alexametrics
31.7 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Diam-Diam Bantu Masyarakat, Pengusaha Singkawang Kirim 3000 Telur Perhari Sampai Banjir Surut

PONTIANAK- Tetiono, pengusaha asal Kota Singkawang mengirim telur untuk masyarakat terdampak banjir di Sintang setiap hari. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, 3000 butir perhari. Aksi sosial Tetiono dilakukannya diam-diam tanpa terekspose pemberitaan media dan postingan di sosial manapun.

Pengiriman telur tersebut sudah dilakukannya sejak minggu lalu. Beruntung Pontianak Post dapat menghubungi Tetiono. Menurutnya, apa yang dilakukannya tulus untuk membantu masyarakat.

“Di Sintang itu semuanya saudara-saudara kita, harus kita bantu, bagaimanapun caranya. Saya juga menyalurkan bantuan lewat pak Gubernur, supaya tepat sasaran,”kata Tetiono.

Selain mengirim telur, Tetiono juga turut mengirim enam orang relawan untuk membantu masyarakat.

“Sudah saya berangkatkan enam orang relawan. Barusan juga ada 18 relawan dari Yayasan Tzu Chi membawa 100 ton beras, 500 kilogram telur dan 500 dus mi instan berangkat ke Sintang,” tambah Tetiono.

Baca Juga :  Kami Sudah Tak Berdaya

Saat ditanya sampai kapan bantuan ini akan diberikan, Tetiono menjawab akan memberikan bantuan sampai banjir surut.

“Saya akan terus kirim 3000 telur perhari sampai banjir surut. Mau banjirnya dua atau tiga bulan, saya akan terus bantu,” pungkasnya. (ndo)

PONTIANAK- Tetiono, pengusaha asal Kota Singkawang mengirim telur untuk masyarakat terdampak banjir di Sintang setiap hari. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, 3000 butir perhari. Aksi sosial Tetiono dilakukannya diam-diam tanpa terekspose pemberitaan media dan postingan di sosial manapun.

Pengiriman telur tersebut sudah dilakukannya sejak minggu lalu. Beruntung Pontianak Post dapat menghubungi Tetiono. Menurutnya, apa yang dilakukannya tulus untuk membantu masyarakat.

“Di Sintang itu semuanya saudara-saudara kita, harus kita bantu, bagaimanapun caranya. Saya juga menyalurkan bantuan lewat pak Gubernur, supaya tepat sasaran,”kata Tetiono.

Selain mengirim telur, Tetiono juga turut mengirim enam orang relawan untuk membantu masyarakat.

“Sudah saya berangkatkan enam orang relawan. Barusan juga ada 18 relawan dari Yayasan Tzu Chi membawa 100 ton beras, 500 kilogram telur dan 500 dus mi instan berangkat ke Sintang,” tambah Tetiono.

Baca Juga :  Wali Kota Imbau ASN Bersepeda ke Kantor

Saat ditanya sampai kapan bantuan ini akan diberikan, Tetiono menjawab akan memberikan bantuan sampai banjir surut.

“Saya akan terus kirim 3000 telur perhari sampai banjir surut. Mau banjirnya dua atau tiga bulan, saya akan terus bantu,” pungkasnya. (ndo)

Most Read

Artikel Terbaru

/