alexametrics
25.6 C
Pontianak
Tuesday, August 16, 2022

Midji Imbau Masyarakat Salat Id di Rumah Masing-masing

PONTIANAK- Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang protokol kesehatan dalam rangka menyambut Idulfitri 1441 Hijriah. Keputusan dalam SE ini menindaklanjuti hasil rapat koordinasi pengamanan dan penegakan protokol kesehatan dalam rangka Idulfitri yang dipimpin Menko Polhukam RI pada, Senin (18/5) lalu.

Adapun diputuskan lima hal dalam SE gubernur tertanggal 20 Mei 2020 itu, yang pertama kegiatan keagamaan yang sifatnya mengumpulkan orang dalam jumlah banyak merupakan satu hal yang dilarang. Sesuai dengan protokol kesehatan dan sejumlah aturan yang dikeluarkan pemerintah.

Kedua diharapkan kepada pemerintah daerah kabupaten/kota bersama Forkopimda, tokoh agama dan tokoh adat melakukan sosialisasi. Dan mengimbau dengan sangat kepada masyarakat agar sedapat mungkin melaksanakan salat Idulfitri di rumah masing-masing. Hal ini guna memutus rantai penularan Covid-19.

Baca Juga :  Belum Semua Daerah Cairkan Gaji Ketiga Belas

Ketiga dikarenakan hal ini sangat sensitif dan akan berdampak secara sosial politik, maka pemerintah kabupaten/kota diharapkan dapat mengantisipasi adanya pihak-pihak yang tetap mengharapkan untuk melaksanakan salat Idulfitri di masjid maupun di lapangan secara selektif. Dengan mengantisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Keempat kegiatan mudik dalam rangka Idulfitri tetap dilarang. Untuk itu dimintakan kepada pemerintah daerah kabupaten/kota agar berkoordinasi dengan aparat kepolisian, dinas perhubungan dan Satpol PP kabupten/kota agar meningkatkan penjagaan. Terutama saat malam hari karena diindikasikan para pemudik memanfaatkan kelengahan petugas pada saat malam hari.

Kelima protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat guna memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19.

Mengenai perkembangan kasus konfirmasi (positif) Covid-19 di Kalbar menurut Sutarmidji dalam tiga hari terakhir memang belum ada penambahan. Namun ia berharap masyarakat tidak lengah, karena jika ingin cepat terbebas dari Covid-19 maka cara terbaik adalah tetap di rumah. “Jaga jarak, cuci tangan dan jaga imunitas tubuh. Jangan lupa madu, lemon teh,” pesannya. (bar)

Baca Juga :  Korban Trafficking, Singkawang Teratas

PONTIANAK- Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang protokol kesehatan dalam rangka menyambut Idulfitri 1441 Hijriah. Keputusan dalam SE ini menindaklanjuti hasil rapat koordinasi pengamanan dan penegakan protokol kesehatan dalam rangka Idulfitri yang dipimpin Menko Polhukam RI pada, Senin (18/5) lalu.

Adapun diputuskan lima hal dalam SE gubernur tertanggal 20 Mei 2020 itu, yang pertama kegiatan keagamaan yang sifatnya mengumpulkan orang dalam jumlah banyak merupakan satu hal yang dilarang. Sesuai dengan protokol kesehatan dan sejumlah aturan yang dikeluarkan pemerintah.

Kedua diharapkan kepada pemerintah daerah kabupaten/kota bersama Forkopimda, tokoh agama dan tokoh adat melakukan sosialisasi. Dan mengimbau dengan sangat kepada masyarakat agar sedapat mungkin melaksanakan salat Idulfitri di rumah masing-masing. Hal ini guna memutus rantai penularan Covid-19.

Baca Juga :  Pertemuan antara Peneliti Muda Gambut dengan Pemangku Kebijakan

Ketiga dikarenakan hal ini sangat sensitif dan akan berdampak secara sosial politik, maka pemerintah kabupaten/kota diharapkan dapat mengantisipasi adanya pihak-pihak yang tetap mengharapkan untuk melaksanakan salat Idulfitri di masjid maupun di lapangan secara selektif. Dengan mengantisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Keempat kegiatan mudik dalam rangka Idulfitri tetap dilarang. Untuk itu dimintakan kepada pemerintah daerah kabupaten/kota agar berkoordinasi dengan aparat kepolisian, dinas perhubungan dan Satpol PP kabupten/kota agar meningkatkan penjagaan. Terutama saat malam hari karena diindikasikan para pemudik memanfaatkan kelengahan petugas pada saat malam hari.

Kelima protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat guna memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19.

Mengenai perkembangan kasus konfirmasi (positif) Covid-19 di Kalbar menurut Sutarmidji dalam tiga hari terakhir memang belum ada penambahan. Namun ia berharap masyarakat tidak lengah, karena jika ingin cepat terbebas dari Covid-19 maka cara terbaik adalah tetap di rumah. “Jaga jarak, cuci tangan dan jaga imunitas tubuh. Jangan lupa madu, lemon teh,” pesannya. (bar)

Baca Juga :  Argoeduwisata dari Faperta untuk Kalbar

Most Read

Artikel Terbaru

/