alexametrics
25 C
Pontianak
Wednesday, August 17, 2022

Baksos Ringankan Beban Warga di Masa Pandemi

PONTIANAK – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak dan Hari Jadi ke-250 Kota Pontianak, RSUD SSMA menggelar berbagai kegiatan bakti sosial (baksos) bagi masyarakat. Kegiatan baksos di antaranya vaksinasi dengan target seribu orang, khitanan massal, pemasangan alat kontrasepsi KB jenis IUD, donor darah dan sebagainya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut baik digelarnya kegiatan baksos ini untuk meringankan beban masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah. Ia berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini yang bertepatan dengan momen HUT RSUD SSMA dan Hari Jadi Kota Pontianak.

“Baksos yang digelar seperti vaksinasi, khitanan massal dan pemasangan alat kontrasepsi gratis ini sangat membantu bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan baksos di RSUD SSMA Kota Pontianak, Sabtu (16/10).

Vaksinasi merupakan satu di antara kegiatan baksos yang digelar RSUD SSMA sebagai upaya memperluas cakupan vaksinasi di Kota Pontianak. Sebagaimana diketahui, capaian vaksinasi di Kota Pontianak ditargetkan 70 persen akhir Oktober ini. “Target kita akhir Oktober bisa mencapai 70 persen dan saat ini sudah di atas 60 persen,” tutur Edi.

Baca Juga :  PT Permata Lestari Gelar Baksos di Perbatasan

Direktur RSUD SSMA Kota Pontianak, dr Rifka menjelaskan, ulang tahun rumah sakit yang dipimpinnya ini jatuh pada tanggal 24 Oktober 2021 mendatang. Ada serangkaian kegiatan yang digelar untuk merayakannya, termasuk baksos.

“Selain baksos ini, puncak acaranya nanti juga ada berbagai lomba di rumah sakit seperti cerdas cermat dan sebagainya,” sebut dia.

Sejak awal diresmikannya rumah sakit ini tahun 2012 lalu, pihaknya senantiasa berupaya meningkatkan pelayanan. Seperti tahun ini, RSUD yang berlokasi di Jalan Kom Yos Sudarso Pontianak Barat itu mendapat tambahan dokter spesialis jantung. Di RSUD SSMA memang sudah tersedia pelayanan poli jantung. Dokter subspesialis seperti bedah obgyn juga sudah ada.

“Kita juga sudah punya dokter spesialis gigi dan mulut. Tahun ini kita juga menambah lima kamar ruang operasi,” ungkap dr Rifka.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menuturkan, selain kegiatan yang digelar di RSUD SSMA, Dinas Kesehatan Kota Pontianak bekerja sama dengan organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) juga akan menggelar pengobatan massal di Pontianak Utara.

Baca Juga :  Ajak Kampanyekan Protokol Kesehatan, Polres Landak Gelar FGD

“Kuotanya diperuntukkan bagi 500 orang untuk pemeriksaan gratis dan pengobatan gratis,” jelasnya. Kemudian, Balai Kesehatan Gigi dan Mata juga akan menggelar operasi katarak gratis bagi 100 orang yang akan diluncurkan pada tanggal 20-21 Oktober 2021 di Balai Kesehatan Gigi dan Mata Jalan Prof Dr Hamka. Operasi katarak gratis ini diperuntukkan bagi masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan dan termasuk warga tidak mampu.

“Kami bekerja sama dengan organisasi penyandang dana untuk membantu operasional peserta operasi katarak,” terang Sidiq.

Ia menambahkan, keseluruhan kegiatan baksos yang diselenggarakan itu sifatnya gratis. Oleh sebab itu, pihaknya memprioritaskan masyarakat yang belum mempunyai jaminan kesehatan dan termasuk kategori masyarakat tidak mampu. Dalam setiap kegiatan baksos, pihaknya mengedepankan penerapan protokol kesehatan.

“Antisipasi kerumunan, nanti dari prosedur tetap akan memperhatikan protokol kesehatan mulai dari pembagian kartu dan lain sebagainya,” pungkas dia.(iza/r)

PONTIANAK – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak dan Hari Jadi ke-250 Kota Pontianak, RSUD SSMA menggelar berbagai kegiatan bakti sosial (baksos) bagi masyarakat. Kegiatan baksos di antaranya vaksinasi dengan target seribu orang, khitanan massal, pemasangan alat kontrasepsi KB jenis IUD, donor darah dan sebagainya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut baik digelarnya kegiatan baksos ini untuk meringankan beban masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah. Ia berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini yang bertepatan dengan momen HUT RSUD SSMA dan Hari Jadi Kota Pontianak.

“Baksos yang digelar seperti vaksinasi, khitanan massal dan pemasangan alat kontrasepsi gratis ini sangat membantu bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan baksos di RSUD SSMA Kota Pontianak, Sabtu (16/10).

Vaksinasi merupakan satu di antara kegiatan baksos yang digelar RSUD SSMA sebagai upaya memperluas cakupan vaksinasi di Kota Pontianak. Sebagaimana diketahui, capaian vaksinasi di Kota Pontianak ditargetkan 70 persen akhir Oktober ini. “Target kita akhir Oktober bisa mencapai 70 persen dan saat ini sudah di atas 60 persen,” tutur Edi.

Baca Juga :  Tak Ada lagi Sahut-sahutan Dentuman Meriam

Direktur RSUD SSMA Kota Pontianak, dr Rifka menjelaskan, ulang tahun rumah sakit yang dipimpinnya ini jatuh pada tanggal 24 Oktober 2021 mendatang. Ada serangkaian kegiatan yang digelar untuk merayakannya, termasuk baksos.

“Selain baksos ini, puncak acaranya nanti juga ada berbagai lomba di rumah sakit seperti cerdas cermat dan sebagainya,” sebut dia.

Sejak awal diresmikannya rumah sakit ini tahun 2012 lalu, pihaknya senantiasa berupaya meningkatkan pelayanan. Seperti tahun ini, RSUD yang berlokasi di Jalan Kom Yos Sudarso Pontianak Barat itu mendapat tambahan dokter spesialis jantung. Di RSUD SSMA memang sudah tersedia pelayanan poli jantung. Dokter subspesialis seperti bedah obgyn juga sudah ada.

“Kita juga sudah punya dokter spesialis gigi dan mulut. Tahun ini kita juga menambah lima kamar ruang operasi,” ungkap dr Rifka.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menuturkan, selain kegiatan yang digelar di RSUD SSMA, Dinas Kesehatan Kota Pontianak bekerja sama dengan organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) juga akan menggelar pengobatan massal di Pontianak Utara.

Baca Juga :  ATR/BPN Pontianak Maksimalkan Fasilitas Drive Thru

“Kuotanya diperuntukkan bagi 500 orang untuk pemeriksaan gratis dan pengobatan gratis,” jelasnya. Kemudian, Balai Kesehatan Gigi dan Mata juga akan menggelar operasi katarak gratis bagi 100 orang yang akan diluncurkan pada tanggal 20-21 Oktober 2021 di Balai Kesehatan Gigi dan Mata Jalan Prof Dr Hamka. Operasi katarak gratis ini diperuntukkan bagi masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan dan termasuk warga tidak mampu.

“Kami bekerja sama dengan organisasi penyandang dana untuk membantu operasional peserta operasi katarak,” terang Sidiq.

Ia menambahkan, keseluruhan kegiatan baksos yang diselenggarakan itu sifatnya gratis. Oleh sebab itu, pihaknya memprioritaskan masyarakat yang belum mempunyai jaminan kesehatan dan termasuk kategori masyarakat tidak mampu. Dalam setiap kegiatan baksos, pihaknya mengedepankan penerapan protokol kesehatan.

“Antisipasi kerumunan, nanti dari prosedur tetap akan memperhatikan protokol kesehatan mulai dari pembagian kartu dan lain sebagainya,” pungkas dia.(iza/r)

Most Read

Selidiki Pelaporan Kades Jirak

Ajak Eksportir Ekpor Produk Turunan

Artikel Terbaru

/