memberikan kontribusi signifikan sebagai pendapatan daerah.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Dorong Balitbang Teliti Persoalan IPM

Kepada instansi terkait, Fraksi Partai Golkar mendorong transparansi dalam menyajikan data-data aktual dan akurat, sehingga DPRD Provinsi Kalbar dapat bersama-sama eksekutif mencari terobosan untuk menggali sumber pendapatan potensial.

Untuk peningkatan SDM di Kalbar, Pemprov didorong mencari solusi baik dalam bidang pendidikan yang banyak dikeluhkan dan membingungkan masyarakat karena masih menggunakan metode belajar online. Metode tersebut dianggap masih membebani sebagian masyarakat.(den)

PONTIANAK–Pemprov Kalbar didorong agar memberikan prioritas peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sampai saat ini masih dikategorikan perlu terus diperbaiki.

“Bahwa fraksi Partai Golkar mendorong Pemprov Kalbar memberikan prioritas program peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), sampai saat sekarang masih dikategorikan rendah,” kata Juru Bicara Fraksi Golkar, Fransiskus Ason.

Menurutnya Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalimantan Barat menyoroti keberlanjutan pembangunan infrastruktur jalan hingga penamaan Bandara Internasional Supadio.

Soal pandemi Covid-19, hendaknya menjadi momentum Pemprov Kalbar dalam merumuskan kembali transformasi perekonomian di Kalimantan Barat. Ason membacakanya pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalbar ke-35 masa persidangan ke satu Rabu (14/10).

Menurutnya, Fraksi Partai Golkar mengharapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kalimantan Barat dapat menjamin terciptanya disiplin anggaran baik. Sehingga proses pengambilan keputusan selalu terkait dengan kebijakan pendapat dan belanja daerah yang direncanakan. Nah, masalah retribusi dan pajak daerah potensial supaya terus diupayakan secara optimal sehingga memberikan kontribusi signifikan sebagai pendapatan daerah.

Baca Juga :  Tiba di Supadio, Daud Yordan Disambut Bak Pahlawan

Kepada instansi terkait, Fraksi Partai Golkar mendorong transparansi dalam menyajikan data-data aktual dan akurat, sehingga DPRD Provinsi Kalbar dapat bersama-sama eksekutif mencari terobosan untuk menggali sumber pendapatan potensial.

Untuk peningkatan SDM di Kalbar, Pemprov didorong mencari solusi baik dalam bidang pendidikan yang banyak dikeluhkan dan membingungkan masyarakat karena masih menggunakan metode belajar online. Metode tersebut dianggap masih membebani sebagian masyarakat.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/