alexametrics
26.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Masyarakat Diimbau Tunda Perjalanan

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 provinsi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk mengingatkan tiga daerah yang terjadi lonjakan kasus Covid-19. Daerah tersebut antara lain Kabupaten Sintang, Ketapang dan Sanggau. Dimana di Sintang sudah terjadi peningkatan kasus kematian atau mortality rate yang tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengungkapkan, SE gubernur tersebut bertujuan untuk mengingatkan Satgas Covid-19 di tiga daerah ini agar bisa mengendalikan penularan Covid-19. “Jadi sebenarnya beberapa kabupaten yang perlu mendapatkan perhatian yaitu Kabupaten Sintang, Ketapang dan Sanggau,” ungkap Harisson kepada awak media, Senin (19/4).

Terjadi peningkatan kasus di daerah-daerah tersebut lanjut dia, seiring dengan melemahnya pelaksanaan protokol kesehatan oleh masyarakat. Untuk itu Satgas setempat diharapkan benar-benar memberikan perhatian terhadap penanganan dan peningkatan kasus Covid-19.  Dalam SE gubernur tersebut dijelaskan mengenai langkah-langkah yang harus diambil oleh Satgas Covid-19 di tiga daerah ini. Antara lain harus terus melakukan tracing dan testing baik melalui tes cepat (rapid) antigen maupun tes usap (swab) RT-PCR. “Dan ini harus dilakukan secara massal yang di tempat-tempat umum,” katanya.

Baca Juga :  Menjadi Penyintas Covid-19

Kedua Satgas kabupaten harus melaksanakan karantina atau isolasi terhadap hasil tracing dan testing di tempat-tempat umum, jika ditemukan ada warga yang positif Covid-19. Dengan ketentuan bila nilai cycle threshold (CT) di angka 25 ke bawah maka harus diisolasi di tempat yang disediakan oleh pemerintah. Sementara untuk yang nilai CT di atas 25, cukup menjalani isolasi mandiri. “Tapi harus diawasi oleh Satgas di tingkat desa, kelurahan atau kecamatan. Diawasi agar tidak keluar menyebarkan penyakitnya, virusnya,” paparnya.

Selanjutnya Satgas Covid-19 di tiga daerah tersebut juga harus melaksanakan razia penggunaan masker di tempat umum. Seperti di kafe, warung kopi dan tempat keramaian lainnya. Kemudian diminta memberhentikan pembelajaran tatap muka di sekolah bagi seluruh pelajar. “Juga harus melaksanakan work from home (WFH) itu dengan komposisi 50 persen dan melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat pada malam hari,” ujarnya.

Baca Juga :  FEBI IAIN Menuju Kampus Bisnis Digital

Selain itu juga perlu dilakukan upaya dari Satgas Covid-19 daerah, untuk mengingatkan masyarakat agar menunda perjalanan antar kabupaten. Warga diimbau tidak melaksanakan perjalanan antar kabupaten terkecuali memang ada keperluan yang sangat mendesak.  Hal itu dilakukan dalam rangka membatasi masyarakat melakukan perjalanan. Karena dalam suatu perjalanan, risiko seseorang untuk tertular Covid-19 terutama di tiga kabupaten tersebut bakal meningkat. “Jadi sekali lagi diingatkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan ativitas perjalanan antar kabupaten/kota dulu di Kalbar ini. Karena itu akan meningkatkan risiko tertular Covid-19,” pungkasnya. (bar)

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 provinsi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk mengingatkan tiga daerah yang terjadi lonjakan kasus Covid-19. Daerah tersebut antara lain Kabupaten Sintang, Ketapang dan Sanggau. Dimana di Sintang sudah terjadi peningkatan kasus kematian atau mortality rate yang tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengungkapkan, SE gubernur tersebut bertujuan untuk mengingatkan Satgas Covid-19 di tiga daerah ini agar bisa mengendalikan penularan Covid-19. “Jadi sebenarnya beberapa kabupaten yang perlu mendapatkan perhatian yaitu Kabupaten Sintang, Ketapang dan Sanggau,” ungkap Harisson kepada awak media, Senin (19/4).

Terjadi peningkatan kasus di daerah-daerah tersebut lanjut dia, seiring dengan melemahnya pelaksanaan protokol kesehatan oleh masyarakat. Untuk itu Satgas setempat diharapkan benar-benar memberikan perhatian terhadap penanganan dan peningkatan kasus Covid-19.  Dalam SE gubernur tersebut dijelaskan mengenai langkah-langkah yang harus diambil oleh Satgas Covid-19 di tiga daerah ini. Antara lain harus terus melakukan tracing dan testing baik melalui tes cepat (rapid) antigen maupun tes usap (swab) RT-PCR. “Dan ini harus dilakukan secara massal yang di tempat-tempat umum,” katanya.

Baca Juga :  Saat Presiden, Menteri, hingga Staf ASN Bekerja dari Rumah

Kedua Satgas kabupaten harus melaksanakan karantina atau isolasi terhadap hasil tracing dan testing di tempat-tempat umum, jika ditemukan ada warga yang positif Covid-19. Dengan ketentuan bila nilai cycle threshold (CT) di angka 25 ke bawah maka harus diisolasi di tempat yang disediakan oleh pemerintah. Sementara untuk yang nilai CT di atas 25, cukup menjalani isolasi mandiri. “Tapi harus diawasi oleh Satgas di tingkat desa, kelurahan atau kecamatan. Diawasi agar tidak keluar menyebarkan penyakitnya, virusnya,” paparnya.

Selanjutnya Satgas Covid-19 di tiga daerah tersebut juga harus melaksanakan razia penggunaan masker di tempat umum. Seperti di kafe, warung kopi dan tempat keramaian lainnya. Kemudian diminta memberhentikan pembelajaran tatap muka di sekolah bagi seluruh pelajar. “Juga harus melaksanakan work from home (WFH) itu dengan komposisi 50 persen dan melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat pada malam hari,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggota Polri Tewas Gantung Diri di Rumah Kontrakan

Selain itu juga perlu dilakukan upaya dari Satgas Covid-19 daerah, untuk mengingatkan masyarakat agar menunda perjalanan antar kabupaten. Warga diimbau tidak melaksanakan perjalanan antar kabupaten terkecuali memang ada keperluan yang sangat mendesak.  Hal itu dilakukan dalam rangka membatasi masyarakat melakukan perjalanan. Karena dalam suatu perjalanan, risiko seseorang untuk tertular Covid-19 terutama di tiga kabupaten tersebut bakal meningkat. “Jadi sekali lagi diingatkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan ativitas perjalanan antar kabupaten/kota dulu di Kalbar ini. Karena itu akan meningkatkan risiko tertular Covid-19,” pungkasnya. (bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/