alexametrics
26 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Harga Komoditas Dongkrak Penjualan Alat Berat, Penjualan PT Sany Perkasa Tembus 275 Unit

SUNGAI RAYA- PT Sany Perkasa berhasil mencatatkan kenaikan penjualan unit untuk wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tahun 2021. Hingga akhir Oktober 2021, distributor alat berat asal Tiongkok itu telah menjual sampai 275 unit melampaui target yang ditentukan sebanyak 200 unit.

“Untuk Kalbar dan Kalteng hingga akhir bulan lalu penjualan tembus pada angka 275 unit di semua model. Dari target sekitar 200 unit, artinya sudah melampaui target,” ungkap Chief Marketing Officer PT Sany Perkasa Hery Yulianto Surtiwan saat menghadiri Sany Customer Forum 2021 Kalbar-Kalteng, Rabu (17/11).

Menurut Hery peningkatan penjualan tak lepas dari peningkatan harga komoditas di sektor-sektor unggulan yang ada di Kalbar dan Kalteng. Seperti sektor perkebunan, pertambangan dan kehutanan yang banyak menggunakan alat berat. “Untuk Kalbar dan Kalteng sektor yang dominan adalah forestry dan perkebunan dalam hal ini kelapa sawit. Jadi pangsa pasar di dua provinsi untuk cukup bagus,” katanya.

Baca Juga :  Kartu Vaksin Covid-19 Boleh Saja Diberlakukan

Dalam kesempatan yang sama, President Director/CEO PT Sany Perkasa Zhang Zhaoqiang mengatakan, pandemi tak lantas mengurangi kualitas layanan yang diberikan. Karena memang proyek atau pekerjaan-pekerjaan yang menggunakan alat berat terus berjalan. “Sehingga untuk tim servis kami tetap berikan secara penuh. Tim servis juga stanby dari rumah, sehingga ketika diperlukan untuk servis mereka bisa langsung berangkat dari rumah masing-masing,” terangnya.

Sementara untuk penjualan, di awal pandemi pihaknya memang sempat mengalami kendala dalam pengiriman. Baik sparepart maupun unit kendaraan. “Untuk mengatasi hal itu maka Sany memesan satu kapal dari Tiongkok untuk dikirimkan ke Indonesia,” ucap Zhang.

Ia melihat pangsa pasar di Kalbar dan Kalteng memang sangat besar. Maka dari itu ke depan dua provinsi ini bakal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. “Maka kami juga akan menyediakan stok yang cukup baik sparepart maupun memberikan servis yang baik untuk mendukung perkembangan perekonomian di kedua tempat ini,” pungkasnya.

Baca Juga :  DPN PERADI Lantik 54 Advokat

Untuk diketahui, Sany Excavator tumbuh pesat di Indonesia, menempati posisi teratas dalam dua tahun berturut-turut dalam penjualan excavator di Indonesia (ERG Report based). Excavator Sany hadir di pasar Indonesia dengan type/model antara lain SY55C, SY75C, SY135C, SY135F, SY215C, SY215C-ACE, SY365H, SY500H, SY750H dan SY980H.

PT Sany Perkasa adalah group perusahaan dari Sany Heavy Machinery yang berfokus pada penjualan dan distribusi excavator, wheel loader dan drilling rig untuk pasar di Indonesia. Berkantor pusat di Jakarta dan memiliki kantor cabang dan perwakilan di kota-kota besar seperti Pontianak, Sampit hingga Samarinda dan tersebar di seluruh Indonesia. (bar)

SUNGAI RAYA- PT Sany Perkasa berhasil mencatatkan kenaikan penjualan unit untuk wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tahun 2021. Hingga akhir Oktober 2021, distributor alat berat asal Tiongkok itu telah menjual sampai 275 unit melampaui target yang ditentukan sebanyak 200 unit.

“Untuk Kalbar dan Kalteng hingga akhir bulan lalu penjualan tembus pada angka 275 unit di semua model. Dari target sekitar 200 unit, artinya sudah melampaui target,” ungkap Chief Marketing Officer PT Sany Perkasa Hery Yulianto Surtiwan saat menghadiri Sany Customer Forum 2021 Kalbar-Kalteng, Rabu (17/11).

Menurut Hery peningkatan penjualan tak lepas dari peningkatan harga komoditas di sektor-sektor unggulan yang ada di Kalbar dan Kalteng. Seperti sektor perkebunan, pertambangan dan kehutanan yang banyak menggunakan alat berat. “Untuk Kalbar dan Kalteng sektor yang dominan adalah forestry dan perkebunan dalam hal ini kelapa sawit. Jadi pangsa pasar di dua provinsi untuk cukup bagus,” katanya.

Baca Juga :  Wali Kota Edi Kamtono Ikut Salatkan Jenazah Syifa Mila

Dalam kesempatan yang sama, President Director/CEO PT Sany Perkasa Zhang Zhaoqiang mengatakan, pandemi tak lantas mengurangi kualitas layanan yang diberikan. Karena memang proyek atau pekerjaan-pekerjaan yang menggunakan alat berat terus berjalan. “Sehingga untuk tim servis kami tetap berikan secara penuh. Tim servis juga stanby dari rumah, sehingga ketika diperlukan untuk servis mereka bisa langsung berangkat dari rumah masing-masing,” terangnya.

Sementara untuk penjualan, di awal pandemi pihaknya memang sempat mengalami kendala dalam pengiriman. Baik sparepart maupun unit kendaraan. “Untuk mengatasi hal itu maka Sany memesan satu kapal dari Tiongkok untuk dikirimkan ke Indonesia,” ucap Zhang.

Ia melihat pangsa pasar di Kalbar dan Kalteng memang sangat besar. Maka dari itu ke depan dua provinsi ini bakal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. “Maka kami juga akan menyediakan stok yang cukup baik sparepart maupun memberikan servis yang baik untuk mendukung perkembangan perekonomian di kedua tempat ini,” pungkasnya.

Baca Juga :  Jaga Keandalan, PLTD 6,5 MW Masuk Perawatan

Untuk diketahui, Sany Excavator tumbuh pesat di Indonesia, menempati posisi teratas dalam dua tahun berturut-turut dalam penjualan excavator di Indonesia (ERG Report based). Excavator Sany hadir di pasar Indonesia dengan type/model antara lain SY55C, SY75C, SY135C, SY135F, SY215C, SY215C-ACE, SY365H, SY500H, SY750H dan SY980H.

PT Sany Perkasa adalah group perusahaan dari Sany Heavy Machinery yang berfokus pada penjualan dan distribusi excavator, wheel loader dan drilling rig untuk pasar di Indonesia. Berkantor pusat di Jakarta dan memiliki kantor cabang dan perwakilan di kota-kota besar seperti Pontianak, Sampit hingga Samarinda dan tersebar di seluruh Indonesia. (bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/