alexametrics
33 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

DPP Gerindra PAW Kadernya

DEWAN Kehormatan dari DPP Partai Gerindra memberikan keputusan mengejutkan terkait kabar, salah satu kadernya yang duduk di kursi Parlemen DPRD Kalbar. Itu berupa adanya surat PAW dari Cok Hendri Ramapon CHP, anggota DPRD Kalbar dari dapil (Sanggau-Sekadau) kepada Hendri Makaluasc, suara pemenang urutan kedua guna melanjutkan estafet sebagai anggota DPRD Kalbar.

Hal tersebut dibenarkan dan tidak dibantah oleh Ketua DPD Gerindra Kalbar, H.Yuliansyah SE. “Memang benar berita tersebut. Kami tahunya sudah ada keputusan atau surat dari DPP Gerindra kepada DPD Kalbar. Kami hanyah menjalankan saja,” katanya Minggu (14/2).

Menurutnya proses pergantian kader terkait PAW merupakan wewenang DPP Gerindra, tentu dengan proses pertimbangan dan mekanisme dalam berpartai. Proses ini tentunya, sudah dipertimbangkan matang-matang oleh pimpinan sebelum menandatangani. Kemudian DPP Gerindra RI mengirimkan kepada DPD Gerindra Kalbar untuk dijalankan keputusan tersebut. Apalagi memang awal Januari sampai Maret 2020, terkait hasil pileg ini mencuat sampai ke DKPP RI.

Baca Juga :  Bupati Didaulat sebagai Korwil DP APKASI Kalbar

Memang, beberapa waktu lalu sempat heboh  hasil Pileg, anggota DPRD Kalbar dari Dapil Sanggau-Sekadau. Bahkan proses persidangan sampai berjalan beberapa kali di tangan DKPP RI (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu). Waktu itu, Hendrik Makaluas sebagai pihak penggadu menggugat keputusan KPU Kalbar terkait penetapan calon anggota DPRD Kalbar dapil 6. Hasilnya DKPP RI sendiri memberikan sanksi keras dan tegas kepada teradu dari unsur Ketua dan Anggota KPU Kalimantan Barat bersama KPU RI. Sidang Kode Etik dari Penyelenggara Pemilu (KEPP) dari pihak teradu adalah Ketua dan Anggota KPU RI (Arief Budiman, Pramono Ubaid Tanthowi, Wahyu Setiawan, Ilham Saputra, Viryan Azis, Hasyim Asy’ari, Evi Novida Ginting Manik. Sementara Ketua dan Anggota KPU Provinsi Kalimantan Barat Ramdan, Erwin Irawan, Mujiyo, dan Zainab juga pihak teradu berikutnya.

“Saya tidak tahu persis, kabar PAW ini apakah terkait hal tersebut kemudian diputuskan pusat. Pastinya proses pergantian anggota DPRD Kalbar dari Partai Gerindra memang ditanah DPP. Semua berada di tangan DPP. Kami di Kalbar, DPD Gerindra hanya menjalankan keputusan DPP,” ujarnya.

Baca Juga :  Waspada Pasang Bersamaan Curah Hujan

Ketua Parpol yang juga Ketua IMI Kalbar ini menambahkan bahwa mekanisme PAW di Partai Gerindra, biasanya dari DK DPP kemudian mengusulkan kepada pimpian tertunggi partai. Selanjutnya hasil putusan di DPP, ditetapkan  melalui Surat Keputusan. “Dalam prosesnya, kami di Gerindra Kalbar langsung menindaklanjuti berkirim surat kepada Gubenur, Sekretariat Dewan, DPRD Kalbar dan Mendagri,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Hendri Makaluasc membenarkan kabar dirinya bakalan duduk kembali sebagai anggota DPRD Kalbar. “Memang benar ada SK dari DPP. Apakah terkait nasib dirinya yang berjuang sampai di persidangan DKPP beberapa waktu lalu, saya belum liat. “Namun kalau ditanya, saya siap saja. Ini adalah amanah partai,” ucapnya. (den)

DEWAN Kehormatan dari DPP Partai Gerindra memberikan keputusan mengejutkan terkait kabar, salah satu kadernya yang duduk di kursi Parlemen DPRD Kalbar. Itu berupa adanya surat PAW dari Cok Hendri Ramapon CHP, anggota DPRD Kalbar dari dapil (Sanggau-Sekadau) kepada Hendri Makaluasc, suara pemenang urutan kedua guna melanjutkan estafet sebagai anggota DPRD Kalbar.

Hal tersebut dibenarkan dan tidak dibantah oleh Ketua DPD Gerindra Kalbar, H.Yuliansyah SE. “Memang benar berita tersebut. Kami tahunya sudah ada keputusan atau surat dari DPP Gerindra kepada DPD Kalbar. Kami hanyah menjalankan saja,” katanya Minggu (14/2).

Menurutnya proses pergantian kader terkait PAW merupakan wewenang DPP Gerindra, tentu dengan proses pertimbangan dan mekanisme dalam berpartai. Proses ini tentunya, sudah dipertimbangkan matang-matang oleh pimpinan sebelum menandatangani. Kemudian DPP Gerindra RI mengirimkan kepada DPD Gerindra Kalbar untuk dijalankan keputusan tersebut. Apalagi memang awal Januari sampai Maret 2020, terkait hasil pileg ini mencuat sampai ke DKPP RI.

Baca Juga :  Tronton Dilarang Operasi, Antisipasi Kemacetan Saat Presiden Datang

Memang, beberapa waktu lalu sempat heboh  hasil Pileg, anggota DPRD Kalbar dari Dapil Sanggau-Sekadau. Bahkan proses persidangan sampai berjalan beberapa kali di tangan DKPP RI (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu). Waktu itu, Hendrik Makaluas sebagai pihak penggadu menggugat keputusan KPU Kalbar terkait penetapan calon anggota DPRD Kalbar dapil 6. Hasilnya DKPP RI sendiri memberikan sanksi keras dan tegas kepada teradu dari unsur Ketua dan Anggota KPU Kalimantan Barat bersama KPU RI. Sidang Kode Etik dari Penyelenggara Pemilu (KEPP) dari pihak teradu adalah Ketua dan Anggota KPU RI (Arief Budiman, Pramono Ubaid Tanthowi, Wahyu Setiawan, Ilham Saputra, Viryan Azis, Hasyim Asy’ari, Evi Novida Ginting Manik. Sementara Ketua dan Anggota KPU Provinsi Kalimantan Barat Ramdan, Erwin Irawan, Mujiyo, dan Zainab juga pihak teradu berikutnya.

“Saya tidak tahu persis, kabar PAW ini apakah terkait hal tersebut kemudian diputuskan pusat. Pastinya proses pergantian anggota DPRD Kalbar dari Partai Gerindra memang ditanah DPP. Semua berada di tangan DPP. Kami di Kalbar, DPD Gerindra hanya menjalankan keputusan DPP,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelindo Regional 2 Pontianak Beri Penghargaan Ke Kejati Kalbar 

Ketua Parpol yang juga Ketua IMI Kalbar ini menambahkan bahwa mekanisme PAW di Partai Gerindra, biasanya dari DK DPP kemudian mengusulkan kepada pimpian tertunggi partai. Selanjutnya hasil putusan di DPP, ditetapkan  melalui Surat Keputusan. “Dalam prosesnya, kami di Gerindra Kalbar langsung menindaklanjuti berkirim surat kepada Gubenur, Sekretariat Dewan, DPRD Kalbar dan Mendagri,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Hendri Makaluasc membenarkan kabar dirinya bakalan duduk kembali sebagai anggota DPRD Kalbar. “Memang benar ada SK dari DPP. Apakah terkait nasib dirinya yang berjuang sampai di persidangan DKPP beberapa waktu lalu, saya belum liat. “Namun kalau ditanya, saya siap saja. Ini adalah amanah partai,” ucapnya. (den)

Most Read

Artikel Terbaru

/