alexametrics
30 C
Pontianak
Tuesday, August 16, 2022

DPN PERADI Lantik 54 Advokat

PONTIANAK– Calon Advokat Kalimantan Barat yang berada dibawah naungan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) kembali akan dilantik menjadi Advokat. Pelantikan berupa pengangkatan dan pengambilan sumpah ini akan dilaksanakan di wilayah Pengadilan Tinggi Pontianak. Kegiatan berlangsung di Hotel Golden Tulip, pada Selasa (19/1).

Kepastian akan dilantiknya para calon advokat menjadi Advokat ini, disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPN PERADI, DR Hadi Suratmam SH MSi. “Iya, 54 calon advokat ini akan diangkat dan diambil sumpahnya, Selasa ini. Mudah-mudahan pengangkatan dan pengambilan berjalan lancar dan aman. Dan mereka telah melewati serangkaian persyaratan untuk menjadi Advokat. Mulai dari pendidikan khusus profesi advokat, magang dan ujian, serta persyaratan lainnya. Mereka merupakan calon advokat yang sudah melewati tahapan seleksi yang tidak sembarangan.”

Lebih lanjut, Wakil Sekjen DPN PERADI ini menjelaskan, pelantikan dan pengambilan sumpah para calon advokat ini dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19. Penerapan protokol kesehatan benar-benar dilaksanakan dengan ketat. “Jadi kita tidak main-main terkait protokol kesehatan ini,” terangnya.

Baca Juga :  2022, Triliunan APBN  untuk Fisik  dan Non Fisik

Terkait para calon advokat yang akan dilantik, Hadi Suratman kembali mengulang, bahwa mereka yang diangkat dan diambil sumpahnya menjadi Advokat, nantinya diharapkan tidak sekedar mendapatkan lisensi secara sah sebagai Advokat. Lebih luas diharapkan, mereka mampu menjadi Advokat profesional, sesuai dengan apa yang diamanahkan dalam Undang-undang Advokat. “Mereka harus mampu menjadi Advokat yang profesional dan progress. Sebagai ahli hukum, Advokat diharapkan mampu dan ikut serta membangun hukum menjadi lebih baik lagi, baik melalui praktik dalam beracara di peradilan maupun menjadi advisor di luar peradilan,” harapnya.

Dia melanjutkan, setelah menjadi Advokat, para calon advokat yang diangkat dan diambil sumpahnya ini, diharapkan tidak berpuas diri dalam meningkatkan kualitasnya. Karena hukum selalu berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. “Artinya advokat harus progress, dan harus terus menambah ilmu pengetahuan hukumnya melalui berbagai kesempatan dan media atau sarana yang ada. Terus upgrade keilmuannya baik melalui pendidikan formal maupun non formal.’

Baca Juga :  Masuk Kota Pontianak Diperketat  

Terpenting lagi, lanjut dia, para advokat yang telah diangkat dan diambil sumpahnya, setelah ini harus menjadi advokat ‘officium nobile’ (menjalankan profesi yang terhormat), yang menegakan hukum dan membela para pencari keadilan, sampai ke masyarakat yang tidak mampu.

Sementara itu, sesuai jadwal, agenda pelantikan Advokat dari Peradi ini diawali dengan Pengangkatan yang akan dilakukan Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia, yang akan diwakili Pengurus DPN PERADI. Selanjutnya, setelah itu calon advokat diambil sumpahnya, oleh Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, H. AMIRYAT, S.H.,M.H. (pay)

PONTIANAK– Calon Advokat Kalimantan Barat yang berada dibawah naungan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) kembali akan dilantik menjadi Advokat. Pelantikan berupa pengangkatan dan pengambilan sumpah ini akan dilaksanakan di wilayah Pengadilan Tinggi Pontianak. Kegiatan berlangsung di Hotel Golden Tulip, pada Selasa (19/1).

Kepastian akan dilantiknya para calon advokat menjadi Advokat ini, disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPN PERADI, DR Hadi Suratmam SH MSi. “Iya, 54 calon advokat ini akan diangkat dan diambil sumpahnya, Selasa ini. Mudah-mudahan pengangkatan dan pengambilan berjalan lancar dan aman. Dan mereka telah melewati serangkaian persyaratan untuk menjadi Advokat. Mulai dari pendidikan khusus profesi advokat, magang dan ujian, serta persyaratan lainnya. Mereka merupakan calon advokat yang sudah melewati tahapan seleksi yang tidak sembarangan.”

Lebih lanjut, Wakil Sekjen DPN PERADI ini menjelaskan, pelantikan dan pengambilan sumpah para calon advokat ini dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19. Penerapan protokol kesehatan benar-benar dilaksanakan dengan ketat. “Jadi kita tidak main-main terkait protokol kesehatan ini,” terangnya.

Baca Juga :  Bantu Turunkan Kurva Positif Covid-19, Hadirkan Event Daring

Terkait para calon advokat yang akan dilantik, Hadi Suratman kembali mengulang, bahwa mereka yang diangkat dan diambil sumpahnya menjadi Advokat, nantinya diharapkan tidak sekedar mendapatkan lisensi secara sah sebagai Advokat. Lebih luas diharapkan, mereka mampu menjadi Advokat profesional, sesuai dengan apa yang diamanahkan dalam Undang-undang Advokat. “Mereka harus mampu menjadi Advokat yang profesional dan progress. Sebagai ahli hukum, Advokat diharapkan mampu dan ikut serta membangun hukum menjadi lebih baik lagi, baik melalui praktik dalam beracara di peradilan maupun menjadi advisor di luar peradilan,” harapnya.

Dia melanjutkan, setelah menjadi Advokat, para calon advokat yang diangkat dan diambil sumpahnya ini, diharapkan tidak berpuas diri dalam meningkatkan kualitasnya. Karena hukum selalu berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. “Artinya advokat harus progress, dan harus terus menambah ilmu pengetahuan hukumnya melalui berbagai kesempatan dan media atau sarana yang ada. Terus upgrade keilmuannya baik melalui pendidikan formal maupun non formal.’

Baca Juga :  Meninggal Disengat Tawon

Terpenting lagi, lanjut dia, para advokat yang telah diangkat dan diambil sumpahnya, setelah ini harus menjadi advokat ‘officium nobile’ (menjalankan profesi yang terhormat), yang menegakan hukum dan membela para pencari keadilan, sampai ke masyarakat yang tidak mampu.

Sementara itu, sesuai jadwal, agenda pelantikan Advokat dari Peradi ini diawali dengan Pengangkatan yang akan dilakukan Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia, yang akan diwakili Pengurus DPN PERADI. Selanjutnya, setelah itu calon advokat diambil sumpahnya, oleh Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, H. AMIRYAT, S.H.,M.H. (pay)

Most Read

Rekrutmen Guru PNS Ditiadakan

Temukan Peledak di Markas FPI

Bentuk Perda Penegakan Prokes

Artikel Terbaru

/