alexametrics
31.7 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Melayani 100 Tabung tiap Hari

PONTIANAK – Melonjaknya kasus Covid-19 di Pontianak, dibarengi dengan tingginya kebutuhan tabung oksigen bagi masyarakat mau pun rumah sakit rujukan. Di agen pengisian tabung oksigen PT. Baja Sarana, Jalan Antasari, Pontianak, misalnya. Dalam setiap harinya, agen pengisian tabung oksigen itu melayani hingga 100 tabung untuk masyarakat.

“Seminggu ini permintaan cukup tinggi. Sehari rata-rata ada 100 tabung tabung kecil,” kata Monic, admin PT. Baja Sarana ditemui wartawan, kemarin.

Sedangkan permintaan untuk tabung ukuran besar, kata Monic, sudah mulai dibatasi. Pihaknya fokus pada persediaan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kalbar. “Untuk tabung besar kami dibatasi. Kami fokus untuk persediaan di beberapa rumah sakit rujukan,” kata dia, “Termasuk rumah sakit swasta. Harus bagi-bagi karena suplay terbatas.”

Baca Juga :  Covid-19 Terkendali, Optimis Ekonomi Membaik, Tahun 2022 Tak Ada Lagi Insentif Pajak

Beberapa rumah sakit yang mendapatkan suplay oksigen dari PT. Baja Sarana di antaranya RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie atau RS Kota Pontianak, RS Mitra Medika, RS Anugrah Bunda, RS Bhayangkara, RS Rubini Mempawah dan RSUD Ade Mohammad Djoen.

Monic mengaku, pihaknya saat ini juga mulai kesulitan untuk mendapatkan stok oksigen dari Jakarta. Ia harus mengantre cukup lama agar bisa mendapatkan ketersediaan oksigen. “Kemarin dari jakarta juga tidak dapat. Menunggu antrean lama. Baru dapat. Jadi stok dibagi,” jelasnya.

Kendari demikian, persediaan oksigen yang ada saat ini cukup untuk delapan hingga 10 hari kedepan.“Kalau permintaannya stabil. Yang ada sekarang cukup untuk delapan hingga 10 hari kedepan,” katanya.

Baca Juga :  Minta Tambahan Nakes-Ruang Covid-19

Bagi masyarakat yang ingin mengisi ulang tabung eksigen, kata Monic, harus menunjukan fotokopi keterangan covid dari dokter, rumah sakit atau hasil PCR. “Itupun dibatasi satu pasien/orang, satu tabung,” pungkasnya. (arf)

PONTIANAK – Melonjaknya kasus Covid-19 di Pontianak, dibarengi dengan tingginya kebutuhan tabung oksigen bagi masyarakat mau pun rumah sakit rujukan. Di agen pengisian tabung oksigen PT. Baja Sarana, Jalan Antasari, Pontianak, misalnya. Dalam setiap harinya, agen pengisian tabung oksigen itu melayani hingga 100 tabung untuk masyarakat.

“Seminggu ini permintaan cukup tinggi. Sehari rata-rata ada 100 tabung tabung kecil,” kata Monic, admin PT. Baja Sarana ditemui wartawan, kemarin.

Sedangkan permintaan untuk tabung ukuran besar, kata Monic, sudah mulai dibatasi. Pihaknya fokus pada persediaan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kalbar. “Untuk tabung besar kami dibatasi. Kami fokus untuk persediaan di beberapa rumah sakit rujukan,” kata dia, “Termasuk rumah sakit swasta. Harus bagi-bagi karena suplay terbatas.”

Baca Juga :  Covid-19 Terkendali, Optimis Ekonomi Membaik, Tahun 2022 Tak Ada Lagi Insentif Pajak

Beberapa rumah sakit yang mendapatkan suplay oksigen dari PT. Baja Sarana di antaranya RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie atau RS Kota Pontianak, RS Mitra Medika, RS Anugrah Bunda, RS Bhayangkara, RS Rubini Mempawah dan RSUD Ade Mohammad Djoen.

Monic mengaku, pihaknya saat ini juga mulai kesulitan untuk mendapatkan stok oksigen dari Jakarta. Ia harus mengantre cukup lama agar bisa mendapatkan ketersediaan oksigen. “Kemarin dari jakarta juga tidak dapat. Menunggu antrean lama. Baru dapat. Jadi stok dibagi,” jelasnya.

Kendari demikian, persediaan oksigen yang ada saat ini cukup untuk delapan hingga 10 hari kedepan.“Kalau permintaannya stabil. Yang ada sekarang cukup untuk delapan hingga 10 hari kedepan,” katanya.

Baca Juga :  Minta Tambahan Nakes-Ruang Covid-19

Bagi masyarakat yang ingin mengisi ulang tabung eksigen, kata Monic, harus menunjukan fotokopi keterangan covid dari dokter, rumah sakit atau hasil PCR. “Itupun dibatasi satu pasien/orang, satu tabung,” pungkasnya. (arf)

Most Read

Artikel Terbaru

/