alexametrics
30.6 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

2020 Target Pasokan Air Bersih Capai 92 Persen

PONTIANAK-Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menarget di 2020 pemasangan air bersih bisa menyerap 92 persen. Targetnya 2023 100 persen layanan air bersih bisa menyasar masyarakat Pontianak. Demikian dikatakan usai rapat Paripurna di Gedung DPRD Pontianak, Senin (20/1).

“Pada tahun 2023 kita targetkan 100 persen layanan air bersih bisa menyasar masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya.

Menurutnya, tahun 2020 ini, pihaknya menarget 92 persen masyarakat Kota Pontianak telah terlayani air bersih. Termasuk juga pembangunan pipa-pipa tersier ke rumah warga. Kemudian terkait kesepakatan antara Pemkot Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sejauh ini sudah dilakukan. Kerjasama antara PDAM Tirta Khatulistiwa dan PDAM Kubu Raya akan dipercepat. “Intinya dengan kelebihan kapasitas PDAM Kota Pontianak, kita bisa memberikan bantuan ke Kubu Raya,” jelasnya.

Baca Juga :  Norsan: Ini Ujian Allah

Edi menepis jika hal tersebut akan bermasalah karena sejauh ini belum seluruh masyarakat Kota Pontianak teraliri air bersih. Dikatakannya karena masalah di Kota Pontianak adalah sambungan pipa tersier, dan pipa sekunder juga dalam pembangunan.

Untuk daerah Kabupaten Kubu Raya yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak seperti Sungai Raya Dalam sudah terbangun jaringan sejak dahulu. Sehingga bisa dilakukan kerjasama. “Secara kapasitas hal tersebut tidak mengurangi layanan utama di Kota Pontianak,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan tarif yang akan diberlakukan mengikuti tarif yang berlaku saat ini di Kota Pontianak.(iza)

PONTIANAK-Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menarget di 2020 pemasangan air bersih bisa menyerap 92 persen. Targetnya 2023 100 persen layanan air bersih bisa menyasar masyarakat Pontianak. Demikian dikatakan usai rapat Paripurna di Gedung DPRD Pontianak, Senin (20/1).

“Pada tahun 2023 kita targetkan 100 persen layanan air bersih bisa menyasar masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya.

Menurutnya, tahun 2020 ini, pihaknya menarget 92 persen masyarakat Kota Pontianak telah terlayani air bersih. Termasuk juga pembangunan pipa-pipa tersier ke rumah warga. Kemudian terkait kesepakatan antara Pemkot Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sejauh ini sudah dilakukan. Kerjasama antara PDAM Tirta Khatulistiwa dan PDAM Kubu Raya akan dipercepat. “Intinya dengan kelebihan kapasitas PDAM Kota Pontianak, kita bisa memberikan bantuan ke Kubu Raya,” jelasnya.

Baca Juga :  Vaksinasi di Kalbar Dimulai, Tahap Pertama Tiga Daerah

Edi menepis jika hal tersebut akan bermasalah karena sejauh ini belum seluruh masyarakat Kota Pontianak teraliri air bersih. Dikatakannya karena masalah di Kota Pontianak adalah sambungan pipa tersier, dan pipa sekunder juga dalam pembangunan.

Untuk daerah Kabupaten Kubu Raya yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak seperti Sungai Raya Dalam sudah terbangun jaringan sejak dahulu. Sehingga bisa dilakukan kerjasama. “Secara kapasitas hal tersebut tidak mengurangi layanan utama di Kota Pontianak,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan tarif yang akan diberlakukan mengikuti tarif yang berlaku saat ini di Kota Pontianak.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/