alexametrics
30.6 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Syarif; Nuklir Untuk Kepentingan Nasional

PONTIANAK— Syarif Abdullah Alkadrie, Anggota DPR RI asal Kalimantan Barat menilai wacana Pemerintah membangun PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) di Kalbar demi kepentingan nasional dan bangsa yang lebih luas lagi.

”Pemerintah melihat bahwa energi migas atau fosil sudah semakin menipis dan mahal untuk listrik. PLTN bisa jadi solusi listrik murah dan melahirkan banyak manfaat bagi kepentingan Kalbar dan masa depan Indonesia,” katanya, Kamis (17/10) di Pontianak.

Menurutnya yang paling menjadi protes dan ditakutkan para penolak listrik nuklir adalah radiasi nuklir. Kacamatanya pasti dari kejadian Tragedi Chernobyl (Ukraina sekarang) 34 tahun silam dan Fukushima (Jepang) tahun 2011 silam.

”Akan tetapi sekarang makin banyak negara maju seperti eropa dan Asia memanfaatkan nuklir. Contoh saja negara semacam Jepang, Korea, dan Iran pemanfaatannya untuk ketahanan energi listrik. Liat apa yang dibuat mobil, listrik, pesawat, kapal dan industri berat lainnya. Hanya listrik tenaga nuklir berbiaya murah bagi investasi,” ucapnya.

Baca Juga :  Tiga Perusahaan Agriculture Nikmati Layanan Listrik Premium 

Syarif meyakinikan bahwa energio nuklir lebih banyak manfaat positif, asal dikaji lebih serius. Jelas yang namanya membangun apapun pasti berdampak.

”Negara bisa minimalisir dampak negatif menjadi postif. Pasti kajian dan risetnya untuk safety (keselamatan) sudah panjang dan lama. Ini juga harus dipikirkan penggiat lingkungan,” kata dia.

Beragam pakar dan ahli dari lingkungan, kesehatan terlebih tenaga ahli teknis nuklir pasti terlibat ketika PLTN akan dibangun. Beragam pakar tersebut pasti sudah mengkaji lebih dalam kenapa Kalbar dipilih. Banyak ahli pasti sudah mengkomunikasikan bagaimana membangun PLTN paling aman dan tidak beresiko.

”Pertimbangan safety pasti sudah jadi alasan utama mewujudkan PLTN di Kalbar. Lihat juga bahwa dampak listrik murah dan perputaran rioda ekonomi terjadi di daerah. Sangat mungkin Kalbar kaya energi listrik suatu saat. Industri-industri nasional dan internasional berinvestasi di Kalimantan Barat,” tukas dia.

Baca Juga :  Bank Kalbar Diminta Terus Berinovasi

”Ya itu tadi karena tenaga listrik PLTN di Kalbar melimpah atau bisa saja dengan nuklirnya Kalbar memenuhi listrik nasional di Jawa,” timpal dia.(den)

PONTIANAK— Syarif Abdullah Alkadrie, Anggota DPR RI asal Kalimantan Barat menilai wacana Pemerintah membangun PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) di Kalbar demi kepentingan nasional dan bangsa yang lebih luas lagi.

”Pemerintah melihat bahwa energi migas atau fosil sudah semakin menipis dan mahal untuk listrik. PLTN bisa jadi solusi listrik murah dan melahirkan banyak manfaat bagi kepentingan Kalbar dan masa depan Indonesia,” katanya, Kamis (17/10) di Pontianak.

Menurutnya yang paling menjadi protes dan ditakutkan para penolak listrik nuklir adalah radiasi nuklir. Kacamatanya pasti dari kejadian Tragedi Chernobyl (Ukraina sekarang) 34 tahun silam dan Fukushima (Jepang) tahun 2011 silam.

”Akan tetapi sekarang makin banyak negara maju seperti eropa dan Asia memanfaatkan nuklir. Contoh saja negara semacam Jepang, Korea, dan Iran pemanfaatannya untuk ketahanan energi listrik. Liat apa yang dibuat mobil, listrik, pesawat, kapal dan industri berat lainnya. Hanya listrik tenaga nuklir berbiaya murah bagi investasi,” ucapnya.

Baca Juga :  Gubernur Sutarmidji Lantik Si 'Dokter Teladan' Jadi Sekda Kalimantan Barat

Syarif meyakinikan bahwa energio nuklir lebih banyak manfaat positif, asal dikaji lebih serius. Jelas yang namanya membangun apapun pasti berdampak.

”Negara bisa minimalisir dampak negatif menjadi postif. Pasti kajian dan risetnya untuk safety (keselamatan) sudah panjang dan lama. Ini juga harus dipikirkan penggiat lingkungan,” kata dia.

Beragam pakar dan ahli dari lingkungan, kesehatan terlebih tenaga ahli teknis nuklir pasti terlibat ketika PLTN akan dibangun. Beragam pakar tersebut pasti sudah mengkaji lebih dalam kenapa Kalbar dipilih. Banyak ahli pasti sudah mengkomunikasikan bagaimana membangun PLTN paling aman dan tidak beresiko.

”Pertimbangan safety pasti sudah jadi alasan utama mewujudkan PLTN di Kalbar. Lihat juga bahwa dampak listrik murah dan perputaran rioda ekonomi terjadi di daerah. Sangat mungkin Kalbar kaya energi listrik suatu saat. Industri-industri nasional dan internasional berinvestasi di Kalimantan Barat,” tukas dia.

Baca Juga :  Pemakaman Jenazah Terkait Covid-19; Disinfeksi Berulang Kali

”Ya itu tadi karena tenaga listrik PLTN di Kalbar melimpah atau bisa saja dengan nuklirnya Kalbar memenuhi listrik nasional di Jawa,” timpal dia.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/