alexametrics
31 C
Pontianak
Friday, July 1, 2022

Warga Buru Uang Rp75.000

Beredar di Situs Jual Beli Online dengan Harga Jutaan Perlembar

PONTIANAK – Bank Indonesia baru saja merilis uang edisi HUT ke-75 Republik Indonesia dengan pecahan Rp75.000. Di beberapa daerah seperti Kalimantan Barat, penukaran uang edisi khusus itu bisa dilakukan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat di Pontianak melalui aplikasi yang sudah disediakan.

Animo masyarakat untuk memiliki uang pecahan Rp75.000 itu pun cukup tinggi. Terbukti, sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2020, masyarakat tidak lagi bisa memesan dari situs pemesanan dengan alasan jadwal penuh. Bahkan, hingga hari terakhir pemesanan.

Salah satunya Ignasia Nugraha. Pria yang akrab disapa Aan ini mencoba mengakses situs tersebut pada pukul 23.00, namun ia tidak bisa memesan uang edisi khusus itu, dikarenakan jadwal penuh. “Tadi malam saya buka situsnya dan mulai memesan. Tapi tidak bisa, karena jadwalnya penuh,” kata Aan.

Demikian juga Bambang dan Lina. Mereka mengaku tidak bisa memesan uang tersebut dengan keterangan yang sama. “Yang hari terakhir pun sudah penuh. Padahal pengen banget punya, walaupun cuma selembar,” katanya.

Namun, tidak sedikit juga warga yang berhasil menukar uang pecahan Rp75.000 ribu itu. Salah satunya Agri Adtya. Ia mulai mengakses situs itu pukul 15.00 dan berhasil memesan. “Alhamdulillah berhasil, dan hari ini pukul 10.00-11.00 pengambilannya,” katanya sembari menunjukan uang pecahan Rp 75.000 itu, Selasa (18/8).

Baca Juga :  Minta Diberi Kebebasan Kelola Perbatasan

Agri mengaku mendapat nomor antrean 112 pada saat pengambilan uang bergambar sosok proklamator Indonesia Soekarno-Hatta itu. “Tadi saya datang kurang lebih jam 10.30, dan mendapat nomor antrean 112,” lanjutnya.

Ia mengaku bangga bisa memiliki uang edisi khusus Kemerdekaan ke 75 RI itu. Selain istimewa, uang tersebut dicetak dengan jumlah terbatas. “Kapan lagi bisa memiliki uang edisi kemerdekaan? Kalau pun edisi kemerdekaan akan dicetak tiap 25 tahun sekali, maka belum tentu 25 tahun mendatang bisa memilikinya,” paparnya.

Di sisi lain, uang pecahan Rp75.000 yang baru saja diluncurkan oleh Bank Indonesia itu sudah dijual belikan di beberapa situs online, dengan harga cukup fantasis. Perlembarnya dibandrol mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Berdasarkan pantauan Pontianak Post di beberapa situs jual beli online, seperti situs Shopee misalnya, uang pecahan Rp 75.000 tersebut dibandrol dengan harga Rp1 juta untuk satu lembar. Sedangkan di beberapa situs media online memberitakan, uang gambar sosok proklamator Indonesia Soekarno-Moch Hatta pada sisi depan dan potret anak-anak dengan pakaian adat pada sisi belakang itu dibandrol dengan harga yang cukup fantastis. Yakni, Rp50 juta perlembarnya.

Di situs lain, seperti akun celestial77, uang tersebut ditawarkan dengan harga Rp1.375.000.

Baca Juga :  Bocah Suku Tidung yang Viral Gara-gara Wajahnya Ada di Uang Rp 75 Ribu

Bank Indonesia menyatakan uang pecahan Rp 75.000 mulai berlaku pada 17 Agustus 2020 dan tersedia dalam 75 juta lembar yang diedarkan secara luas. Satu identitas hanya boleh memiliki satu lembar uang ini.

Adapun masyarakat yang ingin mendapatkannya terlebih dahulu harus melakukan pemesanan online melalui aplikasi pintar di website BI mulai 17 Agustus 2020 pukul 15.00. Setelah melakukan pemesanan online maka bisa melakukan penukaran di seluruh kantor wilayah BI dan juga bank umum yang ditunjuk.

Namun, penukaran melalui bank umum baru bisa dilakukan mulai 2 Oktober 2020 sampai dengan seluruh lembar uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI ditukarkan oleh masyarakat. Sedangkan penukaran melalui seluruh kantor perwakilan BI di Indonesia bisa dilakukan sejak 18 Agustus 2020.

Adapun syarat untuk melakukan penukaran untuk memperoleh Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI diantaranya, telah melakukan pemesanan melalui aplikasi Pintar; Membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli; Membawa bukti pemesanan dalam bentuk hardcopy atau digital; Melakukan penukaran pada waktu dan lokasi yang telah dipilih sesuai yang tertera pada bukti pemesanan; dan Data Nama dan NIK yang tercantum pada bukti pemesanan sesuai dengan KTP asli yang dibawa pada saat penukaran. (arf)

 

Beredar di Situs Jual Beli Online dengan Harga Jutaan Perlembar

PONTIANAK – Bank Indonesia baru saja merilis uang edisi HUT ke-75 Republik Indonesia dengan pecahan Rp75.000. Di beberapa daerah seperti Kalimantan Barat, penukaran uang edisi khusus itu bisa dilakukan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat di Pontianak melalui aplikasi yang sudah disediakan.

Animo masyarakat untuk memiliki uang pecahan Rp75.000 itu pun cukup tinggi. Terbukti, sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2020, masyarakat tidak lagi bisa memesan dari situs pemesanan dengan alasan jadwal penuh. Bahkan, hingga hari terakhir pemesanan.

Salah satunya Ignasia Nugraha. Pria yang akrab disapa Aan ini mencoba mengakses situs tersebut pada pukul 23.00, namun ia tidak bisa memesan uang edisi khusus itu, dikarenakan jadwal penuh. “Tadi malam saya buka situsnya dan mulai memesan. Tapi tidak bisa, karena jadwalnya penuh,” kata Aan.

Demikian juga Bambang dan Lina. Mereka mengaku tidak bisa memesan uang tersebut dengan keterangan yang sama. “Yang hari terakhir pun sudah penuh. Padahal pengen banget punya, walaupun cuma selembar,” katanya.

Namun, tidak sedikit juga warga yang berhasil menukar uang pecahan Rp75.000 ribu itu. Salah satunya Agri Adtya. Ia mulai mengakses situs itu pukul 15.00 dan berhasil memesan. “Alhamdulillah berhasil, dan hari ini pukul 10.00-11.00 pengambilannya,” katanya sembari menunjukan uang pecahan Rp 75.000 itu, Selasa (18/8).

Baca Juga :  Bocah Suku Tidung yang Viral Gara-gara Wajahnya Ada di Uang Rp 75 Ribu

Agri mengaku mendapat nomor antrean 112 pada saat pengambilan uang bergambar sosok proklamator Indonesia Soekarno-Hatta itu. “Tadi saya datang kurang lebih jam 10.30, dan mendapat nomor antrean 112,” lanjutnya.

Ia mengaku bangga bisa memiliki uang edisi khusus Kemerdekaan ke 75 RI itu. Selain istimewa, uang tersebut dicetak dengan jumlah terbatas. “Kapan lagi bisa memiliki uang edisi kemerdekaan? Kalau pun edisi kemerdekaan akan dicetak tiap 25 tahun sekali, maka belum tentu 25 tahun mendatang bisa memilikinya,” paparnya.

Di sisi lain, uang pecahan Rp75.000 yang baru saja diluncurkan oleh Bank Indonesia itu sudah dijual belikan di beberapa situs online, dengan harga cukup fantasis. Perlembarnya dibandrol mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Berdasarkan pantauan Pontianak Post di beberapa situs jual beli online, seperti situs Shopee misalnya, uang pecahan Rp 75.000 tersebut dibandrol dengan harga Rp1 juta untuk satu lembar. Sedangkan di beberapa situs media online memberitakan, uang gambar sosok proklamator Indonesia Soekarno-Moch Hatta pada sisi depan dan potret anak-anak dengan pakaian adat pada sisi belakang itu dibandrol dengan harga yang cukup fantastis. Yakni, Rp50 juta perlembarnya.

Di situs lain, seperti akun celestial77, uang tersebut ditawarkan dengan harga Rp1.375.000.

Baca Juga :  Antusias Warga Kalbar Miliki Uang Rp75 Ribu Tinggi

Bank Indonesia menyatakan uang pecahan Rp 75.000 mulai berlaku pada 17 Agustus 2020 dan tersedia dalam 75 juta lembar yang diedarkan secara luas. Satu identitas hanya boleh memiliki satu lembar uang ini.

Adapun masyarakat yang ingin mendapatkannya terlebih dahulu harus melakukan pemesanan online melalui aplikasi pintar di website BI mulai 17 Agustus 2020 pukul 15.00. Setelah melakukan pemesanan online maka bisa melakukan penukaran di seluruh kantor wilayah BI dan juga bank umum yang ditunjuk.

Namun, penukaran melalui bank umum baru bisa dilakukan mulai 2 Oktober 2020 sampai dengan seluruh lembar uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI ditukarkan oleh masyarakat. Sedangkan penukaran melalui seluruh kantor perwakilan BI di Indonesia bisa dilakukan sejak 18 Agustus 2020.

Adapun syarat untuk melakukan penukaran untuk memperoleh Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI diantaranya, telah melakukan pemesanan melalui aplikasi Pintar; Membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli; Membawa bukti pemesanan dalam bentuk hardcopy atau digital; Melakukan penukaran pada waktu dan lokasi yang telah dipilih sesuai yang tertera pada bukti pemesanan; dan Data Nama dan NIK yang tercantum pada bukti pemesanan sesuai dengan KTP asli yang dibawa pada saat penukaran. (arf)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/