alexametrics
27.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

Gubernur Minta Aparat Tegas, Jangan Takut Dibully

SUNGAI RAYA – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan, dari hasil evaluasi penanganan Covid-19 yang dilakukan Satgas Provinsi meminta kepada Satgas Kabupaten/Kota harus tegas dengan dibekap dari TNI-Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan.

“Jangan ragu, kalau satu kata seluruhnya, jangan takut bully-an orang-orang. Satu kata, tindak tegas!” kata Sutarmidji saat menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di perbatasan wilayah Kalimantan Barat dan PPKM Skala Mikro, Jumat (18/6) di Aula Sudirman, Makodam XII Tanjungpura.

Kata Sutarmidji, saat ini PPKM skala Mikro Desa dan RT di Kalimantan Barat sudah mencapai 100 persen. Sedangkan pendanaannya, dipersilakan dia menggunakan 8 persen dari dana desa, dengan pengawasan dari kejaksaan dan pengadilan. Para kepala desa diharapkan dia agar tidak ragu menggunakan dana desa dalam penanganan Covid-19.

“Asal dimanfaatkan betul untuk penanganan Covid-19. Supaya jangan ragu menggunakan itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Awasi Penggunaan Anggaran Covid-19

Selanjutnya terkait dengan vaksinasi, Gubernur menyampaikan, untuk mempercepat penanganan Covid-19 akan melaksanakan vaksinasi kepada semuanya, terutama masyarakat yang bekerja. “Kita tidak lagi memandang usia, vaksin saja sebanyak-banyaknya. Seluruh yang bekerja akan divaksin. tidak pandang usia,” tegasnya.

Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menambahkan, terkait penanganan pelintas batas dan Pekerja Migran Indonesia di perbatasan saat ini Satgas tidak mengalami kendala. Semua dipastikan dia berjalan dengan baik berkat kerja sama semua pihak.

“Saya kira semuanya sudah bekerja keras bisa mengawal dalam mengkanalisasi kejadian menonjol di perbatasan, dan Alhamdulilah itu tidak menyebar,” kata Pangdam.

Di kesempatan yang sama, Pangdam juga mengucapkan terima kasih kepada para kepala desa dan ketua RT di Kalbar, yang telah bekerja secara maksimal, sehingga PPKM skala Mikro dapat mencapai 100 persen. Menurutnya, saat ini sudah ada lebih dari 2.031 posko PPKM Mikro di Kalbar.

Baca Juga :  Sutarmidji Minta Jembatan Korek Dirapikan

“Para ketua RT kita luar biasa. Mereka sudah bisa mengorganisir masyarakatnya, sehingga tetap produktif. Mudah-mudahan dengan adanya capaian 100 persen posko-posko di desa maupun RT ini bisa mempercepat perubahan perilaku masyarakat untuk taat dan patuh terhadap protokol kesehatan,” ucapnya.

Mengenai vaksinasi, Kodam XII Tanjungpura dipastikan dia nantinya akan melaksanakan serbuan teritorial vaksinasi. Masyarakat yang belum divaksin diharapkan dia dapat ikut serta dan tidak tidak perlu takut untuk divaksin.

“Kita tentara sudah divaksin semua. Mau vaksin Sinovac dan Astrazeneca, sudah semua dan tidak ada masalah. Jadi jangan ragu-ragu. Ayo masyarakat secara bertahap ikuti. Ada tempat-tempat yang sudah ditentukan dalam serbuan teritorial. Sambut vaksin dengan sukacita jangan takut,” imbau Pangdam. (ash)

SUNGAI RAYA – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan, dari hasil evaluasi penanganan Covid-19 yang dilakukan Satgas Provinsi meminta kepada Satgas Kabupaten/Kota harus tegas dengan dibekap dari TNI-Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan.

“Jangan ragu, kalau satu kata seluruhnya, jangan takut bully-an orang-orang. Satu kata, tindak tegas!” kata Sutarmidji saat menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di perbatasan wilayah Kalimantan Barat dan PPKM Skala Mikro, Jumat (18/6) di Aula Sudirman, Makodam XII Tanjungpura.

Kata Sutarmidji, saat ini PPKM skala Mikro Desa dan RT di Kalimantan Barat sudah mencapai 100 persen. Sedangkan pendanaannya, dipersilakan dia menggunakan 8 persen dari dana desa, dengan pengawasan dari kejaksaan dan pengadilan. Para kepala desa diharapkan dia agar tidak ragu menggunakan dana desa dalam penanganan Covid-19.

“Asal dimanfaatkan betul untuk penanganan Covid-19. Supaya jangan ragu menggunakan itu,” jelasnya.

Baca Juga :  DMI Berikan Bantuan Peralatan Bersih untuk Masjid

Selanjutnya terkait dengan vaksinasi, Gubernur menyampaikan, untuk mempercepat penanganan Covid-19 akan melaksanakan vaksinasi kepada semuanya, terutama masyarakat yang bekerja. “Kita tidak lagi memandang usia, vaksin saja sebanyak-banyaknya. Seluruh yang bekerja akan divaksin. tidak pandang usia,” tegasnya.

Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menambahkan, terkait penanganan pelintas batas dan Pekerja Migran Indonesia di perbatasan saat ini Satgas tidak mengalami kendala. Semua dipastikan dia berjalan dengan baik berkat kerja sama semua pihak.

“Saya kira semuanya sudah bekerja keras bisa mengawal dalam mengkanalisasi kejadian menonjol di perbatasan, dan Alhamdulilah itu tidak menyebar,” kata Pangdam.

Di kesempatan yang sama, Pangdam juga mengucapkan terima kasih kepada para kepala desa dan ketua RT di Kalbar, yang telah bekerja secara maksimal, sehingga PPKM skala Mikro dapat mencapai 100 persen. Menurutnya, saat ini sudah ada lebih dari 2.031 posko PPKM Mikro di Kalbar.

Baca Juga :  Midji Koreksi Mendagri

“Para ketua RT kita luar biasa. Mereka sudah bisa mengorganisir masyarakatnya, sehingga tetap produktif. Mudah-mudahan dengan adanya capaian 100 persen posko-posko di desa maupun RT ini bisa mempercepat perubahan perilaku masyarakat untuk taat dan patuh terhadap protokol kesehatan,” ucapnya.

Mengenai vaksinasi, Kodam XII Tanjungpura dipastikan dia nantinya akan melaksanakan serbuan teritorial vaksinasi. Masyarakat yang belum divaksin diharapkan dia dapat ikut serta dan tidak tidak perlu takut untuk divaksin.

“Kita tentara sudah divaksin semua. Mau vaksin Sinovac dan Astrazeneca, sudah semua dan tidak ada masalah. Jadi jangan ragu-ragu. Ayo masyarakat secara bertahap ikuti. Ada tempat-tempat yang sudah ditentukan dalam serbuan teritorial. Sambut vaksin dengan sukacita jangan takut,” imbau Pangdam. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/