alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Gubernur Kalbar Dukung Pendataan Keluarga 2020

Kunci Sukses Sebuah Program Adalah Data

PONTIANAK-Pendataan keluarga dengan target 1,5 juta KK akan dilakukan Mei mendatang. Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berpesan pada para keluarga untuk memberikan data selengkap-lengkapnya karena data tersebut akan menjadi patokan perencanaan program hingga regulasi aturan.

“Kepada seluruh keluarga di Kalbar untuk memberikan data lengkap pada petugas pendata di lapangan,” kata Gubernur Kalbar, Sutarmidji usai menerima kunjungan Kepala BKKBN Kalimantan Barat, Kusmana, Rabu (15/1).

Menurut dia, data bisa menjadi patokan dasar awal mula program dan regulasi dimulai. Oleh karenanya dalam memeta data harus dimaksimalkan. Dengan akuratnya data bisa sebagai dasar berhasilnya sebuah program. Namun jika data sudah tidak akurat bagaimana mau menghasilkan output yang bisa merubah keinginan.

Baca Juga :  Polresta Bersama Buruh Langsungkan Pertemuan Terbatas

Persoalan data kata mantan Wali Kota Pontianak itu di lingkup Pemprov sendiri masih harus berbenah. Dia ingin ada satu data yang menjadi patokan. Bukan seperti sekarang data ada di BPS dan Capil. Mudah-mudahan dengan adanya pendataan keluarga ini akan semakin bagus dan akurat sehingga bisa jadi pembanding.

Kalau melihat data kependudukan, Sutarmidji lebih berpatokan ke Capil. Karena fisiknya ada KTP dan NIK. Bahkan anak yang baru lahir pun sekarang sudah harus memiliki data. Apa yang dilakukan juga sebagai upaya dalam pengendalian penduduk dan peningkatan kesejahteraan keluarga miskin.

Pendataan keluarga ini lanjut dia juga berhubungan dengan data keluarga miskin. Di Pemeintah Pontianak belum lama ini sudah dilakukan pendataannya. Ia akan meminta data tersebut sebagai bahan pemetaan untuk pemberian bantuan pada keluarga miskin.

Baca Juga :  Bahlil Dorong Smelter di Kalbar, Midji Minta Tunda Pelarangan Kratom

“Selama ini kerap ditemukan bantuan bagi keluarga tidak mampu tak tepat sasaran,” katanya.

Dia menambahkan dengan rebranding logo baru dari BKKBN, mudah-mudahan bisa menjadi penyemangat untuk terus mensosialisasikannya.

“Kedatangan kami (BKKBN) Kalbar menghadap Gubernur Kalbar sekaligus melakukan kooordinasi dan meminta dukungan ihwal pendataan keluarga 2020,” kata Kaper BKKBN Kalbar, Kusmana.

Dia juga meminta bantuan pada Gubernur untuk mengeluarkan surat edaran tentang dukungan pendataan keluarga 2020 ini. Tujuannya ke kepala daerah bupati dan wali kota di 14 Kabupaten kota di Kalbar.(iza)

Kunci Sukses Sebuah Program Adalah Data

PONTIANAK-Pendataan keluarga dengan target 1,5 juta KK akan dilakukan Mei mendatang. Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berpesan pada para keluarga untuk memberikan data selengkap-lengkapnya karena data tersebut akan menjadi patokan perencanaan program hingga regulasi aturan.

“Kepada seluruh keluarga di Kalbar untuk memberikan data lengkap pada petugas pendata di lapangan,” kata Gubernur Kalbar, Sutarmidji usai menerima kunjungan Kepala BKKBN Kalimantan Barat, Kusmana, Rabu (15/1).

Menurut dia, data bisa menjadi patokan dasar awal mula program dan regulasi dimulai. Oleh karenanya dalam memeta data harus dimaksimalkan. Dengan akuratnya data bisa sebagai dasar berhasilnya sebuah program. Namun jika data sudah tidak akurat bagaimana mau menghasilkan output yang bisa merubah keinginan.

Baca Juga :  Polresta Bersama Buruh Langsungkan Pertemuan Terbatas

Persoalan data kata mantan Wali Kota Pontianak itu di lingkup Pemprov sendiri masih harus berbenah. Dia ingin ada satu data yang menjadi patokan. Bukan seperti sekarang data ada di BPS dan Capil. Mudah-mudahan dengan adanya pendataan keluarga ini akan semakin bagus dan akurat sehingga bisa jadi pembanding.

Kalau melihat data kependudukan, Sutarmidji lebih berpatokan ke Capil. Karena fisiknya ada KTP dan NIK. Bahkan anak yang baru lahir pun sekarang sudah harus memiliki data. Apa yang dilakukan juga sebagai upaya dalam pengendalian penduduk dan peningkatan kesejahteraan keluarga miskin.

Pendataan keluarga ini lanjut dia juga berhubungan dengan data keluarga miskin. Di Pemeintah Pontianak belum lama ini sudah dilakukan pendataannya. Ia akan meminta data tersebut sebagai bahan pemetaan untuk pemberian bantuan pada keluarga miskin.

Baca Juga :  Praperadilan Jumardi Ditolak

“Selama ini kerap ditemukan bantuan bagi keluarga tidak mampu tak tepat sasaran,” katanya.

Dia menambahkan dengan rebranding logo baru dari BKKBN, mudah-mudahan bisa menjadi penyemangat untuk terus mensosialisasikannya.

“Kedatangan kami (BKKBN) Kalbar menghadap Gubernur Kalbar sekaligus melakukan kooordinasi dan meminta dukungan ihwal pendataan keluarga 2020,” kata Kaper BKKBN Kalbar, Kusmana.

Dia juga meminta bantuan pada Gubernur untuk mengeluarkan surat edaran tentang dukungan pendataan keluarga 2020 ini. Tujuannya ke kepala daerah bupati dan wali kota di 14 Kabupaten kota di Kalbar.(iza)

Most Read

Rindu Guru Sehat dan Bermutu

Usut Tuntas

Artikel Terbaru

/