alexametrics
31 C
Pontianak
Friday, July 1, 2022

Minta Warkop Patuhi Protokol Kesehatan

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta seluruh warung kopi di Kota Pontianak mematuhi protokol kesehatan. Ia mengingatkan kedisiplinan penerapan penerapan protokol kesehatan itu karena masih ada tempat usaha yang lalai atau tidak menaati protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Edi menegaskan sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 58 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum terhadap protokol kesehatan maka bagi yang abai atau tidak, akan diberikan sanksi.

“Sanksinya mulai dari peringatan hingga denda dan itu diatur dalam Perwa Nomor 58,” tegas Edi saat memantau penerapan protokol kesehatan di Warkop Aming Jalan H Abbas Pontianak, Rabu (18/11).

Baca Juga :  Sulap Warkop jadi Pabrik APD, Face Shield Dibagikan Gratis

Ia mengingatkan tempat usaha seperti warung kopi semestinya menjadi pelopor untuk menaati protokol kesehatan. hal itu karena warung kopi adalah salah satu tempat yang dimasa pandemi, masih kerap dikunjungi konsumen.

Oleh karena itu, Edi menambahkan penertiban untuk penerapan protokol kesehatan terus dilakukan. Mulai dari razia masker hingga tes usap terhadap pengunjung.

Apabila ditemukan pengunjung warkop terkonfirmasi positif Covid-19, maka Satgas Covid-19 akan langsung melakukan langkah isolasi terhadap bersangkutan. “Jika pasien tidak bergejala maka harus melakukan isolasi mandiri dan akan dipantau kondisinya oleh tenaga kesehatan,” ujar Edi.

Kemudian terhadap warkop tersebut juga akan disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan. Warkop itu juga harus menutup aktivitas usahanya sementara selama tiga hari untuk sterilisasi.

Baca Juga :  Temukan Pengunjung Positif, Warkop Aming Sintang Tutup Seminggu

Meski demikian ia mengingatkan kepatuhan itu tidak hanya bagi pengelola tapi juga pengunjung, untuk tidak melanggar protokol kesehatan. (mse)

 

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta seluruh warung kopi di Kota Pontianak mematuhi protokol kesehatan. Ia mengingatkan kedisiplinan penerapan penerapan protokol kesehatan itu karena masih ada tempat usaha yang lalai atau tidak menaati protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Edi menegaskan sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 58 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum terhadap protokol kesehatan maka bagi yang abai atau tidak, akan diberikan sanksi.

“Sanksinya mulai dari peringatan hingga denda dan itu diatur dalam Perwa Nomor 58,” tegas Edi saat memantau penerapan protokol kesehatan di Warkop Aming Jalan H Abbas Pontianak, Rabu (18/11).

Baca Juga :  Sepuluh Ruko Kopel di Jalan Karya Sosial Terbakar

Ia mengingatkan tempat usaha seperti warung kopi semestinya menjadi pelopor untuk menaati protokol kesehatan. hal itu karena warung kopi adalah salah satu tempat yang dimasa pandemi, masih kerap dikunjungi konsumen.

Oleh karena itu, Edi menambahkan penertiban untuk penerapan protokol kesehatan terus dilakukan. Mulai dari razia masker hingga tes usap terhadap pengunjung.

Apabila ditemukan pengunjung warkop terkonfirmasi positif Covid-19, maka Satgas Covid-19 akan langsung melakukan langkah isolasi terhadap bersangkutan. “Jika pasien tidak bergejala maka harus melakukan isolasi mandiri dan akan dipantau kondisinya oleh tenaga kesehatan,” ujar Edi.

Kemudian terhadap warkop tersebut juga akan disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan. Warkop itu juga harus menutup aktivitas usahanya sementara selama tiga hari untuk sterilisasi.

Baca Juga :  PPKM Level Empat Berlanjut

Meski demikian ia mengingatkan kepatuhan itu tidak hanya bagi pengelola tapi juga pengunjung, untuk tidak melanggar protokol kesehatan. (mse)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/