alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Amankan Pasokan Listrik

GENERAL Manager (GM) PLN Kalbar Ari Dartomo mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemadaman pada kabupaten yang terserang banjir. Pemadaman itu dilakukan mereka secara bertahap.

Untuk di Kabupaten Landak, pemadaman dilakukan mereka di lima penyulang, 36 unit trafo distribusi, serta 63 kms jaringan tegangan menengah. Kondisi itu, diakui dia, menyebabkan 6.257 pelanggan yang saat ini terpaksa tidak dapat menikmati listrik.

Sedangkan di Kabupaten Bengkayang, pemadaman secara bertahap juga dilakukan mereka pada tiga penyulang, 15 unit gardu distribusi, serta 39 kms jaringan tegangan menengah. “Setidaknya ada 1.162 pelanggan yang belum bisa menikmati listrik,” timpal dia.

Ari mengatakan pemadaman yang dilakukan itu sebagai respons cepat mereka agar tidak ada korban jiwa. Seperti diketahui, cuaca ekstrem dengan curah hujan yang tinggi sejak Senin (11/1) melanda beberapa daerah di Kalbar, merendam beberapa kawasan di Kabupaten Bengkayang dan Landak. “Kami terpaksa lakukan pengamanan dengan melakukan pemadaman secara bertahap sejak hari Kamis (14/1) lalu,” ungkap Ari di Pontianak, kemarin.

Baca Juga :  Optimalkan Pembangkit Ramah Lingkungan

Senior Manajer Distribusi PLN Kalbar, Huslan Husain, menjelaskan hingga hari ini mereka terus berusaha untuk melakukan penormalan pasokan listrik di beberapa kawasan yang kondisi airnya mulai surut. Khusus di Kabupaten Bengkayang, saat ini mereka telah mulai mengoperasikan 27 persen gardu distribusi, 40 persen jaringan tegangan menengah, dan 31 persen pelanggan yang beberapa hari lalu mengalami pemadaman.

Ia juga menjelaskan bahwa penormalan pasokan listrik dilakukan secara bertahap sambil melihat kondisi banjir, serta memastikan instalasi listrik benar-benar aman untuk dapat dialiri listrik kembali. “Kami turut perihatin dengan kondisi masyarakat yang terdampak banjir. Untuk itu kami menghimbau agar masyarakat dapat berhati-hati terhadap bahaya banjir terutama yang menyangkut listrik. Pastikan seluruh instalasi listrik di rumah sudah benar-benar kering dan aman untuk dapat dialiri listrik. Jika melihat atau menemukan potensi terjadinya gangguan listrik segera menghubungi petugas di kantor layanan PLN terdekat,” pungkas Huslan.

Baca Juga :  PLTN Bukan Solusi

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Landak terkait upaya pengamanan dan pemulihan aliran listrik paska banjir. “Untuk proses evakuasi serta pemulihan aliran listrik, BPBD Kabupaten Landak telah mengoperasikan dua unit perahu karet, agar proses pemulihan dapat berjalan dengan lancar, sebab ada beberapa lokasi yang kondisi banjirnya cukup parah dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor,” tutup Huslan. (mse)

GENERAL Manager (GM) PLN Kalbar Ari Dartomo mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemadaman pada kabupaten yang terserang banjir. Pemadaman itu dilakukan mereka secara bertahap.

Untuk di Kabupaten Landak, pemadaman dilakukan mereka di lima penyulang, 36 unit trafo distribusi, serta 63 kms jaringan tegangan menengah. Kondisi itu, diakui dia, menyebabkan 6.257 pelanggan yang saat ini terpaksa tidak dapat menikmati listrik.

Sedangkan di Kabupaten Bengkayang, pemadaman secara bertahap juga dilakukan mereka pada tiga penyulang, 15 unit gardu distribusi, serta 39 kms jaringan tegangan menengah. “Setidaknya ada 1.162 pelanggan yang belum bisa menikmati listrik,” timpal dia.

Ari mengatakan pemadaman yang dilakukan itu sebagai respons cepat mereka agar tidak ada korban jiwa. Seperti diketahui, cuaca ekstrem dengan curah hujan yang tinggi sejak Senin (11/1) melanda beberapa daerah di Kalbar, merendam beberapa kawasan di Kabupaten Bengkayang dan Landak. “Kami terpaksa lakukan pengamanan dengan melakukan pemadaman secara bertahap sejak hari Kamis (14/1) lalu,” ungkap Ari di Pontianak, kemarin.

Baca Juga :  PLTN Bukan Solusi

Senior Manajer Distribusi PLN Kalbar, Huslan Husain, menjelaskan hingga hari ini mereka terus berusaha untuk melakukan penormalan pasokan listrik di beberapa kawasan yang kondisi airnya mulai surut. Khusus di Kabupaten Bengkayang, saat ini mereka telah mulai mengoperasikan 27 persen gardu distribusi, 40 persen jaringan tegangan menengah, dan 31 persen pelanggan yang beberapa hari lalu mengalami pemadaman.

Ia juga menjelaskan bahwa penormalan pasokan listrik dilakukan secara bertahap sambil melihat kondisi banjir, serta memastikan instalasi listrik benar-benar aman untuk dapat dialiri listrik kembali. “Kami turut perihatin dengan kondisi masyarakat yang terdampak banjir. Untuk itu kami menghimbau agar masyarakat dapat berhati-hati terhadap bahaya banjir terutama yang menyangkut listrik. Pastikan seluruh instalasi listrik di rumah sudah benar-benar kering dan aman untuk dapat dialiri listrik. Jika melihat atau menemukan potensi terjadinya gangguan listrik segera menghubungi petugas di kantor layanan PLN terdekat,” pungkas Huslan.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Da'i di Pedalaman, YBM PLN Kalbar dan BAZNAS Gelar Raker

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Landak terkait upaya pengamanan dan pemulihan aliran listrik paska banjir. “Untuk proses evakuasi serta pemulihan aliran listrik, BPBD Kabupaten Landak telah mengoperasikan dua unit perahu karet, agar proses pemulihan dapat berjalan dengan lancar, sebab ada beberapa lokasi yang kondisi banjirnya cukup parah dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor,” tutup Huslan. (mse)

Most Read

Artikel Terbaru

/