alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Objek Wisata Terapkan Prokes Ketat

PONTIANAK – Liburan lebaran dimanfaatkan masyarakat untuk saling bersilaturahmi dan mengunjung tempat-tempat wisata. Kendati demikian pandemi Covid-19 membuat tempat wisata tak seramai tahun-tahun sebelumnya. Selain itu sejumlah pengelola objek wisata juga membatasi jumlah pengunjung dan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Objek wisata alam, Danau Laet di Kabupaten Sanggau misalnya mewajibkan seluruh pengelola dan pengunjung ketat menerapkan prokes.

“Pada momen lebaran Idul Fitri ini kami tetap buka setiap hari mulai 08.00 – 17.00 WIB. Namun ketat penerapan prokes sesuai edaran Satgas COVID-19 Kabupaten Sanggau perihal penerapan PPKM mikro di tempat wisata,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata Danau Laet, Anselmus.

Adapun prokes yang wajib diikuti pengunjung ketika di area Danau Laet tersebut yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi. “Kami cek setiap pengunjung datang untuk memastikan bahwa prokes dijalankan. Hal itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat berwisata di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata dia.

Baca Juga :  Gratiskan Listrik Sebagai Stimulus Covid-19, Pemerintah Bantu Ringankan Beban Masyarakat Kurang Mampu

Lokasi wisata Danau Laet  yang merupakan destinasi unggulan di Sanggau tersebut dari Kota Pontianak hanya butuh sekitar dua jam perjalanan darat. Akses menuju lokasi tersebut sudah cukup memadai. Danau Laet memiliki luas sekitar 800 hektare. Dalam kawasan objek wisata tersebut terdapat 12 gugusan pulau dengan ukuran beragam.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalbar Windy Prihastari mengatakan, destinasi wisata saat libur Idulfitri 1442 H tetap buka dengan  pengawasan Satgas Penanganan Covid-19. Menurutnya, dibukanya destinasi wisata pada tempat-tempat tertentu untuk mengantisipasi masyarakat lokal agar tidak mudik. Namun, pihaknya juga tetap melakukan pengawasan tentang disiplin dan tetap memonitor di beberapa tempat bersama satgas kabupaten maupun kota.

Baca Juga :  Gali Potensi Wisata di Tayan

“Beroperasinya tempat wisata juga tetap mengacu pada Surat Edaran Gubernur Kalbar Nomor 443.1/0111 Tahun 2021 tentang pembatasan kegiatan masyarakat dan penerapan disiplin penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan penanganan Covid-19,” katanya.Ia mengatakan hal tersebut agar masyarakat umum dapat mengetahui tentang adanya peraturan gubernur mengenai penegakan protokol kesehatan di tempat wisata.”Setiap destinasi wajib memasang pemberitahuan mengenai surat edaran gubernur Kalbar tersebut baik berupa baliho, banner, dan lain sebagainya,” pungkasnya. (ars)

PONTIANAK – Liburan lebaran dimanfaatkan masyarakat untuk saling bersilaturahmi dan mengunjung tempat-tempat wisata. Kendati demikian pandemi Covid-19 membuat tempat wisata tak seramai tahun-tahun sebelumnya. Selain itu sejumlah pengelola objek wisata juga membatasi jumlah pengunjung dan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Objek wisata alam, Danau Laet di Kabupaten Sanggau misalnya mewajibkan seluruh pengelola dan pengunjung ketat menerapkan prokes.

“Pada momen lebaran Idul Fitri ini kami tetap buka setiap hari mulai 08.00 – 17.00 WIB. Namun ketat penerapan prokes sesuai edaran Satgas COVID-19 Kabupaten Sanggau perihal penerapan PPKM mikro di tempat wisata,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata Danau Laet, Anselmus.

Adapun prokes yang wajib diikuti pengunjung ketika di area Danau Laet tersebut yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi. “Kami cek setiap pengunjung datang untuk memastikan bahwa prokes dijalankan. Hal itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat berwisata di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata dia.

Baca Juga :  Sholat Tarawih Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Lokasi wisata Danau Laet  yang merupakan destinasi unggulan di Sanggau tersebut dari Kota Pontianak hanya butuh sekitar dua jam perjalanan darat. Akses menuju lokasi tersebut sudah cukup memadai. Danau Laet memiliki luas sekitar 800 hektare. Dalam kawasan objek wisata tersebut terdapat 12 gugusan pulau dengan ukuran beragam.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalbar Windy Prihastari mengatakan, destinasi wisata saat libur Idulfitri 1442 H tetap buka dengan  pengawasan Satgas Penanganan Covid-19. Menurutnya, dibukanya destinasi wisata pada tempat-tempat tertentu untuk mengantisipasi masyarakat lokal agar tidak mudik. Namun, pihaknya juga tetap melakukan pengawasan tentang disiplin dan tetap memonitor di beberapa tempat bersama satgas kabupaten maupun kota.

Baca Juga :  Gali Potensi Wisata di Tayan

“Beroperasinya tempat wisata juga tetap mengacu pada Surat Edaran Gubernur Kalbar Nomor 443.1/0111 Tahun 2021 tentang pembatasan kegiatan masyarakat dan penerapan disiplin penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan penanganan Covid-19,” katanya.Ia mengatakan hal tersebut agar masyarakat umum dapat mengetahui tentang adanya peraturan gubernur mengenai penegakan protokol kesehatan di tempat wisata.”Setiap destinasi wajib memasang pemberitahuan mengenai surat edaran gubernur Kalbar tersebut baik berupa baliho, banner, dan lain sebagainya,” pungkasnya. (ars)

Most Read

Artikel Terbaru

/