alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Kalbar Kedatangan 12.330 Vial Vaksin

PONTIANAK – Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kembali mendapat pasokan vaksin Covid-19 dari Bio Farma, Senin (15/3). Untuk tahap kedua termin kedua kali ini ada sebanyak 12.330 vial vaksin yang diterima.

“Dinas Kesehatan Kalbar menerima 12.330 vial vaksin Covid-19. Ini merupakan vaksin untuk tahap kedua termin kedua. Vaksin ini akan segera kami distribusikan ke kabupaten/kota di Kalbar,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson, Senin (15/3).

Harisson menjelaskan, vaksin yang baru datang ini kedaluwarsanya jatuh pada Agustus 2021. Dengan demikian maka, harus segera distribusikan dan digunakan untuk kelanjutan program vaksinasi di daerah.

“Jenis vaksinnya sama dengan yang tahap pertama bagi tenaga kesehatan yakni Sinovac. Tahap kedua ini Sinovac tapi sudah dibuat di Bio Farma jadi bahan bakunya dari China tetapi diolah (di Bio Farma) dan di bawah lisensi Sinovac,” paparnya.

Baca Juga :  Bank Kalbar Salurkan ZIS Rp420 Juta

Ia menjelaskan dari awal program vaksinasi di Kalbar, vaksin tahap pertama termin pertama untuk tenaga kesehatan diberikan sebanyak 15.760 vial vaksin. Vaksin tersebut masuk waktu kedaluwarsa pada 25 Mei 2021. “Vaksin tersebut telah habis karena sudah kami gunakan untuk tenaga kesehatan,” ujarnya.

Kemudian untuk tahap kedua termin pertama, Kalbar mendapatkan sebanyak 8.780vial vaksin dengan waktu kedaluwarsa 26 Juli 2021. Untuk vaksin tahap kedua termin pertama ini sedang berproses digunakan untuk sasaran lansia dan pelayan publik.

Dengan demikian vaksin yang sudah diterima untuk tahap pertama ada sebanyak 15.760 vial, dalam satu vial digunakan untuk satu dosis. Berbeda dengan tahap pertama, vaksin tahap kedua termin satu dan dua, jumlahnya ada sebanyak 21.080 vial, satu vial bisa digunakan untuk 10 dosis.(bar)

PONTIANAK – Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kembali mendapat pasokan vaksin Covid-19 dari Bio Farma, Senin (15/3). Untuk tahap kedua termin kedua kali ini ada sebanyak 12.330 vial vaksin yang diterima.

“Dinas Kesehatan Kalbar menerima 12.330 vial vaksin Covid-19. Ini merupakan vaksin untuk tahap kedua termin kedua. Vaksin ini akan segera kami distribusikan ke kabupaten/kota di Kalbar,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson, Senin (15/3).

Harisson menjelaskan, vaksin yang baru datang ini kedaluwarsanya jatuh pada Agustus 2021. Dengan demikian maka, harus segera distribusikan dan digunakan untuk kelanjutan program vaksinasi di daerah.

“Jenis vaksinnya sama dengan yang tahap pertama bagi tenaga kesehatan yakni Sinovac. Tahap kedua ini Sinovac tapi sudah dibuat di Bio Farma jadi bahan bakunya dari China tetapi diolah (di Bio Farma) dan di bawah lisensi Sinovac,” paparnya.

Baca Juga :  Hampir  Seribu Orang Reaktif

Ia menjelaskan dari awal program vaksinasi di Kalbar, vaksin tahap pertama termin pertama untuk tenaga kesehatan diberikan sebanyak 15.760 vial vaksin. Vaksin tersebut masuk waktu kedaluwarsa pada 25 Mei 2021. “Vaksin tersebut telah habis karena sudah kami gunakan untuk tenaga kesehatan,” ujarnya.

Kemudian untuk tahap kedua termin pertama, Kalbar mendapatkan sebanyak 8.780vial vaksin dengan waktu kedaluwarsa 26 Juli 2021. Untuk vaksin tahap kedua termin pertama ini sedang berproses digunakan untuk sasaran lansia dan pelayan publik.

Dengan demikian vaksin yang sudah diterima untuk tahap pertama ada sebanyak 15.760 vial, dalam satu vial digunakan untuk satu dosis. Berbeda dengan tahap pertama, vaksin tahap kedua termin satu dan dua, jumlahnya ada sebanyak 21.080 vial, satu vial bisa digunakan untuk 10 dosis.(bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/