alexametrics
27.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

Jajaki Koalisi Politik Jelang Pilkada, PKS-NasDem Kalbar Gelar Silaturahmi

PONTIANAK—Silaturahmi politik tengah dijajaki ajaran petinggi DPW PKS Kalbar ke pengurus DPW NasDem Kalbar di Jalan Abdurahman Saleh (BLKI) Pontianak.

Arif Joni Prasetyo, Ketua DPW PKS Kalbar membawa gerbong jajarannya bertemu langsung dengan Ketua DPP NasDem Kalimantan dan Ketua DPW NasDem Kalimantan Barat, Syarif Abdullah Alkadrie. Mungkinkan koalisi politik menjelang Pilkada serentak tahun 2010 pada tujuh kabupaten terjadi?

“Ini silaturahmi politik ke semua parpol di tingkat wilayah di Kalbar. Budaya silaturahmi harus dijalin. Harus ada kebersamaan dengan parpol manapun, terutama NasDem Kalbar yang menorehkan tinta emas dengan sukses menang pilkada serentak 100 persen di Pilbup/Pilwako 2019 dan Pilgub Kalba,” kata Arif Joni Prasetyo, Ketua DPW PKS Kalbar, Kamis (19/12) di kantor NasDem Kalbar.

Menurutnya PKS Kalbar berkeinginan melakukan komunikasi politik ke Nasdem. Harapannya tujuh pilkada serentak tahun 2020 terjalin kebersamaan juga. Sebab bagaimanapun PKS dan NasDem memiliki kader yang ingin dimajukan.

Baca Juga :  Petronela Gantikan Sumadi Madot, Politisi dari Fraksi Nasdem Kalbar

”Di Kabupaten Sambas misalnya. Insha Allah tetap mengusung petahana Atbah. Siapa tahu NasDem juga memiliki kader terbaik di Sambas,” ucapnya.

Bukan hanya silaturahmi politik di Kabupaten Sambas saja. Penjajakan kemungkinan koalisi pilkada pada kabupaten lain juga dilakukan. Makanya hari ini (kemarin) kunjungan resmi sekaligus silaturahmi politik usai pemilu 2019 baru dilakukan di kantor DPW NasDem.

“Secara informal dengan pak Syarif (Ketua NasDem Kalbar) sudah sering komunikasi lah. Formalnya baru sekarang. PKS sendiri ibarat kata selalu melakukan hubungan ke parpol manapun,” tutur dia.

Sementara, Syarif Abdullah Alkadrie memberikan apresiasi kepada pengurus PKS Kalimantan Barat secara formal berkomunikasi walaupun mendadak. “Rasanya tidak enak. Ada adanya kami menerima tamu. Sebab pemberitahuan juga mendadak,” ujarnya.

Baca Juga :  Perkebunan Sawit Penyumbang Konflik, Dua Dekade Tercatat Ada 69 Kasus

Kata Syarif, silaturahmi politik PKS ke NasDem Kalbar sebagai langkah yang baik. Meski PKS-NasDem sejak awal, beberapa pilkada sebelumnya selalu bersama-sama. Biasanya tidak didesain awal, namun selalu bertemu di ujung.

”Langsung menyatu. Pilkada 2019 contohnya. 100 persen langsung berkoalisi. Sama juga dengan Pilgub Kalbar dimana NasDem-PKS mengusung bersama. Artinya kebersamaan sudah lama terjalin,” katanya.

Pada Pilkada serentak tahun 2020 nantinya, Syarif menyebutkan sangat mungkin koalisi terbangun. Semua penjajakan akan dilihat. Apalagi andai muaranya sama.

”NasDem tetap memikirkan peluang koalisi dengan PKS termasuk partai lain. Salah satu instrumen yakni survei guna menentukan calon kepala daerah. Saya selalu gaungkan ini. Tak hanya di Kalbar juga Kalimantan bahkan pusat,” ucap dia.(den)

PONTIANAK—Silaturahmi politik tengah dijajaki ajaran petinggi DPW PKS Kalbar ke pengurus DPW NasDem Kalbar di Jalan Abdurahman Saleh (BLKI) Pontianak.

Arif Joni Prasetyo, Ketua DPW PKS Kalbar membawa gerbong jajarannya bertemu langsung dengan Ketua DPP NasDem Kalimantan dan Ketua DPW NasDem Kalimantan Barat, Syarif Abdullah Alkadrie. Mungkinkan koalisi politik menjelang Pilkada serentak tahun 2010 pada tujuh kabupaten terjadi?

“Ini silaturahmi politik ke semua parpol di tingkat wilayah di Kalbar. Budaya silaturahmi harus dijalin. Harus ada kebersamaan dengan parpol manapun, terutama NasDem Kalbar yang menorehkan tinta emas dengan sukses menang pilkada serentak 100 persen di Pilbup/Pilwako 2019 dan Pilgub Kalba,” kata Arif Joni Prasetyo, Ketua DPW PKS Kalbar, Kamis (19/12) di kantor NasDem Kalbar.

Menurutnya PKS Kalbar berkeinginan melakukan komunikasi politik ke Nasdem. Harapannya tujuh pilkada serentak tahun 2020 terjalin kebersamaan juga. Sebab bagaimanapun PKS dan NasDem memiliki kader yang ingin dimajukan.

Baca Juga :  Argoeduwisata dari Faperta untuk Kalbar

”Di Kabupaten Sambas misalnya. Insha Allah tetap mengusung petahana Atbah. Siapa tahu NasDem juga memiliki kader terbaik di Sambas,” ucapnya.

Bukan hanya silaturahmi politik di Kabupaten Sambas saja. Penjajakan kemungkinan koalisi pilkada pada kabupaten lain juga dilakukan. Makanya hari ini (kemarin) kunjungan resmi sekaligus silaturahmi politik usai pemilu 2019 baru dilakukan di kantor DPW NasDem.

“Secara informal dengan pak Syarif (Ketua NasDem Kalbar) sudah sering komunikasi lah. Formalnya baru sekarang. PKS sendiri ibarat kata selalu melakukan hubungan ke parpol manapun,” tutur dia.

Sementara, Syarif Abdullah Alkadrie memberikan apresiasi kepada pengurus PKS Kalimantan Barat secara formal berkomunikasi walaupun mendadak. “Rasanya tidak enak. Ada adanya kami menerima tamu. Sebab pemberitahuan juga mendadak,” ujarnya.

Baca Juga :  Perkebunan Sawit Penyumbang Konflik, Dua Dekade Tercatat Ada 69 Kasus

Kata Syarif, silaturahmi politik PKS ke NasDem Kalbar sebagai langkah yang baik. Meski PKS-NasDem sejak awal, beberapa pilkada sebelumnya selalu bersama-sama. Biasanya tidak didesain awal, namun selalu bertemu di ujung.

”Langsung menyatu. Pilkada 2019 contohnya. 100 persen langsung berkoalisi. Sama juga dengan Pilgub Kalbar dimana NasDem-PKS mengusung bersama. Artinya kebersamaan sudah lama terjalin,” katanya.

Pada Pilkada serentak tahun 2020 nantinya, Syarif menyebutkan sangat mungkin koalisi terbangun. Semua penjajakan akan dilihat. Apalagi andai muaranya sama.

”NasDem tetap memikirkan peluang koalisi dengan PKS termasuk partai lain. Salah satu instrumen yakni survei guna menentukan calon kepala daerah. Saya selalu gaungkan ini. Tak hanya di Kalbar juga Kalimantan bahkan pusat,” ucap dia.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/