alexametrics
26.7 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Tambah Bangunan, Siapkan Pelayanan Gigi dan Mata Terbaik

Dari Peninjauan Gubernur ke Rumah Sakit Umum Daerah Sudarso

Progres penataan kawasan RSUD Sudarso Pontianak secara keseluruhan mulai tampak. Pengerjaan sejumlah fasilitas hampir rampung. Pembangunan dua tower enam lantai ditargetkan bisa selesai tahun ini. Tahun depan, kembali akan dibangun satu tower lagi, dua atau tiga lantai.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

HAL ini terungkap dari peninjauan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, Kamis (16/1). Orang nomor satu di Kalbar itu memulai peninjauannya dari kawasan depan RSUD. Pertama ia melihat pembangunan jembatan yang sudah hampir selesai. Jembatan yang cukup megah itu akan menjadi akses utama menuju RSUD Sudarso.

Selain jalan akses dari sisi kawasan yang masuk wilayah Kota Pontianak, jalan akses dari wilayah Kubu Raya juga akan dilebarkan. “Jembatan di depan sebentar lagi selesai. Kami kasih waktu sampai akhir Januari. Nanti jembatannya hanya itu saja, yang lain dibongkar,” ungkap Sutarmidji kepada awak media usai peninjauan.

Pagar yang sekarang ada di depan RSUD menurutnya bakal dibongkar. Sebagai gantinya, pagar yang baru bakal dibangun tahun ini. Posisinya akan dimajukan sampai batas jalan yang baru. Sementara untuk jalan yang lama nanti akan menjadi bagian dari halaman RSUD.

Baca Juga :  Kejaksaan Lakukan Restorative Justice

“Jadi RS akan tampak bagus, (di depan) ditanami pohon-pohon penghijauan. Kawasan ini ditata benar-benar. Selama masa jabatan saya, penataan RSUD Sudarso secara keseluruhan harus tuntas,” tegasnya.

Setelah meninjau kawasan depan, Sutarmidji kemudian mengunjungi berbagai tempat di dalam RSUD. Gedung rawat inap anak, ruang VVIP serta bagian gedung lain tak luput dari tinjauannya. Dalam kesempatan tersebut, ia sesekali berbincang dengan petugas serta pasien yang ada.

Mengenai dua tower bangunan enam lantai yang sedang dikerjakan, ia memastikan bisa selesai tahun ini. Dengan demikian, tahun depan Pemprov bisa kembali melanjutkan pembangunan di kawasan yang lain. Rencananya akan dibangun satu tower lagi yang terdiri dua atau tiga lantai.

Satu lantai dari bangunan itu nantinya akan digunakan sebagai ruang khusus pemeriksaan kesehatan secara lengkap atau medical check up (MCU). Lalu lantai berikutnya khusus spesialis gigi dan mata. Midji, sapaan akrabnya, ingin RSUD Sudarso bisa memiliki pelayanan kesehatan mata dan gigi terbaik se-Kalbar.

Baca Juga :  Zar'in ; Patuhi Aturan Pemerintah Dalam Penanganan Covid-19

“Jadi ada dua bangunan yang dibongkar di samping masjid, untuk akses ke ruangan layanan gigi dan mata, serta check up lengkap. Akan dibuat dengan peralatan yang modern dan terkini, yang bagus, supaya masyarakat dilayani nyaman,” terangnya.

Untuk dua tower bangunan enam lantai yang tengah dibangun juga sudah diputuskan pemanfaatannya. Sebagian besar adalah untuk ruang pasca-tindakan, seperti ruang rawat inap anak. Seluruhnya bakal dipindahkan  ke sana, termasuk 244 kamar untuk kelas III.

Setelah penataan secara fisik selesai, menurutnya pemprov secara bertahap akan terus meningkatkan pelayanan. Secara mutu, pelayanan yang ada saat ini diakuinya sudah menunjukkan perkembangan ke arah yang lebih baik. “Manajemen ke depan tinggal bagaimana meng-update peralatan. Pokoknya ini harus jadi perhatian khusus,” pungkasnya.*

 

 

Dari Peninjauan Gubernur ke Rumah Sakit Umum Daerah Sudarso

Progres penataan kawasan RSUD Sudarso Pontianak secara keseluruhan mulai tampak. Pengerjaan sejumlah fasilitas hampir rampung. Pembangunan dua tower enam lantai ditargetkan bisa selesai tahun ini. Tahun depan, kembali akan dibangun satu tower lagi, dua atau tiga lantai.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

HAL ini terungkap dari peninjauan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, Kamis (16/1). Orang nomor satu di Kalbar itu memulai peninjauannya dari kawasan depan RSUD. Pertama ia melihat pembangunan jembatan yang sudah hampir selesai. Jembatan yang cukup megah itu akan menjadi akses utama menuju RSUD Sudarso.

Selain jalan akses dari sisi kawasan yang masuk wilayah Kota Pontianak, jalan akses dari wilayah Kubu Raya juga akan dilebarkan. “Jembatan di depan sebentar lagi selesai. Kami kasih waktu sampai akhir Januari. Nanti jembatannya hanya itu saja, yang lain dibongkar,” ungkap Sutarmidji kepada awak media usai peninjauan.

Pagar yang sekarang ada di depan RSUD menurutnya bakal dibongkar. Sebagai gantinya, pagar yang baru bakal dibangun tahun ini. Posisinya akan dimajukan sampai batas jalan yang baru. Sementara untuk jalan yang lama nanti akan menjadi bagian dari halaman RSUD.

Baca Juga :  Midji: Masuk Kalbar Tetap Wajib PCR

“Jadi RS akan tampak bagus, (di depan) ditanami pohon-pohon penghijauan. Kawasan ini ditata benar-benar. Selama masa jabatan saya, penataan RSUD Sudarso secara keseluruhan harus tuntas,” tegasnya.

Setelah meninjau kawasan depan, Sutarmidji kemudian mengunjungi berbagai tempat di dalam RSUD. Gedung rawat inap anak, ruang VVIP serta bagian gedung lain tak luput dari tinjauannya. Dalam kesempatan tersebut, ia sesekali berbincang dengan petugas serta pasien yang ada.

Mengenai dua tower bangunan enam lantai yang sedang dikerjakan, ia memastikan bisa selesai tahun ini. Dengan demikian, tahun depan Pemprov bisa kembali melanjutkan pembangunan di kawasan yang lain. Rencananya akan dibangun satu tower lagi yang terdiri dua atau tiga lantai.

Satu lantai dari bangunan itu nantinya akan digunakan sebagai ruang khusus pemeriksaan kesehatan secara lengkap atau medical check up (MCU). Lalu lantai berikutnya khusus spesialis gigi dan mata. Midji, sapaan akrabnya, ingin RSUD Sudarso bisa memiliki pelayanan kesehatan mata dan gigi terbaik se-Kalbar.

Baca Juga :  RSUD Sudarso Siapkan Ruang Isolasi Khusus

“Jadi ada dua bangunan yang dibongkar di samping masjid, untuk akses ke ruangan layanan gigi dan mata, serta check up lengkap. Akan dibuat dengan peralatan yang modern dan terkini, yang bagus, supaya masyarakat dilayani nyaman,” terangnya.

Untuk dua tower bangunan enam lantai yang tengah dibangun juga sudah diputuskan pemanfaatannya. Sebagian besar adalah untuk ruang pasca-tindakan, seperti ruang rawat inap anak. Seluruhnya bakal dipindahkan  ke sana, termasuk 244 kamar untuk kelas III.

Setelah penataan secara fisik selesai, menurutnya pemprov secara bertahap akan terus meningkatkan pelayanan. Secara mutu, pelayanan yang ada saat ini diakuinya sudah menunjukkan perkembangan ke arah yang lebih baik. “Manajemen ke depan tinggal bagaimana meng-update peralatan. Pokoknya ini harus jadi perhatian khusus,” pungkasnya.*

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/