alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, July 7, 2022

Himpenindo Kalbar Serahkan Bantuan APD ke Soedarso

PONTIANAK- Sebanyak 64 peneliti yang tergabung dalam organisasi Himpunan Peneliti Indonesia (Himpenindo) Kalimantan Barat (Kalbar) ikut berpartisipasi dalam gerakan solidaritas sosial Peduli Covid-19 di RSUD Soedarso Pontianak, Jumat (17/4). Mereka menghimpun sumbangan berupa Alat Pelindung Diri (APD) dan kebutuhan lainnya seperti vitamin dan suplemen yang diperlukan tenaga medis selama menangani Covid-19.

Bantuan diserahkan Sekretaris Himpenindo Kalbar Edy Agustinus bersama perwakilan anggota Himpenindo lainnya kepada pihak RSUD Soedarso yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian Diah Kusuma Wardani, Jumat (17/4) pagi. “Gerakan ini muncul karena memperhatikan kondisi penyebaran Covid-19 yang menimbulkan dampak yang luar biasa diberbagai sektor, sehingga menurut kami harus ditangani dengan serius dan memerlukan energi yang luar biasa pula terutama dari tenaga kesehatan yang berperan sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Oleh sebab itu hari ini kami hadir untuk memberikan dukungan kepada tenaga kesehatan terutama di RSUD Soedarso Pontianak ini,” ungkap Edy kepada awak media.

Edy menyebut para peneliti yang tergabung dalam Himpenindo Kalbar berasal dari berbagai lembaga dan instansi. Diantaranya Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalbar, Balai Bahasa Kalbar, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kalbar, Balai Standarisasi Industri (Baristand) Pontianak, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kalbar, Universitas Tanjungpura (Untan) dan Universitas Panca Bhakti (UPB).

Baca Juga :  Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Ini yang Dilakukan PLN Kalbar

Edy berharap meski jumlah barang yang diberikan terbatas, tetap bemanfaat bagi para petugas kesehatan di lingkungan RSUD Soedarso. Dan semoga seluruh komponen masyarakat bisa ikut mendukung petugas kesehatan untuk melaksanakan tugasnya dan senantiasa patuh pada kebijakan pemerintah agar pandemi Covid-19 segera berlalu. “Sehingga masyarakat, pemerintah, pengusaha serta seluruh komponen lainnya dapat kembali beraktivitas normal,” harapnya.

Terpisah Ketua Himpenindo Kalbar Muhammad Hatta menambahkan gerakan ini dimulai dengan tahapan pertama yakni mengumpulkan dana dari anggota sejak 08-14 April 2020. Dana tersebut dipergunakan untuk membantu pengadaan kebutuhan petugas rumah sakit. “Hari ini merupakan puncaknya yakni menyerahkan barang-barang yang telah diadakan tersebut kepada pihak yang dinilai sangat memerlukan. Dan kami memutuskan RSUD Soedarso Pontianak adalah sasaran yang perlu ditopang,” katanya.

Baca Juga :  Midji Minta Seluruh Data Disinkronkan

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian RSUD Soedarso Diah Kusuma Wardani mengucapkan terima kasih kepada Himpenindo Kalbar atas aksi solidaritas mendukung pihak RSUD Soedarso sebagai salah satu RS rujukan Covid-19 di Kalbar. “Kami sangat apresiasi sekali karena memang beberapa masyarakat juga, kemudian pengusaha di Kalbar sangat mendukung kami,” ujarnya.

Sumbangan APD menurutnya memang sangat dibutuhkan. Dimana kebutuhan per hari di RSUD Soedarso dikatakan mencapai 100 unit lebih APD lengkap. “Sementara pasien-pasien ini semakin hari semakin bertambah, meski tidak banyak bertambahnya tapi selalu ada penambahan terutama rujukan RS yang lain,” terangnya.

Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat bisa berpartisipasi mendukung tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan Covid-19. Terutama bantuan APD yang sangat sulit didapatkan baik di Kalbar maupun seluruh Indonesia. “Jadi kami sangat berterima kasih sekali kepada Himpenindo mudah-mudahan ini bisa berlanjut ke depannya dan kita sama-sama bisa mengatasi masalah penanganan Covid-19 dengan baik,” pungkasnya. (bar)

PONTIANAK- Sebanyak 64 peneliti yang tergabung dalam organisasi Himpunan Peneliti Indonesia (Himpenindo) Kalimantan Barat (Kalbar) ikut berpartisipasi dalam gerakan solidaritas sosial Peduli Covid-19 di RSUD Soedarso Pontianak, Jumat (17/4). Mereka menghimpun sumbangan berupa Alat Pelindung Diri (APD) dan kebutuhan lainnya seperti vitamin dan suplemen yang diperlukan tenaga medis selama menangani Covid-19.

Bantuan diserahkan Sekretaris Himpenindo Kalbar Edy Agustinus bersama perwakilan anggota Himpenindo lainnya kepada pihak RSUD Soedarso yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian Diah Kusuma Wardani, Jumat (17/4) pagi. “Gerakan ini muncul karena memperhatikan kondisi penyebaran Covid-19 yang menimbulkan dampak yang luar biasa diberbagai sektor, sehingga menurut kami harus ditangani dengan serius dan memerlukan energi yang luar biasa pula terutama dari tenaga kesehatan yang berperan sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Oleh sebab itu hari ini kami hadir untuk memberikan dukungan kepada tenaga kesehatan terutama di RSUD Soedarso Pontianak ini,” ungkap Edy kepada awak media.

Edy menyebut para peneliti yang tergabung dalam Himpenindo Kalbar berasal dari berbagai lembaga dan instansi. Diantaranya Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalbar, Balai Bahasa Kalbar, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kalbar, Balai Standarisasi Industri (Baristand) Pontianak, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kalbar, Universitas Tanjungpura (Untan) dan Universitas Panca Bhakti (UPB).

Baca Juga :  Midji Minta Seluruh Data Disinkronkan

Edy berharap meski jumlah barang yang diberikan terbatas, tetap bemanfaat bagi para petugas kesehatan di lingkungan RSUD Soedarso. Dan semoga seluruh komponen masyarakat bisa ikut mendukung petugas kesehatan untuk melaksanakan tugasnya dan senantiasa patuh pada kebijakan pemerintah agar pandemi Covid-19 segera berlalu. “Sehingga masyarakat, pemerintah, pengusaha serta seluruh komponen lainnya dapat kembali beraktivitas normal,” harapnya.

Terpisah Ketua Himpenindo Kalbar Muhammad Hatta menambahkan gerakan ini dimulai dengan tahapan pertama yakni mengumpulkan dana dari anggota sejak 08-14 April 2020. Dana tersebut dipergunakan untuk membantu pengadaan kebutuhan petugas rumah sakit. “Hari ini merupakan puncaknya yakni menyerahkan barang-barang yang telah diadakan tersebut kepada pihak yang dinilai sangat memerlukan. Dan kami memutuskan RSUD Soedarso Pontianak adalah sasaran yang perlu ditopang,” katanya.

Baca Juga :  Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Ini yang Dilakukan PLN Kalbar

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian RSUD Soedarso Diah Kusuma Wardani mengucapkan terima kasih kepada Himpenindo Kalbar atas aksi solidaritas mendukung pihak RSUD Soedarso sebagai salah satu RS rujukan Covid-19 di Kalbar. “Kami sangat apresiasi sekali karena memang beberapa masyarakat juga, kemudian pengusaha di Kalbar sangat mendukung kami,” ujarnya.

Sumbangan APD menurutnya memang sangat dibutuhkan. Dimana kebutuhan per hari di RSUD Soedarso dikatakan mencapai 100 unit lebih APD lengkap. “Sementara pasien-pasien ini semakin hari semakin bertambah, meski tidak banyak bertambahnya tapi selalu ada penambahan terutama rujukan RS yang lain,” terangnya.

Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat bisa berpartisipasi mendukung tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan Covid-19. Terutama bantuan APD yang sangat sulit didapatkan baik di Kalbar maupun seluruh Indonesia. “Jadi kami sangat berterima kasih sekali kepada Himpenindo mudah-mudahan ini bisa berlanjut ke depannya dan kita sama-sama bisa mengatasi masalah penanganan Covid-19 dengan baik,” pungkasnya. (bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/