alexametrics
23.4 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Massa Datangi Gedung DPRD, Tanyakan Kebenaran Isu Mundur Wakil Bupati Kubu Raya 

PONTIANAK—Sujiwo mengundurkan diri sebagai Wakil Bupati Kubu Raya periode 2019-2024. Surat pengunduran dirinya bahkan telah disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, yang merupakan salah satu partai pengusung Muda-Jiwo di Pilkada 2018.

“Benar. Saya mengajukan surat ke DPP PDI Perjuangan,” katanya singkat dikonfirmasi Pontianak Post ,Jumat (19/6) sore.

Pagi hari sebelumnya, sekitar 50 orang masa yang menamakan diri dari berbagai elemen masyarakat mendatangi Gedung DPRD Kubu Raya, Jumat(19/6). Mereka yang datang mengaku dari para relawan, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat ingin mengkonfirmasi isu pengunduran diri Wakil Bupati (Wabup), Kubu Raya, Sujiwo.

“Ada dua tujuan kami datang ke DPRD Kubu Raya. Jumlah rombongan sekitar 50 orang dari para relawan dan tokoh pemuda sekalugus tokoh mayarakat,” beber Agusuwandi yang menakan dirinya sebagai perwakilan mayarakat Kubu Raya.

Baca Juga :  Prioritaskan Ibadah di Malam Pergantian Tahun 

Menurut dia, kapasitas dirinya hadir adalah selaku perwakilan masyarakat di Kubu Raya. Ia mengaku selama ini sangat konsen mengikuti proses pemekaran sampai pemerintahan berjalan hingga sekarang. Ada dua tujuan besar, ia bersama rombongan datang ke Gedung DPRD Kubu Raya.

Pertama, kata Agus, pihaknya ingin mempertanyakan ke DPRD Kalbar soal kebenaran informasi yang diperoleh para relawan yang kabarnya Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo sudah berbicara langsung dan menyatakan niatan ingin mundur sebagai Wabup KKR.

“Kapasitas beliau (Sujiwo) sebagai Bendara DPD PDIP Kalbar, kabarnya juga sudah menyurati ke DPP PDIP dan meminta izin mundur sebagai Wabup KKR,” ucapnya.

Hanya, sambungnya, kalau mengikuti birokrasi, tentu berproses dari bawah seperti menyurati ke pimpinan DPRD Kubu Raya terlebih dahulu. Barulah nantinya sampai ke tangan Kemendagri (Kementriaan Dalam Negeri). ”Itu point yang ingin kami pertanyakan,” kata Agus.(den)

Baca Juga :  Beri Pelatihan Warga Terdampak Covid-19

PONTIANAK—Sujiwo mengundurkan diri sebagai Wakil Bupati Kubu Raya periode 2019-2024. Surat pengunduran dirinya bahkan telah disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, yang merupakan salah satu partai pengusung Muda-Jiwo di Pilkada 2018.

“Benar. Saya mengajukan surat ke DPP PDI Perjuangan,” katanya singkat dikonfirmasi Pontianak Post ,Jumat (19/6) sore.

Pagi hari sebelumnya, sekitar 50 orang masa yang menamakan diri dari berbagai elemen masyarakat mendatangi Gedung DPRD Kubu Raya, Jumat(19/6). Mereka yang datang mengaku dari para relawan, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat ingin mengkonfirmasi isu pengunduran diri Wakil Bupati (Wabup), Kubu Raya, Sujiwo.

“Ada dua tujuan kami datang ke DPRD Kubu Raya. Jumlah rombongan sekitar 50 orang dari para relawan dan tokoh pemuda sekalugus tokoh mayarakat,” beber Agusuwandi yang menakan dirinya sebagai perwakilan mayarakat Kubu Raya.

Baca Juga :  Tinjau Ulang Dana Bagi Hasil

Menurut dia, kapasitas dirinya hadir adalah selaku perwakilan masyarakat di Kubu Raya. Ia mengaku selama ini sangat konsen mengikuti proses pemekaran sampai pemerintahan berjalan hingga sekarang. Ada dua tujuan besar, ia bersama rombongan datang ke Gedung DPRD Kubu Raya.

Pertama, kata Agus, pihaknya ingin mempertanyakan ke DPRD Kalbar soal kebenaran informasi yang diperoleh para relawan yang kabarnya Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo sudah berbicara langsung dan menyatakan niatan ingin mundur sebagai Wabup KKR.

“Kapasitas beliau (Sujiwo) sebagai Bendara DPD PDIP Kalbar, kabarnya juga sudah menyurati ke DPP PDIP dan meminta izin mundur sebagai Wabup KKR,” ucapnya.

Hanya, sambungnya, kalau mengikuti birokrasi, tentu berproses dari bawah seperti menyurati ke pimpinan DPRD Kubu Raya terlebih dahulu. Barulah nantinya sampai ke tangan Kemendagri (Kementriaan Dalam Negeri). ”Itu point yang ingin kami pertanyakan,” kata Agus.(den)

Baca Juga :  Jumlah Penduduk Kubu Raya 610.103 Jiwa

Most Read

Artikel Terbaru

/