alexametrics
25.6 C
Pontianak
Tuesday, August 9, 2022

DMI Gelar Pelatihan Dai dan Managemen Masjid

DEWAN Masjid Indonesia (DMI) Kota Pontianak menggelar pelatihan dai dan managemen masjid. Kegiatan berlangsung selama dua hari di Aula Bappeda Kota Pontianak. Dibuka oleh Sekretaris DMI Kota Pontianak H. M Arief S.Ag pada Sabtu (19/10) pagi.

Ketua Panitia Rusdiansyah menjelaskan kegiatan ini diikuti secara terbatas. Mereka tidak membuka pendaftaran secara umum. Ini memudahka peseta menerima materi yang disampaikan secara maksimal. Program ini dibuat  secara berlanjut.

“Nanti masjid lain yang belum mengikuti, akan ikut pada program selanjutnya,” jelas Rusdiansyah. Diungkapkannya kegiatan ini kerjasama LPPD Khairu Ummah dan Amitra FIF Group.

Program ini dibuat secara nasional. Pertama dilaksanakan di Jakarta. Kemudian lanjut Lombok, Banjarmasin, Pontianak dan Garut. Terakhir  di Solo. Ada enam kota tempat pelatihan. Materi managemen masjid disampaikan Ustadz Drs H Ahmad Yani, pengurus DMI Pusat.

Baca Juga :  Pengamat Untan: Ojol Pontianak Saatnya Fokus pada Pendapatan Utama

Ustadz Ahmad Yani menjelaskan program ini tidak hanya penyampaian  materi secara teori såja, namun juga prakteklangsung. Peserta akan dibagi dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok nantinya  memilih satu peserta terbaik diantara mereka.

Peserta terbaik dari masing-masing kelompok akan dipilih lagi siapa yang terbaik dari mereka.

“Sehingga dalam pertemuan ini kita menemukan dai terbaik. Mereka bisa menjadikan contoh untuk mensiarkan Agama Islam,” kata Ahmad Yani. Peserta juga mendapatkan buku panduan khutbah dan manajemen masjid.

Sekretaris DMI Kota Pontianak H M Arief S.Ag menyambut baik kegiatan ini. Pelatihan akan memberikan manfaat besar bagi dai dan manajemen masjid. Dai akan semakin profesional dalam menyampaikan khutbahnya. Sehingga jamaah semakin tenang. Materi khutbah yang disampaikan mudah dipahami.**

Baca Juga :  Warga Abai Pakai Masker

DEWAN Masjid Indonesia (DMI) Kota Pontianak menggelar pelatihan dai dan managemen masjid. Kegiatan berlangsung selama dua hari di Aula Bappeda Kota Pontianak. Dibuka oleh Sekretaris DMI Kota Pontianak H. M Arief S.Ag pada Sabtu (19/10) pagi.

Ketua Panitia Rusdiansyah menjelaskan kegiatan ini diikuti secara terbatas. Mereka tidak membuka pendaftaran secara umum. Ini memudahka peseta menerima materi yang disampaikan secara maksimal. Program ini dibuat  secara berlanjut.

“Nanti masjid lain yang belum mengikuti, akan ikut pada program selanjutnya,” jelas Rusdiansyah. Diungkapkannya kegiatan ini kerjasama LPPD Khairu Ummah dan Amitra FIF Group.

Program ini dibuat secara nasional. Pertama dilaksanakan di Jakarta. Kemudian lanjut Lombok, Banjarmasin, Pontianak dan Garut. Terakhir  di Solo. Ada enam kota tempat pelatihan. Materi managemen masjid disampaikan Ustadz Drs H Ahmad Yani, pengurus DMI Pusat.

Baca Juga :  Warga Abai Pakai Masker

Ustadz Ahmad Yani menjelaskan program ini tidak hanya penyampaian  materi secara teori såja, namun juga prakteklangsung. Peserta akan dibagi dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok nantinya  memilih satu peserta terbaik diantara mereka.

Peserta terbaik dari masing-masing kelompok akan dipilih lagi siapa yang terbaik dari mereka.

“Sehingga dalam pertemuan ini kita menemukan dai terbaik. Mereka bisa menjadikan contoh untuk mensiarkan Agama Islam,” kata Ahmad Yani. Peserta juga mendapatkan buku panduan khutbah dan manajemen masjid.

Sekretaris DMI Kota Pontianak H M Arief S.Ag menyambut baik kegiatan ini. Pelatihan akan memberikan manfaat besar bagi dai dan manajemen masjid. Dai akan semakin profesional dalam menyampaikan khutbahnya. Sehingga jamaah semakin tenang. Materi khutbah yang disampaikan mudah dipahami.**

Baca Juga :  Gerakaan Ekonomi Bersama Masjid

Most Read

Artikel Terbaru

/