alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Gubernur Rekomendasikan Secara Virtual dan Faktual MTQ di Sintang

PONTIANAK – Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan audiensi dengan Gubernur Kalbar Sutarmidji di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (16/9). Dalam kesempatan tersebut membahas persiapan ekspose, MTQ tingkat Provinsi di Sintang dan STQ Nasional di Maluku Utara.

Dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih terjadi, perencanaan kegiatan, baik MTQ atau STQ diharapkan bisa benar-benar matang. Untuk pelaksanaan MTQ ke-29 Kalbar di Sintang, Gubernur Sutarmidji menyarankan dilakukan seperti pelaksanaan MTQ di Sekadau yang lalu. Yakni menggunakan dua pola. Baik secara faktual maupun virtual.

Untuk pelaksanaan faktual bisa tetap dilakukan di Kota Sintang, namun dengan jumlah peserta yang terbatas. Sedangkan untuk virtual bisa dilakukan di Kota Pontianak dengan ketentuan setiap peserta tetap berada di daerah masing-masing.

Baca Juga :  Jika Covid Melandai MTQ Diselenggarakan Normal

“Kalau melihat kondisi perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Sintang, pelaksanaannya dikombinasikan virtual dan faktual seperti pelaksanaan MTQ di Sekadau tahun lalu. Cuma versi faktual lebih diperbanyak,” kata Midji sapaan karibnya.

Dengan adanya arahan tersebut, Ketua LPTQ Kalbar Andi Musa mengatakan panitia MTQ dan LPTQ Kalbar akan segera menindaklanjutinya. Terutama untuk membagi majelis yang akan dilombakan secara faktual maupun virtual. Karena sejauh ini LPTQ telah cukup berpengalaman melaksanakan lomba di tengah pandemi. Seperti merujuk kegiatan serupa di Kabupaten Sekadau tahun lalu.

Adapun rombongan LPTQ Kalbar yang hadir dalam pertemuan tersebut, selain ketua juga didampingi Kepala Biro Kesra drg. Hary Agung, Ustadz Harjani Hefni, Kaharudin, Salman Busrah dan H. Joni Abu. (bar)

Baca Juga :  Wali Kota Buka MTQ XXVIII Kota Pontianak

PONTIANAK – Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan audiensi dengan Gubernur Kalbar Sutarmidji di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (16/9). Dalam kesempatan tersebut membahas persiapan ekspose, MTQ tingkat Provinsi di Sintang dan STQ Nasional di Maluku Utara.

Dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih terjadi, perencanaan kegiatan, baik MTQ atau STQ diharapkan bisa benar-benar matang. Untuk pelaksanaan MTQ ke-29 Kalbar di Sintang, Gubernur Sutarmidji menyarankan dilakukan seperti pelaksanaan MTQ di Sekadau yang lalu. Yakni menggunakan dua pola. Baik secara faktual maupun virtual.

Untuk pelaksanaan faktual bisa tetap dilakukan di Kota Sintang, namun dengan jumlah peserta yang terbatas. Sedangkan untuk virtual bisa dilakukan di Kota Pontianak dengan ketentuan setiap peserta tetap berada di daerah masing-masing.

Baca Juga :  Kejaksaan Tinggi Kalbar Gelar Vaksinasi Massal 

“Kalau melihat kondisi perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Sintang, pelaksanaannya dikombinasikan virtual dan faktual seperti pelaksanaan MTQ di Sekadau tahun lalu. Cuma versi faktual lebih diperbanyak,” kata Midji sapaan karibnya.

Dengan adanya arahan tersebut, Ketua LPTQ Kalbar Andi Musa mengatakan panitia MTQ dan LPTQ Kalbar akan segera menindaklanjutinya. Terutama untuk membagi majelis yang akan dilombakan secara faktual maupun virtual. Karena sejauh ini LPTQ telah cukup berpengalaman melaksanakan lomba di tengah pandemi. Seperti merujuk kegiatan serupa di Kabupaten Sekadau tahun lalu.

Adapun rombongan LPTQ Kalbar yang hadir dalam pertemuan tersebut, selain ketua juga didampingi Kepala Biro Kesra drg. Hary Agung, Ustadz Harjani Hefni, Kaharudin, Salman Busrah dan H. Joni Abu. (bar)

Baca Juga :  Punggawa Berperan Penting di Pemerintahan Desa

Most Read

Artikel Terbaru

/