25 C
Pontianak
Saturday, March 25, 2023

Dompet Ummat Luncurkan Program Berkelas, Bergerak Bersama Bantu Duafa

PONTIANAK – Jelang Ramadan 1444 Hijriah, Dompet Ummat Kalbar meluncurkan program ‘Berkelas’ (bergerak berkolaborasi dan amal bersama). Direktur Eksekutif Dompet Ummat Kalbar, Muhammad Yusuf menjelaskan bahwa program ini diluncurkan untuk mengajak banyak orang berlomba-lomba melakukan amal kebaikan secara bersama-sama, sehingga lebih banyak duafa yang terbantu.

“Kami mengajak berbagai pihak, komunitas, dan pemerintah untuk berkolaborasi membantu duafa. Kalau sendiri-sendiri, penerima manfaat terbatas. Semakin banyak kolaborasi, harapannya semakin banyak orang terbantu,” paparnya kepada awak media, Sabtu (18/3).

Sepanjang 2022, Dompet Ummat sudah membantu duafa sebanyak 11.369 jiwa melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga sosial kemanusiaan. Target 2023 ini, Dompet Ummat bisa menyantuni 20.000 duafa di Kalbar. “Terkait program Ramadan, tahun lalu sebanyak 2 ribu duafa yang terbantu,  target tahun 2023 ini semoga bisa 3 ribu sampai 4 ribu duafa yang dibantu,” ulas Yusuf.

Baca Juga :  Dompet Ummat-BNI Distribusikan Hewan Kurban

Program Ramadan ini terbagi menjadi beberapa  kegiatan, di antaranya berbagi kurma,  buka puasa bersama yatim dan duafa, belanja bareng yatim dan duafa, parcel lebaran keluarga duafa, takjil on the road, sahur 10 malam terakhir Ramadan, rendang lebaran keluarga duafa , dan  sedekah Alquran.

Sementara, Trisnawati, kepala Dinas Sosial Kota Pontianak menyambut baik ajakan kolaborasi untuk membantu duafa, khususnya program Ramadan Berkelas ini. Dia juga mengapresiasi program pemberdayaan yang diinisiasi Dompet Ummat, sehingga bantuan tidak hanya berupa uang tetapi juga keahlian. “Dengan adanya pelatihan itu, mereka memiliki keahlian untuk bisa lebih mandiri ke depannya,” papar dia.

Dompet Ummat juga memiliki program reguler beasiswa mualaf, merupakan beasiswa yang diberikan kepada mualaf yang menempuh pendidikan di tingkat menengah atas, khususnya di daerah pedalaman. Tujuan program ini untuk membantu meringankan biaya pendidikan mualaf dan menjadi kader untuk berdakwah di pedalaman. Ada juga bantuan usaha yakni pemberdayaan pelaku usaha atau pedagang di Kota Pontianak dan Kubu Raya.

Baca Juga :  Tiba di Padang, Tarian Khas Minang Sambut Kafilah Kalbar

Pemberdayaan yang dilakukan berupa pelatihan pengelolaan produk usaha yang sehat dan higienis pengemasan rebranding gerobak dan pendampingan usaha. Dompet Ummat juga memiliki program toko sembako gratis untuk dhuafa yang memberikan bantuan sembako untuk masyarakat di Kota Pontianak dan Kubu Raya selama tiga hingga enam bulan. Tujuan dari program ini adalah meminimalisir utang untuk dhuafa hingga kehidupan ekonomi mereka stabil. (mrd)

PONTIANAK – Jelang Ramadan 1444 Hijriah, Dompet Ummat Kalbar meluncurkan program ‘Berkelas’ (bergerak berkolaborasi dan amal bersama). Direktur Eksekutif Dompet Ummat Kalbar, Muhammad Yusuf menjelaskan bahwa program ini diluncurkan untuk mengajak banyak orang berlomba-lomba melakukan amal kebaikan secara bersama-sama, sehingga lebih banyak duafa yang terbantu.

“Kami mengajak berbagai pihak, komunitas, dan pemerintah untuk berkolaborasi membantu duafa. Kalau sendiri-sendiri, penerima manfaat terbatas. Semakin banyak kolaborasi, harapannya semakin banyak orang terbantu,” paparnya kepada awak media, Sabtu (18/3).

Sepanjang 2022, Dompet Ummat sudah membantu duafa sebanyak 11.369 jiwa melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga sosial kemanusiaan. Target 2023 ini, Dompet Ummat bisa menyantuni 20.000 duafa di Kalbar. “Terkait program Ramadan, tahun lalu sebanyak 2 ribu duafa yang terbantu,  target tahun 2023 ini semoga bisa 3 ribu sampai 4 ribu duafa yang dibantu,” ulas Yusuf.

Baca Juga :  14 Tahun Belum Pernah Merasakan Daging Kurban

Program Ramadan ini terbagi menjadi beberapa  kegiatan, di antaranya berbagi kurma,  buka puasa bersama yatim dan duafa, belanja bareng yatim dan duafa, parcel lebaran keluarga duafa, takjil on the road, sahur 10 malam terakhir Ramadan, rendang lebaran keluarga duafa , dan  sedekah Alquran.

Sementara, Trisnawati, kepala Dinas Sosial Kota Pontianak menyambut baik ajakan kolaborasi untuk membantu duafa, khususnya program Ramadan Berkelas ini. Dia juga mengapresiasi program pemberdayaan yang diinisiasi Dompet Ummat, sehingga bantuan tidak hanya berupa uang tetapi juga keahlian. “Dengan adanya pelatihan itu, mereka memiliki keahlian untuk bisa lebih mandiri ke depannya,” papar dia.

Dompet Ummat juga memiliki program reguler beasiswa mualaf, merupakan beasiswa yang diberikan kepada mualaf yang menempuh pendidikan di tingkat menengah atas, khususnya di daerah pedalaman. Tujuan program ini untuk membantu meringankan biaya pendidikan mualaf dan menjadi kader untuk berdakwah di pedalaman. Ada juga bantuan usaha yakni pemberdayaan pelaku usaha atau pedagang di Kota Pontianak dan Kubu Raya.

Baca Juga :  Ombudsman On The Spot Selama Tiga Bulan

Pemberdayaan yang dilakukan berupa pelatihan pengelolaan produk usaha yang sehat dan higienis pengemasan rebranding gerobak dan pendampingan usaha. Dompet Ummat juga memiliki program toko sembako gratis untuk dhuafa yang memberikan bantuan sembako untuk masyarakat di Kota Pontianak dan Kubu Raya selama tiga hingga enam bulan. Tujuan dari program ini adalah meminimalisir utang untuk dhuafa hingga kehidupan ekonomi mereka stabil. (mrd)

Most Read

Artikel Terbaru

/