alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

Pemda Sekadau Terbantu Adanya Pelayanan KB DAS

PENITI-Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sekadau, Henry Alpius memandang pelayanan KB Daerah Aliran Sungai (DAS) yang menyentuh warga Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau sangat membantu pihaknya dalam menekan angka penduduk. Apalagi dibeberapa wilayah di daerahnya memang terdapat di tepian sungai.

“Dengan adanya pelayanan KB DAS ini pemerintah daerah sangat terbantu, masyarakat juga masih membutuhkan pelayanan ini terutama masyarakat yang sulit dijangkau yang berada pada Daerah Aliran Sungai (DAS),” ujar Henry Alpius, saat kunjungan langsung pemasangan alkon di kapal bandong yang singgah di Desa Peniti, Sabtu (19/9).

Untuk di Kabupaten Sekadau DAS mulai dari Desa Peniti, Semabi Sekadau Hilir hingga daerah Sungai Ayak dan Belitang Hilir. Daerah tersebut berada pada aliran sungai yang selama ini masyarakat harus menggunakan speed boat untuk mendapatkan pelayanan KB.

Baca Juga :  Sekertaris IBI ; Pelayanan DAS Sekaligus Pengarahan Pada Bidan Daerah

Sebenarnya daerah tersebut sudah ada jalan namun lumayan jauh. Sehingga membutuhkan penyeberangan. Makanya pelayanan daerah tersebut masyarakat lebih cepat dijangkau melalui jalur air.

Lebih detail dikatakan, di Kabupaten Sekadau memiliki 14 penyuluh KB. Kemudian untuk pelayanan terintegrasi dengan puskesmas, bidan dan puskemas pembantu serta pelayanan klinik jejaring Dinas Kesehatan. Agar bisa menjangkau ke tempat-tempat sulit, pemerataan petugas harus dilakukan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kalau untuk bidan dirasa tidak ada kendala karena tenaga dan peralatan sudah dipersiapkan,” katanya.

Pemerintah daerah juga memiliki andil yang besar dalam rangka melengkapi sarana maupun peralatan yang dibutuhkan untuk pelayanan KB. “Pada umumnya kita tidak menghadapi kendala kecuali untuk masyarakat yang berada pada aliran sungai. Karena untuk menuju tempat pelayanan kesehatan menggunakan transportasi sungai. Antusias masyarakat dilihat cukup besar dengan pelayanan KB Daerah Aliran Sungai,” tandasnya.(iza)

Baca Juga :  Semarak, Penetapan Relawan Pajak Kanwil DJP Kalbar

PENITI-Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sekadau, Henry Alpius memandang pelayanan KB Daerah Aliran Sungai (DAS) yang menyentuh warga Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau sangat membantu pihaknya dalam menekan angka penduduk. Apalagi dibeberapa wilayah di daerahnya memang terdapat di tepian sungai.

“Dengan adanya pelayanan KB DAS ini pemerintah daerah sangat terbantu, masyarakat juga masih membutuhkan pelayanan ini terutama masyarakat yang sulit dijangkau yang berada pada Daerah Aliran Sungai (DAS),” ujar Henry Alpius, saat kunjungan langsung pemasangan alkon di kapal bandong yang singgah di Desa Peniti, Sabtu (19/9).

Untuk di Kabupaten Sekadau DAS mulai dari Desa Peniti, Semabi Sekadau Hilir hingga daerah Sungai Ayak dan Belitang Hilir. Daerah tersebut berada pada aliran sungai yang selama ini masyarakat harus menggunakan speed boat untuk mendapatkan pelayanan KB.

Baca Juga :  Penggunaan MKJP di Silat Hilir Meningkat

Sebenarnya daerah tersebut sudah ada jalan namun lumayan jauh. Sehingga membutuhkan penyeberangan. Makanya pelayanan daerah tersebut masyarakat lebih cepat dijangkau melalui jalur air.

Lebih detail dikatakan, di Kabupaten Sekadau memiliki 14 penyuluh KB. Kemudian untuk pelayanan terintegrasi dengan puskesmas, bidan dan puskemas pembantu serta pelayanan klinik jejaring Dinas Kesehatan. Agar bisa menjangkau ke tempat-tempat sulit, pemerataan petugas harus dilakukan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kalau untuk bidan dirasa tidak ada kendala karena tenaga dan peralatan sudah dipersiapkan,” katanya.

Pemerintah daerah juga memiliki andil yang besar dalam rangka melengkapi sarana maupun peralatan yang dibutuhkan untuk pelayanan KB. “Pada umumnya kita tidak menghadapi kendala kecuali untuk masyarakat yang berada pada aliran sungai. Karena untuk menuju tempat pelayanan kesehatan menggunakan transportasi sungai. Antusias masyarakat dilihat cukup besar dengan pelayanan KB Daerah Aliran Sungai,” tandasnya.(iza)

Baca Juga :  Cegah Penularan Covid-19 saat Libur Lebaran

Most Read

Paket Umrah Ekonomis PT Muzdalifah

Motor vs Truk, Pengendara Motor Kritis

Pra TMMD Ke-110 Dibuka

Artikel Terbaru

/