alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Jelang Ramadan, Komisi 2 Minta Pantau Bapoktin

PONTIANAK – Affandi, Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Barat meminta pemerintah sejak awal sudah mengantisipasi ketersediaan bahan kebutuhan pokok penting (Bapoktin) di seluruh Kalimantan Barat jelang Ramadan 2021. Ini bertujuan agar kelangkaan dan harga biasanya cenderung melonjak naik.
“Memanh sudah harus disiapkan dari sekarang. Antisipasi dari sekarang, walaupun kita nantinya akan menyambut dengan sederhana di tengah Pagebluk Covid-19. Namun kita sekali lagi ketersediaan stok dan harga stabil harus dijamin,” katanya Jumat(19/3) di Pontianak.

Bukan hanya jelang menyambut Ramadan 2021, Affandi juga meminta adanya perbaikan ketersediaan bahan pokok di daerah-daerah. “Upayakan terus untuk memperbaiki kesetaraan daerah-daerah pinggiran. Sudah harus diantisipasi awal,” ucapya.

Baca Juga :  Bangun Masjid Dekat Ahmadiyah, Midji Pastikan Tak Ikut Campur Soal Akidah

Pemerintah Kalbar memang sudah berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi terutama dalam mengantisipasi kenaikan permintaan menjelang Ramadan dan Idulfitri pada April dan Mei 2021. Tujuannya supaya besaran inflasi bisa sesuai target dan tidak terlampau tinggi.
Implementasi strategi tersebut difokuskan untuk menjaga kesinambungan pasokan sepanjang waktu dan kelancaran distribusi antar daerah antara lain melalui pemanfaatan teknologi informasi dan penguatan kerja sama antardaerah.

“Memang yang harus dipantau adalah keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif di masa pandemi Covid-19,” ujarnya.
Politisi Demokrat Kalbar ini pun sudah bekerja memastikan kecukupan dari bahan pokok dan bahan penting tersebut. Misalnya saja gula, ayam, daging sapi, beras, bumbu dapur termasuk bahan-bahan lainnya.

Baca Juga :  Norsan Sebut Asap Kiriman

Affandi meminta Disperindag Kalbar sudah awal melaporkan dan mengawal soal kelengkapan dan distribusi bahan-bahan kebutuhan pokok. Dalam waktu dekat, Komisi II DPRD Kalbar juga berencana melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional. “Artinya, semua harus dikawal dan dijaga demi masyarakat Kalbar dan umat muslim tetap tenang melaksanakan ibadah puasa dan lebaran,” ujarnya.(den)

PONTIANAK – Affandi, Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Barat meminta pemerintah sejak awal sudah mengantisipasi ketersediaan bahan kebutuhan pokok penting (Bapoktin) di seluruh Kalimantan Barat jelang Ramadan 2021. Ini bertujuan agar kelangkaan dan harga biasanya cenderung melonjak naik.
“Memanh sudah harus disiapkan dari sekarang. Antisipasi dari sekarang, walaupun kita nantinya akan menyambut dengan sederhana di tengah Pagebluk Covid-19. Namun kita sekali lagi ketersediaan stok dan harga stabil harus dijamin,” katanya Jumat(19/3) di Pontianak.

Bukan hanya jelang menyambut Ramadan 2021, Affandi juga meminta adanya perbaikan ketersediaan bahan pokok di daerah-daerah. “Upayakan terus untuk memperbaiki kesetaraan daerah-daerah pinggiran. Sudah harus diantisipasi awal,” ucapya.

Baca Juga :  Pemerintah Mulai Benahi ODOL

Pemerintah Kalbar memang sudah berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi terutama dalam mengantisipasi kenaikan permintaan menjelang Ramadan dan Idulfitri pada April dan Mei 2021. Tujuannya supaya besaran inflasi bisa sesuai target dan tidak terlampau tinggi.
Implementasi strategi tersebut difokuskan untuk menjaga kesinambungan pasokan sepanjang waktu dan kelancaran distribusi antar daerah antara lain melalui pemanfaatan teknologi informasi dan penguatan kerja sama antardaerah.

“Memang yang harus dipantau adalah keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif di masa pandemi Covid-19,” ujarnya.
Politisi Demokrat Kalbar ini pun sudah bekerja memastikan kecukupan dari bahan pokok dan bahan penting tersebut. Misalnya saja gula, ayam, daging sapi, beras, bumbu dapur termasuk bahan-bahan lainnya.

Baca Juga :  Pembangunan Duplikasi Kapuas I Masuk Tahap Lelang, Ini Nilai Pagunya

Affandi meminta Disperindag Kalbar sudah awal melaporkan dan mengawal soal kelengkapan dan distribusi bahan-bahan kebutuhan pokok. Dalam waktu dekat, Komisi II DPRD Kalbar juga berencana melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional. “Artinya, semua harus dikawal dan dijaga demi masyarakat Kalbar dan umat muslim tetap tenang melaksanakan ibadah puasa dan lebaran,” ujarnya.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

IPM Kalbar Masih Peringkat 30

Harga Hewan Kurban Melonjak

Usut Tuntas Promo Miras Holywings

/