alexametrics
31.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Polisi Tangkap Wanita Pemilik Sabu di Jalan Tanjung Raya 2

PONTIANAK – Seorang wanita berinisial FY (32), yang diduga membawa paket sabu ditangkap polisi, Senin (17/1). Warga Kecamatan Pontianak Barat itu ditangkap polisi di kawasan Jalan Tanjung Raya 2, Pontianak Timur.

Kapolresta Pontianak, Kombes Andi Herindra melalui Kasat Narkoba, Kompol Joko Sutriyatno mengatakan, penangkapan FY bermula saat pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada seseorang perempuan yang sedang diduga membawa narkotika menggunakan sepeda motor.

Dari informasi itu, lanjut Joko, perempuan tersebut menggunakan motor dengan plat KB 2842 QC, berada di Jalan Tanjung Raya 2, Kelurahan Saigon, Kecamatan Pontianak Timur. “Berdasarkan laporan tersebut, kami mengirim tim kecil untuk melakukan penyelidikan ke alamat yang dimaksud,” kata Joko, Selasa (18/1).

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Transaksi Narkoba di Belitang Hilir

Joko menerangkan, pada saat motor dengan ciri-ciri yang sesuai dengan informasi terlihat melintas, anggota langsung memberhentikannya. Dengan disaksikan warga, Joko menambahkan, kemudian dilakukan penggeledahan terhadap tas warna hitam yang dibawa pelaku.

Joko mengungkapkan, di dalam tas ditemukan satu plastik besar klip transparan yang berisikan narkotika jenis sabu. “Saat dilakukan interogasi, pelaku mengaku barang bukti tersebut adalah miliknya, yang rencananya akan diedarkan di Kabupaten Ketapang,” ungkap Joko.

Joko menyatakan, masih dari pengakuan pelaku, bahwa sabu tersebut seberat 51,51 gram, dibeli dari seseorang berinisial BJ yang tinggal di Kecamatan Pontianak Timur. “Pelaku mengaku membeli sabu seharga Rp42.400.000,” terang Joko.

Joko mengatakan, selain paket sabu, dari tangan pelaku disita pula barang bukti lainnya, yakni dompet warna hitam, tas warna hitam, satu unit telepon genggam, uang tunai sebesar Rp621 ribu dan satu unit motor.

Baca Juga :  Ringkus Pengedar Narkotika di Padang Tikar

Joko menegaskan, FY akan dikenakan pasal 114 ayat 2, subsider pasal 112 ayat 2 Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (adg)

PONTIANAK – Seorang wanita berinisial FY (32), yang diduga membawa paket sabu ditangkap polisi, Senin (17/1). Warga Kecamatan Pontianak Barat itu ditangkap polisi di kawasan Jalan Tanjung Raya 2, Pontianak Timur.

Kapolresta Pontianak, Kombes Andi Herindra melalui Kasat Narkoba, Kompol Joko Sutriyatno mengatakan, penangkapan FY bermula saat pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada seseorang perempuan yang sedang diduga membawa narkotika menggunakan sepeda motor.

Dari informasi itu, lanjut Joko, perempuan tersebut menggunakan motor dengan plat KB 2842 QC, berada di Jalan Tanjung Raya 2, Kelurahan Saigon, Kecamatan Pontianak Timur. “Berdasarkan laporan tersebut, kami mengirim tim kecil untuk melakukan penyelidikan ke alamat yang dimaksud,” kata Joko, Selasa (18/1).

Baca Juga :  Ayah Kendalikan Bisnis Narkoba dari Dalam Penjara

Joko menerangkan, pada saat motor dengan ciri-ciri yang sesuai dengan informasi terlihat melintas, anggota langsung memberhentikannya. Dengan disaksikan warga, Joko menambahkan, kemudian dilakukan penggeledahan terhadap tas warna hitam yang dibawa pelaku.

Joko mengungkapkan, di dalam tas ditemukan satu plastik besar klip transparan yang berisikan narkotika jenis sabu. “Saat dilakukan interogasi, pelaku mengaku barang bukti tersebut adalah miliknya, yang rencananya akan diedarkan di Kabupaten Ketapang,” ungkap Joko.

Joko menyatakan, masih dari pengakuan pelaku, bahwa sabu tersebut seberat 51,51 gram, dibeli dari seseorang berinisial BJ yang tinggal di Kecamatan Pontianak Timur. “Pelaku mengaku membeli sabu seharga Rp42.400.000,” terang Joko.

Joko mengatakan, selain paket sabu, dari tangan pelaku disita pula barang bukti lainnya, yakni dompet warna hitam, tas warna hitam, satu unit telepon genggam, uang tunai sebesar Rp621 ribu dan satu unit motor.

Baca Juga :  Pilkada Desember, Gerindra Lebih Utamakan Kader Sendiri

Joko menegaskan, FY akan dikenakan pasal 114 ayat 2, subsider pasal 112 ayat 2 Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (adg)

Most Read

Artikel Terbaru

/