alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Persaingan Ketat Kategori Usia Emas

PONTIANAK–Musabawah Tilawatil Quran ke XXVI Tingkat Kota Pontianak di kategori usia emas, tahun ini baru dilaksanakan. Dilombakan di mimbar utama Taman Alun Kapuas, kemarin persaingan antara peserta perwakilan enam kecamatan begitu ketat.

Hal tersebut dituturkan salah satu pesertanya, Zuraidah. “Kategori usia emas ini baru kali pertama dilombakan di Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Kota Pontianak. Tahun lalu ini belum ada. Dari informasinya, kategori emas juga akan dilombakan di tingkat provinsi. Untuk pesertanya, kategorinya sudah senior, karena usaianya minimal 50 tahun ke atas,” kata Zuraidah kepada Pontianak Post.

Untuk ikut lomba ini, Zuraidah menjelaskan terlebih dulu dilakukan seleksi di tingkat Kecamatan. Setelah menjadi yang terbaik di tingkat kecamatan, diapun mewakili Pontianak Timur untuk bersaing dengan para peserta perwakilan kecamatan lain.

Baca Juga :  Akhirnya Kontingen Melawi Tampil

Pandangan dia, semua peserta yang ikut di kategori usia emas ini, penampilannya di atas rata-rata. Sebagian besar pesertanya sudah memiliki jam terbang tinggi.

Itu terlihat ketika masing-masing peserta membaca ayat suci Al Quran. Suara lanutan, mahraj dan tilawahnya begitu baik. Tentu, akan membuat juri lebih detail dalam penialainnya.

Meski sudah mengikuti banyak lomba, dia tetap tegang. Kesulitan dia, utamanya saat melakukan variasi utamanya pada nada pertama ke berikutnya. “Bagi saya ini yang agak sulit. Namun saya tetap optimis hasil penampialan tadi sudah baik dan bagus,” katanya.(iza)

PONTIANAK–Musabawah Tilawatil Quran ke XXVI Tingkat Kota Pontianak di kategori usia emas, tahun ini baru dilaksanakan. Dilombakan di mimbar utama Taman Alun Kapuas, kemarin persaingan antara peserta perwakilan enam kecamatan begitu ketat.

Hal tersebut dituturkan salah satu pesertanya, Zuraidah. “Kategori usia emas ini baru kali pertama dilombakan di Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Kota Pontianak. Tahun lalu ini belum ada. Dari informasinya, kategori emas juga akan dilombakan di tingkat provinsi. Untuk pesertanya, kategorinya sudah senior, karena usaianya minimal 50 tahun ke atas,” kata Zuraidah kepada Pontianak Post.

Untuk ikut lomba ini, Zuraidah menjelaskan terlebih dulu dilakukan seleksi di tingkat Kecamatan. Setelah menjadi yang terbaik di tingkat kecamatan, diapun mewakili Pontianak Timur untuk bersaing dengan para peserta perwakilan kecamatan lain.

Baca Juga :  Dinsos Kota Pontianak dan ACT, satu Visi Entaskan Permasalahan Sosial Masyarakat

Pandangan dia, semua peserta yang ikut di kategori usia emas ini, penampilannya di atas rata-rata. Sebagian besar pesertanya sudah memiliki jam terbang tinggi.

Itu terlihat ketika masing-masing peserta membaca ayat suci Al Quran. Suara lanutan, mahraj dan tilawahnya begitu baik. Tentu, akan membuat juri lebih detail dalam penialainnya.

Meski sudah mengikuti banyak lomba, dia tetap tegang. Kesulitan dia, utamanya saat melakukan variasi utamanya pada nada pertama ke berikutnya. “Bagi saya ini yang agak sulit. Namun saya tetap optimis hasil penampialan tadi sudah baik dan bagus,” katanya.(iza)

Most Read

Kini, Kian Sulit Cari Lahan Makam

Waspadai Isu SARA di Mempawah

Artikel Terbaru

/