alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Warga Kalbar Doakan dan Galang Donasi untuk Palestina

Gelombang dukungan untuk Palestina terus bergema dari berbagai wilayah. Di Kalimantan Barat (Kalbar), dukungan datang dari berbagai lembaga dan organisasi masyarakat. Mereka menggelar doa bersama, sekaligus menggalang dana sebagai bentuk soladaritas terhadap negara tersebut.

SITI SULBIYAH, Pontianak

SALAH satu dukungan datang dari Yayasan Mujahidin Kalimantan Barat. Lembaga ini melakukan penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian terhadap penderitaan Palestina, Jumat (14/5). Melalui Program Mujahidin Peduli, sumbangan yang terkumpul mencapai lebih dari 17 juta rupiah.

“Penggalangan dana ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada Palestina, karena penderitaan rakyat Palestina merupakan penderitaan rakyat Indonesia,” ujar Ketua Umum Yayasan Mujahidin Kalimantan Barat, Syarif Kamaruzaman, dijumpai ketika itu. Penggalangan dana tersebut dilakukan mereka di area Masjid Raya Mujahidin setelah salat Jumat. Dana tersebut secara langsung diserahkan mereka kepada organisasi sosial yang memberikan bantuan bagi warga Palestina

“Kepedulian kita adalah wujud pembuktian persaudaraan sesungguhnya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wata’ala: Setiap Mukmin itu bersaudara,” tuturnya.

Dari berbagai informasi yang didapat mereka, di awal bulan Syawal ini penyerangan zionis Israel terus dilakukan terhadap warga Palestina. Saat ini, jumlah korban tewas, hingga luka-luka akibat serangan Israel, diakui dia, terus bertambah. Mereka yang menjadi korban, kata dia, di antaranya adalah anak-anak dan perempuan. Karena itu, dirinya mengajak warga Kalbar untuk dapat serta menyisihkan sebagian rizki untuk meringankan beban rakyat Palestina

Baca Juga :  Filateli tak Kehabisan Peminat

“Mari kita bersama mendoakan saudara-saudara kita di Palestina, semoga Allah berikan pertolongan untuk mujahidin-mujahidin di sana,” pungkasnya.

Penggalangan dana dan doa bersama sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina juga datang dari Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kalbar. Bekerja sama dengan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kalbar, dan sejumlah organisasi Islam, kegiatan bertajuk Indonesia Bersama Palestina, melakukan penggalangan dana secara virtual, Minggu (16/5).

“Semoga doa dan uluran pertolongan yang kita berikan menjadi salah satu di antara kontribusi kita, sekaligus menjadi bukti bahwa kita adalah umat yang satu. Kita bersaudara dimanapun dan kapanpun,” ungkap Ketua Ikadi Kalbar, Ustaz Didik M. Nur Haris.

Dirinya mengajak warga, khususnya kaum muslim untuk peduli dengan penderitaan warga Palestina yang selama ini mengalami penindasan oleh Israel. Dukungan dalam bentuk doa dan finansial, menurutnya, sangat diperlukan untuk meringankan kesulitan dan beban mereka. Di sisi lain, dirinya juga meminta pemerintah Indonesia untuk melalukan upaya diplomasi dalam rangka menghentikan agresi militer Israel.

Baca Juga :  Pasukan Israel Serang Pengunjuk Rasa

“Kami juga berharap Pemerintah RI melakukan upaya diplomasi untuk menghentikan penjajahan dan kezaliman yang terus dipertontonkan,” katanya. Upaya-upaya yang mesti dilakukan oleh pemerintah itu, menurutnya harus dilakukan secara bergulir, supaya Palestina bebas dari penjajahan, serta benar-benar menjadi negara yang merdeka seutuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syeikh Hasan Al Attar dari Gaza-Palestina memberikan informasi terkini yang terjadi di negara tersebut. Dirinya mengabarkan, hingga Minggu, gempuran serangan dari Israel masih berlangsung, bahkan jumlah korban dari warga Palestina terus bertambah.

Terkait dengan penggalangan dana yang dilakukan, hingga pukul 10.30 WIB, total donasi yang telah telah ditransfer ke rekening Ikadi Kalbar sebesar Rp20 juta ditambah komitmen donasi Rp32,5 juta, sehingga total donasi mencapai Rp52,5 juta. Penggalangan dana tersebut masih terus berjalan hingga batas yang belum ditentukan. (*)

Gelombang dukungan untuk Palestina terus bergema dari berbagai wilayah. Di Kalimantan Barat (Kalbar), dukungan datang dari berbagai lembaga dan organisasi masyarakat. Mereka menggelar doa bersama, sekaligus menggalang dana sebagai bentuk soladaritas terhadap negara tersebut.

SITI SULBIYAH, Pontianak

SALAH satu dukungan datang dari Yayasan Mujahidin Kalimantan Barat. Lembaga ini melakukan penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian terhadap penderitaan Palestina, Jumat (14/5). Melalui Program Mujahidin Peduli, sumbangan yang terkumpul mencapai lebih dari 17 juta rupiah.

“Penggalangan dana ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada Palestina, karena penderitaan rakyat Palestina merupakan penderitaan rakyat Indonesia,” ujar Ketua Umum Yayasan Mujahidin Kalimantan Barat, Syarif Kamaruzaman, dijumpai ketika itu. Penggalangan dana tersebut dilakukan mereka di area Masjid Raya Mujahidin setelah salat Jumat. Dana tersebut secara langsung diserahkan mereka kepada organisasi sosial yang memberikan bantuan bagi warga Palestina

“Kepedulian kita adalah wujud pembuktian persaudaraan sesungguhnya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wata’ala: Setiap Mukmin itu bersaudara,” tuturnya.

Dari berbagai informasi yang didapat mereka, di awal bulan Syawal ini penyerangan zionis Israel terus dilakukan terhadap warga Palestina. Saat ini, jumlah korban tewas, hingga luka-luka akibat serangan Israel, diakui dia, terus bertambah. Mereka yang menjadi korban, kata dia, di antaranya adalah anak-anak dan perempuan. Karena itu, dirinya mengajak warga Kalbar untuk dapat serta menyisihkan sebagian rizki untuk meringankan beban rakyat Palestina

Baca Juga :  AHM Donasikan Ratusan Motor untuk Dunia Vokasi

“Mari kita bersama mendoakan saudara-saudara kita di Palestina, semoga Allah berikan pertolongan untuk mujahidin-mujahidin di sana,” pungkasnya.

Penggalangan dana dan doa bersama sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina juga datang dari Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kalbar. Bekerja sama dengan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kalbar, dan sejumlah organisasi Islam, kegiatan bertajuk Indonesia Bersama Palestina, melakukan penggalangan dana secara virtual, Minggu (16/5).

“Semoga doa dan uluran pertolongan yang kita berikan menjadi salah satu di antara kontribusi kita, sekaligus menjadi bukti bahwa kita adalah umat yang satu. Kita bersaudara dimanapun dan kapanpun,” ungkap Ketua Ikadi Kalbar, Ustaz Didik M. Nur Haris.

Dirinya mengajak warga, khususnya kaum muslim untuk peduli dengan penderitaan warga Palestina yang selama ini mengalami penindasan oleh Israel. Dukungan dalam bentuk doa dan finansial, menurutnya, sangat diperlukan untuk meringankan kesulitan dan beban mereka. Di sisi lain, dirinya juga meminta pemerintah Indonesia untuk melalukan upaya diplomasi dalam rangka menghentikan agresi militer Israel.

Baca Juga :  Wali Kota Pontianak Puji Peran Perempuan dalam Percepatan Vaksinasi

“Kami juga berharap Pemerintah RI melakukan upaya diplomasi untuk menghentikan penjajahan dan kezaliman yang terus dipertontonkan,” katanya. Upaya-upaya yang mesti dilakukan oleh pemerintah itu, menurutnya harus dilakukan secara bergulir, supaya Palestina bebas dari penjajahan, serta benar-benar menjadi negara yang merdeka seutuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syeikh Hasan Al Attar dari Gaza-Palestina memberikan informasi terkini yang terjadi di negara tersebut. Dirinya mengabarkan, hingga Minggu, gempuran serangan dari Israel masih berlangsung, bahkan jumlah korban dari warga Palestina terus bertambah.

Terkait dengan penggalangan dana yang dilakukan, hingga pukul 10.30 WIB, total donasi yang telah telah ditransfer ke rekening Ikadi Kalbar sebesar Rp20 juta ditambah komitmen donasi Rp32,5 juta, sehingga total donasi mencapai Rp52,5 juta. Penggalangan dana tersebut masih terus berjalan hingga batas yang belum ditentukan. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/