alexametrics
30 C
Pontianak
Monday, May 23, 2022

Silvi, Pasien Dompet Simpatik Pontianak Post Sembuh dari Bocor Jantung

Silvi Anjani menjalani serangkaian operasi mengobati bocor jantung yang dideritanya. Setahun pascaoperasi, Silvi dinyatakan sembuh dan sudah tak mengeluhkan sesak napas lagi. Silvi merupakan pasien Dompet Simpatik Pontianak Post yang sembuh dari sakit yang dideritanya.

MARSITA RIANDINI, PONTIANAK

SEBELUMNYA, keluarga Silvi mengalami kesulitan biaya untuk mengobati anak keempat dari empat bersaudara itu. Program Dompet Simpatik Pontianak Post bekerjasama dengan Dompet Ummat terhimpun dana dari para donatur untuk membantu biaya pengobatan.
Lia, ibu Silvi mengatakan, selama satu tahun masa pemulihan menunjukkan perkembangan yang baik. Silvi sudah aktif bermain pada usianya yang menginjak dua tahun delapan bulan.

“Sudah pandai ngomong juga. Cuma kata dokter dijaga jangan terlalu letih,” papar warga Sambas ini.

Bobot tubuhnya juga sudah bertambah dibanding beberapa bulan lalu, sebelum operasi. “Dulu hanya delapan kilogram, sekarang sudah 13 kilogram,” kata Lia.

Baca Juga :  Pelajar Al Mumtaz Pontianak Kunjungi Legiun Veteran

Lia mengatakan, sejak lahir kondisi anaknya tampak biasa-biasa saja. Namun, kejanggalan baru terasa di usia satu bulan. Bahkan di usia dua bulan, Silvi pernah nangis tanpa suara. Bulan ketiga usianya, Silvi demam yang lama. Di bulan keempat dadanya tampak cekung.

“Saat usianya delapan bulan kami bawa ke puskesmas, dan disarankan ke dokter anak. Dari situlah kami tahu anak kami mengalami kelainan jantung, kata dokter semacam bocor jantung,” ujar dia.

Pada Januari 2021, Silvi menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Sebulan lebih menjalani serangkaian operasi, mengobati jantungnya yang bocor. Setahun setelah pengobatan, dokter menyatakan Silvi sudah sehat.

“Kata dokternya sudah sehat, sudah tidak perlu kontrol lagi,” katanya.

Baca Juga :  Purna Tugas, Pontianak Post Lepas Manajer Keuangan

Meski tidak ada pantangan makanan, anak keempat dari empat bersaudara ini tetap dibatasi konsumsi minuman bersoda dan makanan tertentu yang dikhawatirkan mengganggu kondisi kesehatannya.

Lia berterima kasih pada donatur yang membantu melalui program Dompet Simpatik Pontianak Post bekerjasama dengan Dompet Ummat. Donasi digunakan untuk biaya transportasi, akomodasi dan kebutuhan lainnya.

Lia bersyukur, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kesembuhan buah hatinya. Berharap anaknya bisa tumbuh dan berkembang secara sehat.

“Saya bersyukur kepada Allah, dan berterima kasih kepada Pontianak Post, Dompet Ummat, dan donatur yang telah membantu kesembuhan Silvi,” jelasnya haru dan berdoa agar kebaikan ini mendapat balasan. (*)

Silvi Anjani menjalani serangkaian operasi mengobati bocor jantung yang dideritanya. Setahun pascaoperasi, Silvi dinyatakan sembuh dan sudah tak mengeluhkan sesak napas lagi. Silvi merupakan pasien Dompet Simpatik Pontianak Post yang sembuh dari sakit yang dideritanya.

MARSITA RIANDINI, PONTIANAK

SEBELUMNYA, keluarga Silvi mengalami kesulitan biaya untuk mengobati anak keempat dari empat bersaudara itu. Program Dompet Simpatik Pontianak Post bekerjasama dengan Dompet Ummat terhimpun dana dari para donatur untuk membantu biaya pengobatan.
Lia, ibu Silvi mengatakan, selama satu tahun masa pemulihan menunjukkan perkembangan yang baik. Silvi sudah aktif bermain pada usianya yang menginjak dua tahun delapan bulan.

“Sudah pandai ngomong juga. Cuma kata dokter dijaga jangan terlalu letih,” papar warga Sambas ini.

Bobot tubuhnya juga sudah bertambah dibanding beberapa bulan lalu, sebelum operasi. “Dulu hanya delapan kilogram, sekarang sudah 13 kilogram,” kata Lia.

Baca Juga :  Rujukan Informasi Terpercaya, Media Cetak Tetap Eksis di Era Digital

Lia mengatakan, sejak lahir kondisi anaknya tampak biasa-biasa saja. Namun, kejanggalan baru terasa di usia satu bulan. Bahkan di usia dua bulan, Silvi pernah nangis tanpa suara. Bulan ketiga usianya, Silvi demam yang lama. Di bulan keempat dadanya tampak cekung.

“Saat usianya delapan bulan kami bawa ke puskesmas, dan disarankan ke dokter anak. Dari situlah kami tahu anak kami mengalami kelainan jantung, kata dokter semacam bocor jantung,” ujar dia.

Pada Januari 2021, Silvi menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Sebulan lebih menjalani serangkaian operasi, mengobati jantungnya yang bocor. Setahun setelah pengobatan, dokter menyatakan Silvi sudah sehat.

“Kata dokternya sudah sehat, sudah tidak perlu kontrol lagi,” katanya.

Baca Juga :  Semangat Berbagi Kasih Xing Fu Bersama Pontianak Post

Meski tidak ada pantangan makanan, anak keempat dari empat bersaudara ini tetap dibatasi konsumsi minuman bersoda dan makanan tertentu yang dikhawatirkan mengganggu kondisi kesehatannya.

Lia berterima kasih pada donatur yang membantu melalui program Dompet Simpatik Pontianak Post bekerjasama dengan Dompet Ummat. Donasi digunakan untuk biaya transportasi, akomodasi dan kebutuhan lainnya.

Lia bersyukur, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kesembuhan buah hatinya. Berharap anaknya bisa tumbuh dan berkembang secara sehat.

“Saya bersyukur kepada Allah, dan berterima kasih kepada Pontianak Post, Dompet Ummat, dan donatur yang telah membantu kesembuhan Silvi,” jelasnya haru dan berdoa agar kebaikan ini mendapat balasan. (*)

Most Read

SKPP Wujudkan Pemilu Berkualitas

Dukung Terlaksananya Inpres Nomor 1

Perbaikan Kapuas II Selesai

Dewan Dukung Pembangunan  

Artikel Terbaru

/