alexametrics
25.6 C
Pontianak
Tuesday, August 16, 2022

Yo Nguan Cua Bantu Selesaikan Sertifikat Tanah Yayasan Tjiang Kun

PONTIANAK- Dewan Pengurus Yayasan Tjiang Kun ( klenteng Tjiang Kun Yah ) Pontianak tengah berbahagia. Pasalnya saat ini tanah tempat didirikannya bangunan klenteng ini telah memiliki sertifikat. Kesuksesan proses pengurusan sertifikat tanah ini tidak lepas dari peranan Yo Nguan Cua yang telah membantu mengurus penerbitan sertifikat tanah dan bangunan Yayasan Tjian Kun sampai tuntas. Pihak yayasan pun berterima kasih atas bantuan yang diberikan secara gratis ini.


Sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pontianak itu diserahkan Yo Nguan Cua kepada Ketua Dewan Pengurus Tai Djin Hok dan Ketua Pengawas Yayasan Tjiang Kun Tio Cia Yong dan disaksikan pengurus lain pada Senin (14/10) di ruang depan klenteng Yayasan Tiang Kun.
Klenteng yang berada di daerah Suprapto Dalam ini memiliki sejarah panjang. Sejak didirikannya tempat ibadah masyarakat Tionghoa ini masih menggunakan tanah dengan status hak pakai dan sudah melewati batas waktu. Suatu ketika Tio Ju Pheng, putra mendiang tokoh Tionghoa Tio Yau Khang menemukan arsip surat tanah dari ruang kerja ayahnya ini.
Surat itu kemudian diserahkan ke pihak klenteng Tjiang Kun. Dewan pengurus klenteng lalu menghubungi Notaris Fransiska Silvia Tan untuk membuatkan akte Yayasan dan struktur kepengurusan Yayasan Tjiang Kun hingga mendapatkan surat keputusan resmi dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Proses ini juga dibantu secara gratis. Pihak yayasan sangat berterima kasih kepada Notaris Silvi Tan atas hal ini.
Kemudian pihak yayasan menghubungi Yo nguan cua untuk mengurus proses sertifikat tanah. Yo Nguan Cua merespon baik hal ini dengan membantu pihak yayasan. Dalam kesempatan ini Yo Nguan Cua juga siap membantu mengurus persoalan sertifikasi tanah dari perkumpulan maupun yayasan yang mengalami kesulitan. Terpenting, lanjut dia disertai data pendukung yang valid, seperti surat menyurat dan hal-hal lain yang dibutuhkan dalam pengurusan sertifikat tanah. “Saya siap membantu perkumpulan atau yayasan yang mengalami kesusahan dalam mengurus sertifikasi tanah. Asalkan (sediakan) data-data valid yang diperlukan,” kata Yo penuh tulus. (mrd)

Baca Juga :  Waspada Bahaya Varian Mu dan Lambda, Perjalanan Penyakitnya Lebih Panjang

PONTIANAK- Dewan Pengurus Yayasan Tjiang Kun ( klenteng Tjiang Kun Yah ) Pontianak tengah berbahagia. Pasalnya saat ini tanah tempat didirikannya bangunan klenteng ini telah memiliki sertifikat. Kesuksesan proses pengurusan sertifikat tanah ini tidak lepas dari peranan Yo Nguan Cua yang telah membantu mengurus penerbitan sertifikat tanah dan bangunan Yayasan Tjian Kun sampai tuntas. Pihak yayasan pun berterima kasih atas bantuan yang diberikan secara gratis ini.


Sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pontianak itu diserahkan Yo Nguan Cua kepada Ketua Dewan Pengurus Tai Djin Hok dan Ketua Pengawas Yayasan Tjiang Kun Tio Cia Yong dan disaksikan pengurus lain pada Senin (14/10) di ruang depan klenteng Yayasan Tiang Kun.
Klenteng yang berada di daerah Suprapto Dalam ini memiliki sejarah panjang. Sejak didirikannya tempat ibadah masyarakat Tionghoa ini masih menggunakan tanah dengan status hak pakai dan sudah melewati batas waktu. Suatu ketika Tio Ju Pheng, putra mendiang tokoh Tionghoa Tio Yau Khang menemukan arsip surat tanah dari ruang kerja ayahnya ini.
Surat itu kemudian diserahkan ke pihak klenteng Tjiang Kun. Dewan pengurus klenteng lalu menghubungi Notaris Fransiska Silvia Tan untuk membuatkan akte Yayasan dan struktur kepengurusan Yayasan Tjiang Kun hingga mendapatkan surat keputusan resmi dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Proses ini juga dibantu secara gratis. Pihak yayasan sangat berterima kasih kepada Notaris Silvi Tan atas hal ini.
Kemudian pihak yayasan menghubungi Yo nguan cua untuk mengurus proses sertifikat tanah. Yo Nguan Cua merespon baik hal ini dengan membantu pihak yayasan. Dalam kesempatan ini Yo Nguan Cua juga siap membantu mengurus persoalan sertifikasi tanah dari perkumpulan maupun yayasan yang mengalami kesulitan. Terpenting, lanjut dia disertai data pendukung yang valid, seperti surat menyurat dan hal-hal lain yang dibutuhkan dalam pengurusan sertifikat tanah. “Saya siap membantu perkumpulan atau yayasan yang mengalami kesusahan dalam mengurus sertifikasi tanah. Asalkan (sediakan) data-data valid yang diperlukan,” kata Yo penuh tulus. (mrd)

Baca Juga :  Pilkada 2020, Kader PAN Siap Bersaing

Most Read

Artikel Terbaru

/