alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

11 Pastor Berkati Gedung St. Fransiskus Assisi Universitas Widya Dharma Pontianak

Sebanyak 11 pastor hadir dalam upacara perayaan Ekaristi Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga dan Pemberkatan Gedung Santo (St.) Fransiskus Assisi Univertas Widya Dharma Pontianak, Sabtu (15/8).

Upacara ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Widya Dharma Pontianak, P Widjaja Tandra, S.H., M.M., Rektor Universitas Widya Dharma Pontianak Hadi Santoso, S.E., M.M., Wakil Rektor Akademik Andre Prasetya Willim, S.E., M.M., dan Wakil Rektor Non Akademik Maran, S.E., M.M.

Gedung St Fransiskus Assisi Universitas Widya Dharma ini merupakan Gedung perkuliahan tertinggi di kota Pontianak.

Upacara peletakan tiang pertama pembangunan oleh Wali Kota Pontianak H Sutarmidji (yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Kalbar) pada 08 Oktober 2016 .

Ide pembangunan gedung ini dari almarhum Pastor Petrus Rostandy OFM.Cap, dan memperoleh dukungan dari Ketua Yayasan P. Widjaja Tandra, S,H.,M.M., serta adanya persetujuan Pembina Yayasan Pastor Prof Dr William Chang, OFM.Cap.

11 Pastor hadir dalam memberkati Gedung St Fransiskus Assisi Univertas Widya Dharma Pontianak menjadi tanggal bersejarah dan bermakna bagi Yayasan Perguruan Tinggi Widya Dharma, Civitas Akademi Widya Dharma Pontianak.

Baca Juga :  Dorong Pertumbuhan Industri Dimasa Pandemi, PLN Kalbar Tingkatkan Layanan Premium

Ke-11 Pastor dibagi untuk memberkati dengan mereciki bagian lantai /ruangan Gedung St Fransiskus Assisi Universitas Widya Dharma Pontianak diantaranya, Pastor Dr Hermanus Mayong, OFM.Cap di Lantai 10, Aula tempat perayaan Ekaristi di laksanakan.

Pastor Prof Dr William Chang, OFM.Cap di Lantai 9, Pastor Julius Lingga, OFM.Cap di Lantai 11 (Atap), Pastor Timotius Sinaga, OFM.Cap di Lantai 8, Pastor Dr Paulus Toni Tantiono, OFM.Cap di Lantai 7, Pastor Kosmas Jang, OFM. Cap di Lantai 6, Pastor Leo Nojo, OFM. Cap di Lantai 5, Pastor Amandus Ambot, OFM.Cap di Lantai 3 dan 4, Pastor John Wahyudi, OFM.Cap di Lantai 2 dan Pastor Yosua Sitinjak, OFM.Cap di Halaman dan Lantai 1 (Dasar).

Pastor Dr Hermanus Mayong, OFM.Cap menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia yang terlibat dalam acara pemberkatan Gedung St Fransiskus Assisi Universitas Widya Dharma Pontianak.

“Terima kasih atas kerja keras, pemberkatan Gedung Fransiskus Assisi Universitas Widya Dharma Pontianak tetap mengikuti protokol kesehatan,” ucap Pastor Dr Hermanus Mayong, OFM.Cap usai pemberkatan Gedung St. Fransiskus Assisi Universitas Widya Dharma Pontianak.

Baca Juga :  Widya Dharma Pontianak Angkat Rektor Pertama

Dikatakannya, Universitas Widya Dharma Pontianak adalah lembaga Pendidikan Tinggi Swasta yang didirikan dan dikelola oleh Yayasan Widya Dharma Pontianak.

Universitas Widya Dharma Pontianak merupakan perubahan status dari Sekolah Tinggi pada tanggal 26 Agustus 2019 sesuai SK setelah berdiri 35 tahun, memiliki visi sebagai komunitas berbudaya pencerdasan holistik mendidik tenaga-tenaga profesional, dedikatif bagi nusa dan bangsa, dan bersaudara dengan semua makhluk ciptaan.

Kemudian Misi Universitas Widya Dharma adalah menyelenggarakan sistem pendidikan yang disiplin, profesional dan Kolaboratif. Mendarmabaktikan keahlian dalam bidang Ilmu Pengetahuan, teknologi, dan budaya kerukunan dalam masyarakat majemuk, mengembangkan persaudaraan universal antarsesama dan lingkungan hidup.

“Ini harus menjadi visi misi kita bersama. Berdirinya Universitas Widya Dharma ini merupakan kerja keras kita semua,” katanya.

Dijelaskannya, kampus tidak hanya menjadi tempat untuk mentransfer ilmu, tapi sebagai wadah untuk membagikan kebaikan kepada sesama.**

Sebanyak 11 pastor hadir dalam upacara perayaan Ekaristi Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga dan Pemberkatan Gedung Santo (St.) Fransiskus Assisi Univertas Widya Dharma Pontianak, Sabtu (15/8).

Upacara ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Widya Dharma Pontianak, P Widjaja Tandra, S.H., M.M., Rektor Universitas Widya Dharma Pontianak Hadi Santoso, S.E., M.M., Wakil Rektor Akademik Andre Prasetya Willim, S.E., M.M., dan Wakil Rektor Non Akademik Maran, S.E., M.M.

Gedung St Fransiskus Assisi Universitas Widya Dharma ini merupakan Gedung perkuliahan tertinggi di kota Pontianak.

Upacara peletakan tiang pertama pembangunan oleh Wali Kota Pontianak H Sutarmidji (yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Kalbar) pada 08 Oktober 2016 .

Ide pembangunan gedung ini dari almarhum Pastor Petrus Rostandy OFM.Cap, dan memperoleh dukungan dari Ketua Yayasan P. Widjaja Tandra, S,H.,M.M., serta adanya persetujuan Pembina Yayasan Pastor Prof Dr William Chang, OFM.Cap.

11 Pastor hadir dalam memberkati Gedung St Fransiskus Assisi Univertas Widya Dharma Pontianak menjadi tanggal bersejarah dan bermakna bagi Yayasan Perguruan Tinggi Widya Dharma, Civitas Akademi Widya Dharma Pontianak.

Baca Juga :  Saipul Basri, ABK yang Sempat Hilang Akhirnya Ditemukan Meninggal

Ke-11 Pastor dibagi untuk memberkati dengan mereciki bagian lantai /ruangan Gedung St Fransiskus Assisi Universitas Widya Dharma Pontianak diantaranya, Pastor Dr Hermanus Mayong, OFM.Cap di Lantai 10, Aula tempat perayaan Ekaristi di laksanakan.

Pastor Prof Dr William Chang, OFM.Cap di Lantai 9, Pastor Julius Lingga, OFM.Cap di Lantai 11 (Atap), Pastor Timotius Sinaga, OFM.Cap di Lantai 8, Pastor Dr Paulus Toni Tantiono, OFM.Cap di Lantai 7, Pastor Kosmas Jang, OFM. Cap di Lantai 6, Pastor Leo Nojo, OFM. Cap di Lantai 5, Pastor Amandus Ambot, OFM.Cap di Lantai 3 dan 4, Pastor John Wahyudi, OFM.Cap di Lantai 2 dan Pastor Yosua Sitinjak, OFM.Cap di Halaman dan Lantai 1 (Dasar).

Pastor Dr Hermanus Mayong, OFM.Cap menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia yang terlibat dalam acara pemberkatan Gedung St Fransiskus Assisi Universitas Widya Dharma Pontianak.

“Terima kasih atas kerja keras, pemberkatan Gedung Fransiskus Assisi Universitas Widya Dharma Pontianak tetap mengikuti protokol kesehatan,” ucap Pastor Dr Hermanus Mayong, OFM.Cap usai pemberkatan Gedung St. Fransiskus Assisi Universitas Widya Dharma Pontianak.

Baca Juga :  Langkah Polnep Terhenti di Posisi Empat

Dikatakannya, Universitas Widya Dharma Pontianak adalah lembaga Pendidikan Tinggi Swasta yang didirikan dan dikelola oleh Yayasan Widya Dharma Pontianak.

Universitas Widya Dharma Pontianak merupakan perubahan status dari Sekolah Tinggi pada tanggal 26 Agustus 2019 sesuai SK setelah berdiri 35 tahun, memiliki visi sebagai komunitas berbudaya pencerdasan holistik mendidik tenaga-tenaga profesional, dedikatif bagi nusa dan bangsa, dan bersaudara dengan semua makhluk ciptaan.

Kemudian Misi Universitas Widya Dharma adalah menyelenggarakan sistem pendidikan yang disiplin, profesional dan Kolaboratif. Mendarmabaktikan keahlian dalam bidang Ilmu Pengetahuan, teknologi, dan budaya kerukunan dalam masyarakat majemuk, mengembangkan persaudaraan universal antarsesama dan lingkungan hidup.

“Ini harus menjadi visi misi kita bersama. Berdirinya Universitas Widya Dharma ini merupakan kerja keras kita semua,” katanya.

Dijelaskannya, kampus tidak hanya menjadi tempat untuk mentransfer ilmu, tapi sebagai wadah untuk membagikan kebaikan kepada sesama.**

Most Read

Artikel Terbaru

/