alexametrics
22.8 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Dinkes Isolasi  Pekerja Migran dari Sarawak

Rapid Test, Seorang Perempuan Hamil Reaktif

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengungkapkan pihaknya tengah mengisolasi seorang pekerja migran Indonesia (PMI) dari Sarawak, Malaysia karena diduga terpapar Covid-19. Wanita berinisial NH itu kini dirawat di Upelkes Kalbar.

Ia bercerita, perempuan berusia 40 tahun itu dirujuk oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau pada 14 Juni 2020 lalu karena hasil rapid test reaktif. “Ibu ini masuk dari PLBN Entikong. Kami sudah melakukan isolasi dan penanganan lebih lanjut terhadap PMI ini yang kebetulan juga sedang hamil lima bulan,” terang Harisson, Kamis (18/6).

Selain itu, PMI yang beralamat di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini sudah dilakukan pemeriksaan swab RT-PCR dan tinggal menunggu hasilnya. “Pada saat datang, ibu ini sempat kehilangan kopernya, setelah kami telusuri ternyata tertinggal di KKP PLBN Entikong, kami sudah minta agar kopernya segera dikirim ke Upelkes Pontianak. Sedangkan suami NH menurut penuturannya masih berada di Malaysia,” terangnya.

Baca Juga :  Tambah Tiga Kasus Kematian

Selain itu, kata Harisson, pihaknya juga turut mengisolasi seorang PMI lainnya di Upelkes Kalbar. Pria berusia 45 tahun berinisial M itu beralamat di Surabaya, Jawa Timur. “Dia juga dirujuk bersamaan oleh Dinas Kesehatan Sanggau,” katanya.

Selain itu, Harisson juga mengumumkan perkembangan terbaru kasus Covid-19 di provinsi ini, Kamis (18/6). Dimana ada enam orang pasien konfirmasi (positif) Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Untuk sebarannya yakni ada dua orang pasien di Kabupaten Kapuas Hulu, dua orang di Kabupaten Sintang, satu orang di Kabupaten Kubu Raya dan satu orang di Kota Pontianak. (bar)

Rapid Test, Seorang Perempuan Hamil Reaktif

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengungkapkan pihaknya tengah mengisolasi seorang pekerja migran Indonesia (PMI) dari Sarawak, Malaysia karena diduga terpapar Covid-19. Wanita berinisial NH itu kini dirawat di Upelkes Kalbar.

Ia bercerita, perempuan berusia 40 tahun itu dirujuk oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau pada 14 Juni 2020 lalu karena hasil rapid test reaktif. “Ibu ini masuk dari PLBN Entikong. Kami sudah melakukan isolasi dan penanganan lebih lanjut terhadap PMI ini yang kebetulan juga sedang hamil lima bulan,” terang Harisson, Kamis (18/6).

Selain itu, PMI yang beralamat di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini sudah dilakukan pemeriksaan swab RT-PCR dan tinggal menunggu hasilnya. “Pada saat datang, ibu ini sempat kehilangan kopernya, setelah kami telusuri ternyata tertinggal di KKP PLBN Entikong, kami sudah minta agar kopernya segera dikirim ke Upelkes Pontianak. Sedangkan suami NH menurut penuturannya masih berada di Malaysia,” terangnya.

Baca Juga :  Awas Cuaca Ekstrem

Selain itu, kata Harisson, pihaknya juga turut mengisolasi seorang PMI lainnya di Upelkes Kalbar. Pria berusia 45 tahun berinisial M itu beralamat di Surabaya, Jawa Timur. “Dia juga dirujuk bersamaan oleh Dinas Kesehatan Sanggau,” katanya.

Selain itu, Harisson juga mengumumkan perkembangan terbaru kasus Covid-19 di provinsi ini, Kamis (18/6). Dimana ada enam orang pasien konfirmasi (positif) Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Untuk sebarannya yakni ada dua orang pasien di Kabupaten Kapuas Hulu, dua orang di Kabupaten Sintang, satu orang di Kabupaten Kubu Raya dan satu orang di Kota Pontianak. (bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/