alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Silaturahmi Virtual Ala Wali Kota 

PONTIANAK – Meskipun di tengah kondisi pandemi, perayaan Idulfitri 1442 Hijriyah tahun ini tak menyurutkan nilai-nilai silaturahmi. Tak bisa berjabat tangan langsung namun silaturahmi bisa dilakukan melalui virtual. Cara ini turut dilakukan Wali Kota Pontianak beserta istri saat perayaan lebaran.

Pemerintah tahun ini memang melarang masyarakat melakukan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak. Tujuannya satu. Agar penularan virus covid-19 tidak semakin banyak.

Begitu pula di lebaran tahun ini. Aturan mudik dilarang, membuat jalinan silaturahmi tak seperti lebaran sebelum covid melanda. Meski demikian, maaf-maafan bisa dilakukan melalui virtual. Hal inilah yang dilakukan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono beserta istri saat lebaran hari pertama.

Sebelum bersilaturahmi secara virtual. Edi pun melakukan sungkem pada orang tuanya, Hj Rukiyah di kediaman rumah dinas. “Kami melakukan sungkeman dengan orang tua kami untuk meminta maaf atas semua kesalahan kami selaku anak,” ujarnya.

Baca Juga :  Empat Dokter Kalbar Dinyatakan Sembuh Covid-19

Selanjutnya iapun melakukan silaturahmi dengan keluarga dan kerabat melalui virtual melalui video call. Selain keluarga, Edi juga sempat menghubungi Bupati Sintang, Jarot Winarno lewat video call. “Apa kabar Pak Jarot, saya beserta keluarga mohon maaf lahir dan batin ya,” ucapnya saat tersambung dengan Bupati Sintang.

Ia mengatakan, kondisi pandemi yang dirasakan semua lapisan masyarakat, memberi pelajaran kepada siapapun untuk tetap bersabar dan menahan diri serta berikhtiar. Silaturahmi dalam kondisi sekarang ini meskipun tidak dilakukan tatap muka langsung, melainkan lewat perangkat komunikasi, namun tidak mengurangi nilai silaturahmi. “Saya rasa tidak mengurangi makna halal bihalal kita,” ungkapnya.

Adanya kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik, membuat mereka yang berada jauh dari kampung halaman tidak bisa bertemu dengan keluarga. “Silaturahmi secara virtual ini setidaknya mengobati rasa rindu pada orang-orang yang kita cintai,” katanya.

Baca Juga :  Pelatihan Berbasis Kompetensi Dimulai

Bagi mereka yang hendak bersilaturahmi dengan orang tuanya, diimbau untuk menjaga dan melindungi para orang tua agar terhindar dari tertularnya Covid-19. Caranya, dengan mematuhi protokol kesehatan. “Sebelum bertemu dengan orang tua, sebaiknya cuci tangan terlebih dahulu. Apabila merasa sakit, jangan dulu berkunjung ke manapun, tetap berada di rumah.

“Lebaran kali ini saya rasa tidak mengurangi makna halal bihalal kita. Silaturahmi secara virtual ini setidaknya mengobati rasa rindu pada orang-orang yang kita cintai,” tandasnya. (iza)

PONTIANAK – Meskipun di tengah kondisi pandemi, perayaan Idulfitri 1442 Hijriyah tahun ini tak menyurutkan nilai-nilai silaturahmi. Tak bisa berjabat tangan langsung namun silaturahmi bisa dilakukan melalui virtual. Cara ini turut dilakukan Wali Kota Pontianak beserta istri saat perayaan lebaran.

Pemerintah tahun ini memang melarang masyarakat melakukan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak. Tujuannya satu. Agar penularan virus covid-19 tidak semakin banyak.

Begitu pula di lebaran tahun ini. Aturan mudik dilarang, membuat jalinan silaturahmi tak seperti lebaran sebelum covid melanda. Meski demikian, maaf-maafan bisa dilakukan melalui virtual. Hal inilah yang dilakukan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono beserta istri saat lebaran hari pertama.

Sebelum bersilaturahmi secara virtual. Edi pun melakukan sungkem pada orang tuanya, Hj Rukiyah di kediaman rumah dinas. “Kami melakukan sungkeman dengan orang tua kami untuk meminta maaf atas semua kesalahan kami selaku anak,” ujarnya.

Baca Juga :  Naga Hot Forex Vois Dragon Sport Diserbu Peserta Photo Kontes

Selanjutnya iapun melakukan silaturahmi dengan keluarga dan kerabat melalui virtual melalui video call. Selain keluarga, Edi juga sempat menghubungi Bupati Sintang, Jarot Winarno lewat video call. “Apa kabar Pak Jarot, saya beserta keluarga mohon maaf lahir dan batin ya,” ucapnya saat tersambung dengan Bupati Sintang.

Ia mengatakan, kondisi pandemi yang dirasakan semua lapisan masyarakat, memberi pelajaran kepada siapapun untuk tetap bersabar dan menahan diri serta berikhtiar. Silaturahmi dalam kondisi sekarang ini meskipun tidak dilakukan tatap muka langsung, melainkan lewat perangkat komunikasi, namun tidak mengurangi nilai silaturahmi. “Saya rasa tidak mengurangi makna halal bihalal kita,” ungkapnya.

Adanya kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik, membuat mereka yang berada jauh dari kampung halaman tidak bisa bertemu dengan keluarga. “Silaturahmi secara virtual ini setidaknya mengobati rasa rindu pada orang-orang yang kita cintai,” katanya.

Baca Juga :  20 Petugas Medis Reaktif Covid-19, RS Kota Kekurangan Tenaga

Bagi mereka yang hendak bersilaturahmi dengan orang tuanya, diimbau untuk menjaga dan melindungi para orang tua agar terhindar dari tertularnya Covid-19. Caranya, dengan mematuhi protokol kesehatan. “Sebelum bertemu dengan orang tua, sebaiknya cuci tangan terlebih dahulu. Apabila merasa sakit, jangan dulu berkunjung ke manapun, tetap berada di rumah.

“Lebaran kali ini saya rasa tidak mengurangi makna halal bihalal kita. Silaturahmi secara virtual ini setidaknya mengobati rasa rindu pada orang-orang yang kita cintai,” tandasnya. (iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/