alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Harisson Sebut Penggantian Plafon Enam Ambulans Infeksius Rekomendasi Jaksa

PONTIANAK-Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menjelaskan soal penggantian lapisan plafon terhadap enam ambulans infeksius yang diadakan PT Ambulance Pintar Indonesia (API). Hal tersebut menurutnya merupakan rekomendasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar.

“Rekomendasi Kejati Kalbar terhadap enam ambulans transport infeksius yang diadakan oleh PT API adalah melapisi plafon ambulans, yang tadinya dilapisi dengan bahan beludru diganti dengan lapisan bahan sintetis kulit,” ungkapnya, Senin (18/10).

Hal tersebut lanjut dia, dimaksudkan agar nantinya mudah dalam pembersihan plafon. Atau ketika akan melakukan disinfeksi plafon terhadap kemungkinan adanya virus atau bakteri yang menempel di plafon tersebut.

“Untuk itu PT API kemudian melapisi plafon ambulans tersebut di salah satu tempat bengkel variasi mobil di Pontianak,” katanya.

Baca Juga :  Dua Korporasi Pembakar Lahan Siap Disidangkan

Untuk pengerjaannya dilakukan selama dua hari pada Sabtu (16/10) dan Minggu (17/10). Karena plafon ambulans Hi-Ace terdapat mulai dari langit-langit mobil sampai separuh dinding kiri dan kanan, maka dalam pengerjaannya barang-barang atau aksesoris yang sudah ada di dalam terpaksa dibuka terlebih dahulu. Peralatan tersebut kemudian akan dipasang lagi pada saat proses penggantian plafon selesai.

“Jadi tidak tepat kalau dikatakan bahwa mobil ambulans itu kosong. Dalam kontrak masa pemeliharaan mobil ambulans ini selama 180 hari kalender, jadi PT API masih mempunyai tanggung jawab dalam pemeliharaan ambulans ini,” pungkasnya. (bar)

PONTIANAK-Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menjelaskan soal penggantian lapisan plafon terhadap enam ambulans infeksius yang diadakan PT Ambulance Pintar Indonesia (API). Hal tersebut menurutnya merupakan rekomendasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar.

“Rekomendasi Kejati Kalbar terhadap enam ambulans transport infeksius yang diadakan oleh PT API adalah melapisi plafon ambulans, yang tadinya dilapisi dengan bahan beludru diganti dengan lapisan bahan sintetis kulit,” ungkapnya, Senin (18/10).

Hal tersebut lanjut dia, dimaksudkan agar nantinya mudah dalam pembersihan plafon. Atau ketika akan melakukan disinfeksi plafon terhadap kemungkinan adanya virus atau bakteri yang menempel di plafon tersebut.

“Untuk itu PT API kemudian melapisi plafon ambulans tersebut di salah satu tempat bengkel variasi mobil di Pontianak,” katanya.

Baca Juga :  Midji Pastikan Pengadaan Ambulans Infeksius Tak Bermasalah

Untuk pengerjaannya dilakukan selama dua hari pada Sabtu (16/10) dan Minggu (17/10). Karena plafon ambulans Hi-Ace terdapat mulai dari langit-langit mobil sampai separuh dinding kiri dan kanan, maka dalam pengerjaannya barang-barang atau aksesoris yang sudah ada di dalam terpaksa dibuka terlebih dahulu. Peralatan tersebut kemudian akan dipasang lagi pada saat proses penggantian plafon selesai.

“Jadi tidak tepat kalau dikatakan bahwa mobil ambulans itu kosong. Dalam kontrak masa pemeliharaan mobil ambulans ini selama 180 hari kalender, jadi PT API masih mempunyai tanggung jawab dalam pemeliharaan ambulans ini,” pungkasnya. (bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/