alexametrics
26.7 C
Pontianak
Tuesday, May 17, 2022

Tangani Banjir, Midji Bakal Berkantor di Sintang

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berencana berkantor di Sintang dalam beberapa hari, mulai 21 November mendatang. Hal itu dilakukan, kata dia, untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir ditangani dengan baik.

Sutarmidji mengatakan akan membawa bantuan sekaligus untuk Kabupaten Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang dan Kapuas Hulu. “Insya Allah bantuan ini masih bisa bertahan 1-2 minggu. Insya Allah masih mampu bertahan kita,” katanya kemarin.

Bantuan untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Sintang terus mengalir. Kemarin Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji kembali melepas tiga truk bantuan yang salah satunya khusus diberikan untuk warga di Kecamatan Sepauk. Senin, 15 November 2021, civitas Taman Kanak-kanak Islam Assalam juga menyerahkan bantuan dari aksi solidaritas korban banjir.

Baca Juga :  Sukses di Jawa-Bali, Honda DBL Go Nusantara, Tahun 2022 Digelar di Pontianak

Sutarmidji mengatakan, bantuan yang dikumpulkan di Pendopo seluruhnya dari masyarakat yang peduli kepada bencana banjir. Jumlahnya, menurutnya, masih cukup banyak. Untuk mie instan, misalnya, masih ada sebanyak 5000-6000 dus. Sementara beras masih ada stok sekitar 40-50 ton.

“Hari ini (kemarin) Sepauk, karena di sana dampaknya cukup besar, saya kirim khusus sepauk satu truk, dapur umum satu truk, satu truk lagi untuk mereka yang mengungsi di tempat keluarganya. Setiap hari kami akan kirim (bantuan),” katanya.

Ketua Satgas Penanganan Banjir Kalbar, Heronimus Hero mengatakan, satu truk khusus paket siap bagi sebanyak 600 paket untuk masyarakat Kecamatan Sepauk. “Satu truk lagi 600 paket untuk (Pemkab) Kabupaten Sintang yang mengelola. Satu truk untuk dapur umum, dapur umum itu ada 1,5 ton beras, mie instan ada ratusan kotak dan pernak-pernik lainnya, untuk bantu dapur umum,” ungkap Hero usai pelepasan bantuan di Pendopo Gubernur, Senin (15/11).

Baca Juga :  Menjaga Rumah Primata Langka

Kepala TK Islam Assalam, Elfiah menceritakan, anak-anak para pelajar beserta orang tua dan guru turut bersolidaritas untuk membantu para korban banjir. Dalam seminggu terkumpullah uang tunai sebesar Rp1,6 juta lebih yang kemudian diserahkan ke Pemprov Kalbar.

“Mudah-mudahan bermanfaat untuk warga di Sintang yang mengalami musibah,” harapnya.(bar)

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berencana berkantor di Sintang dalam beberapa hari, mulai 21 November mendatang. Hal itu dilakukan, kata dia, untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir ditangani dengan baik.

Sutarmidji mengatakan akan membawa bantuan sekaligus untuk Kabupaten Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang dan Kapuas Hulu. “Insya Allah bantuan ini masih bisa bertahan 1-2 minggu. Insya Allah masih mampu bertahan kita,” katanya kemarin.

Bantuan untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Sintang terus mengalir. Kemarin Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji kembali melepas tiga truk bantuan yang salah satunya khusus diberikan untuk warga di Kecamatan Sepauk. Senin, 15 November 2021, civitas Taman Kanak-kanak Islam Assalam juga menyerahkan bantuan dari aksi solidaritas korban banjir.

Baca Juga :  Jajal Akses Sungai Sampai ke Perbatasan jadi Sahabat

Sutarmidji mengatakan, bantuan yang dikumpulkan di Pendopo seluruhnya dari masyarakat yang peduli kepada bencana banjir. Jumlahnya, menurutnya, masih cukup banyak. Untuk mie instan, misalnya, masih ada sebanyak 5000-6000 dus. Sementara beras masih ada stok sekitar 40-50 ton.

“Hari ini (kemarin) Sepauk, karena di sana dampaknya cukup besar, saya kirim khusus sepauk satu truk, dapur umum satu truk, satu truk lagi untuk mereka yang mengungsi di tempat keluarganya. Setiap hari kami akan kirim (bantuan),” katanya.

Ketua Satgas Penanganan Banjir Kalbar, Heronimus Hero mengatakan, satu truk khusus paket siap bagi sebanyak 600 paket untuk masyarakat Kecamatan Sepauk. “Satu truk lagi 600 paket untuk (Pemkab) Kabupaten Sintang yang mengelola. Satu truk untuk dapur umum, dapur umum itu ada 1,5 ton beras, mie instan ada ratusan kotak dan pernak-pernik lainnya, untuk bantu dapur umum,” ungkap Hero usai pelepasan bantuan di Pendopo Gubernur, Senin (15/11).

Baca Juga :  Banjir Genangi Mandor Warga Mengungsi, Jembatan Rusak

Kepala TK Islam Assalam, Elfiah menceritakan, anak-anak para pelajar beserta orang tua dan guru turut bersolidaritas untuk membantu para korban banjir. Dalam seminggu terkumpullah uang tunai sebesar Rp1,6 juta lebih yang kemudian diserahkan ke Pemprov Kalbar.

“Mudah-mudahan bermanfaat untuk warga di Sintang yang mengalami musibah,” harapnya.(bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/