alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Ami Dollah; Jalan Tanah Longsor Sedang Proses Perbaikan

PONTIANAK–Syarif Abdullah Alkadrie, Wakil Ketua Komisi V DPR RI meminta penanganan tanah longsor di Jalan Pembangunan, Dusun Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau dipercepat proses perbaikannya oleh Kementriaan PUPR.

“Kami sudah meninjau langsung. Penanganannya memang harus dipercepat. Sebab, jalan tanang longsor ini merupakan jalan penghubung antar Kalimantan dan Kalbar bagian selatan termasuk wilayah perbatasan,” katanya, Selasa(19/1).

Menurutnya karena status jalan Pembangunan, Dusun Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat nasional, maka anggaran dana tanggap darurat jelas berada di Kementriaan PUPR. Dalam kunjungan belum lama ini, Balan Jalan dan Jembatan perwakilannya, di Kalbar sudah mendesai proses perbaikannya. “Harapan kami, dalam waktu dekat situasi sudah normal kembali. Lalu lalang kendaraan sudah bisa terlewati,” ucap dia.

Baca Juga :  Forum Kelompok Kerja Kepsek, Wabup: Jangan Berpikir Berat. Jalani Saja!

Ketua DPP Nasdem ini menambahkan bahwa sekarang program anggarannya sudah diproses. Namun pastinya penyangga tebing yang longsor juga harus direncanakan secara matang. Ini jelas membutuhkan kehati-hatian dan ilmu teknis mendalam. Jangan sampai diperbaiki kemudian ambruk lagi.

Syarif mengkritisi bahwa jalan-jalan rusak menuju Tayan, Kabupaten Sanggau dan sepanjang pulau Kalimantan memang progresnnya sudah dilelang. Tidak lama lagi bakalan ada perbaikan atau penampalan jalan berbolong-bolong. Beberapa bahkan ada di daerah perbatasan negara.

Misalnya di Kabupaten Kapuas Hulu ada tanah longsong diakibatkan tingginya curah hujan. Tentu semuanya akan ditata dan secepatnya diperbaiki. “Harapan kami, jalan-jalan berstatus nasional di Kalimantan Barat akan mulus dan mampu menjadi pendongkrak ekonomi warga,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Bupati Bertemu, Sepakati Batas Wilayah

Diberitakan sebelumnya, dampak tanah longsor melanda kilometer 2 Jalan Poros Tayan-Pontianak, Desa Pedalaman, Kabupaten Sanggau, di Kalimantan Barat, Minggu (10/1), jalur kendaraan besar tidak bisa dilewati.

“Kalau perkiraan mungkin kerusakan badan jalan hampir sepanjang 40-50 meter. Makanta jalan penghubung Tayan-Pontianak menghambat lalu lalang kendaraan besar,” ucap dia, Amru salah satu warga setempat.

Dia menyebutkan bahwa longsor yang terjadi diduga intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Hampir separuh badan jalan rusak termasuk mengakibatkan satu unit rumah warga ikut ambruk.(den)

PONTIANAK–Syarif Abdullah Alkadrie, Wakil Ketua Komisi V DPR RI meminta penanganan tanah longsor di Jalan Pembangunan, Dusun Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau dipercepat proses perbaikannya oleh Kementriaan PUPR.

“Kami sudah meninjau langsung. Penanganannya memang harus dipercepat. Sebab, jalan tanang longsor ini merupakan jalan penghubung antar Kalimantan dan Kalbar bagian selatan termasuk wilayah perbatasan,” katanya, Selasa(19/1).

Menurutnya karena status jalan Pembangunan, Dusun Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat nasional, maka anggaran dana tanggap darurat jelas berada di Kementriaan PUPR. Dalam kunjungan belum lama ini, Balan Jalan dan Jembatan perwakilannya, di Kalbar sudah mendesai proses perbaikannya. “Harapan kami, dalam waktu dekat situasi sudah normal kembali. Lalu lalang kendaraan sudah bisa terlewati,” ucap dia.

Baca Juga :  Jaksa “Pelototin” Anggaran Covid - 19

Ketua DPP Nasdem ini menambahkan bahwa sekarang program anggarannya sudah diproses. Namun pastinya penyangga tebing yang longsor juga harus direncanakan secara matang. Ini jelas membutuhkan kehati-hatian dan ilmu teknis mendalam. Jangan sampai diperbaiki kemudian ambruk lagi.

Syarif mengkritisi bahwa jalan-jalan rusak menuju Tayan, Kabupaten Sanggau dan sepanjang pulau Kalimantan memang progresnnya sudah dilelang. Tidak lama lagi bakalan ada perbaikan atau penampalan jalan berbolong-bolong. Beberapa bahkan ada di daerah perbatasan negara.

Misalnya di Kabupaten Kapuas Hulu ada tanah longsong diakibatkan tingginya curah hujan. Tentu semuanya akan ditata dan secepatnya diperbaiki. “Harapan kami, jalan-jalan berstatus nasional di Kalimantan Barat akan mulus dan mampu menjadi pendongkrak ekonomi warga,” ujarnya.

Baca Juga :  Wacana PPPK, Membuka Asa Guru Honorer Mengecap Sejahtera

Diberitakan sebelumnya, dampak tanah longsor melanda kilometer 2 Jalan Poros Tayan-Pontianak, Desa Pedalaman, Kabupaten Sanggau, di Kalimantan Barat, Minggu (10/1), jalur kendaraan besar tidak bisa dilewati.

“Kalau perkiraan mungkin kerusakan badan jalan hampir sepanjang 40-50 meter. Makanta jalan penghubung Tayan-Pontianak menghambat lalu lalang kendaraan besar,” ucap dia, Amru salah satu warga setempat.

Dia menyebutkan bahwa longsor yang terjadi diduga intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Hampir separuh badan jalan rusak termasuk mengakibatkan satu unit rumah warga ikut ambruk.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/